Dari Musyawarah Tungku Tigo Sajarangan *Tungku Tigo Sajarangan Berikrar By padangekspres Rabu, 25-Juni-2003, 04:04:15 WIB 25 klik
Akhirnya Tungku Tigo Sajarangan (alim ulama, ninik mamak dan cendikiawan) berikrar bertekad untuk meningkatkan peran dalam membina dan mengawasi masyarakat Minangkabau dalam satu kesatuan yang kokoh dengan pedoman "taliti dek cadiak pandai, fatwa dek alim ulama dan dijalankan oleh ninik mamak dan kito basamo dalam kehidupan banagari". Demikian salah satu ikrar dari lima ikrar berhasil dilahirkan dalam musyawarah Tungku Tigo Sajarangan yang berlangsung selama dua hari di Asrama Haji Parupuk Tabing Padang, Senin-Selasa (23-24 Juni 2003) dan musyawarah tersebut telah ditutup secara resmi oleh Gubernur Sumbar diwakili Sekdaprov Sumbar Drs H Rusdi Lubis, Selasa sore kemarin. Musyawarah Tungku Tigo Sajarangan yang digagas oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama (Kakanwil Depag) Sumbar Drs H Dalimi Abdullah Dt Indo Kayo SH bekerjasama dengan Harian Pagi Padang Ekspres tersebut telah membuat sejarah baru di Sumbar. Dimana sebelumnya ada yang dikenal dengan Sumpah Sakti Bukik Marapalam, sekarang ini, alim ulama, cadiak pandai dan ninik mamak melahirkan "Sumpah Sakti Parupuk Tabiang". Gubernur diwakili Sekdaprov Sumbar Drs H Rusdi Lubis dalam sambutannya mengatakan, diharapkan dari musyawarah tersebut hendaknya lahir pemikir-pemikir yang konstruktif untuk membangun masyarakat di nagari-nagari yang berlandaskan kepada filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). "Musyawarah yang telah berakhir ini sangat penting artinya demi pembangunan masa yang akan datang. Kita bertekad nilai-nilai yang terkandung dalam hasil musyawarah ini dapat direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari di nagari. Artinya, musyawarah jangan hanya sebatas musyawarah saja, tapi hendaknya ada aplikasinya dalam kehidupan,"katanya. Dikatakannya, agar aplikasi dari musyawarah tersebut membawa bekas hendaknya dalam waktu yang tidak begitu lama dibuat sekretariat bersama. Sehingga dengan demikian, keputusan apapun yang akan diambil nantinya di Sumbar ini Tungku Tigo Sajarangan benar-benar termasuk di dalamnya. Sementara itu, apa yang dikemukakan Rusdi Lubis tersebut ternyata bagaimana kato bajawek, gayuang basambuik. Dimana, penggagas Drs H Dalimi Abdullah menyatakan dalam waktu yang tidak lama akan dibentuk suatu forum bersama sebagai aplikasi dari musyawarah ini. "Rasanya, musyawarah yang kita laksanakan sekarang ini sudah sangat tepat, di saat banyaknya fenomena yang sedang dihadapi sekarang ini, maka diharapkan fenomena tersebut akan dapat diselesaikan dengan adanya musyawarah ini. Mari kita hentikan saling hujat, saling fitnah antara sesama kita. Mari kita bangun Sumbar ke depan,"ajak Dalimi dengan nada tegas. (slr) RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

