Assalamulaikum sanak/uda IJP dek kapatang panjang bana diskusi awak kalo di uleh dalam ciek mail...mako di mail nan kiniko khusus ambo tujukan untuak mananggapi topik nan di bawah ko sajo sambia minum kupi jo masiok rokok......
IJP ketimbang setiap saat muncul soal tuntutan "merdeka", "pemekaran" dllnya, kenapa tak diantisipasi dengan perubahan nama saja, sembari memperbaiki bidang-bidang lain? AND kayaknya kata2 ini keluar dari rasa buntu dan keputus asaan...sehingga jalan keluar yang disodorkan seolah2 tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh.....seperti saya bilang kemaren...ini hanyalah sebuah ide untuk mengambil jalan pintas....dan ini rasanya tidak akan menyelesaikan inti dari permasalahan kenapa muncul tuntutan merdeka di daerah2.....malah sebaliknya akan menimbulkan masalah lain yang bisa menjadi lebih serius.....yang bisa memecah belah keutuhan negara...... IJP seorang anak di minang -- karena kampung saya minang, entah yang lain -- yang sakit-sakitan, biasanya diubah namanya, atau "dijual" ke orang lain. tidak ada orang yang ingin nama anaknya Dajjal atau Iblis. nama menjadi persoalan prinsip bagi sebagian orang, sekalipun tidak bagi orang lain. AND argumen seperti ini juga menggambarkan kebuntuan akan kata2 rasional untuk mempertahan kan pendapat....menyatakan diri sendiri adalah orang minang.....mengandung arti yang "tersirat" bahwa lawan diskusi bukanlah orang minang......hehehehe....saya jadi geli sendiri.....kenapa harus keluar kata2 seperti ini....apakah ini bukan sebagai gambaran kedangkalan emosi dalam berdiskusi..... ok...saya sampaikan lebih jelas lagi.....saya kurang setuju dengan perubahan nama propinsi kita tersebut dengan nama Minangkabau....bukan karena saya malu atau tidak bangga sebagai orang minang....kalau masalah kebanggan sebagai orang minang....di sini setiap tahun saya mendapat kesempatan untuk ceramah di depan ratusan mahasiswa jepang untuk berbicara mengenai masalah indonesia....dan saat itu yang saya bicarakan adalah masalah Minangkabau......tradisi...adat istiadat....keindahan alam.....masakan....dllnya mengenai masalah Minangkabau........dan umumnya mereka kagum dengan identitas dan tradisi kita suku Minangkabau di banding suku lainnya seperti jawa, dayak dsb....dan semua jadi tau bahwa di Sumatera Barat itu berdiam suku Minangkabau...... tapi dalam masalah ini.....saya berpendapat lain.......masih banyak yang lebih penting yang harus dikerjakan ketimbang urusan nama tersebut....masalah pendidikan generasi mendatang yang masih amburadul.....lihat saja persentasi kelulusan anak smu di daerah kita tahun ini......beberapa waktu lalu juga tersiar kabar bahwa banyak busung lapar di daerah kita......anggota dewan yang ketahuan korupsi.....ekonomi rakyat yang jalan di tempat atau bahkan mundur......moral orang minang yang makin lama makin surut.....dll nya.....itu tidak bisa hanya di atasi dengan mengganti Sumatera Barat dengan nama Minangkabau....apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi masalah tersebut.....karena itulah masalah yg urgent saat ini........Kalau dapat cobalah yayasan yang Uda IJP pimpin itu untuk melobi pemerintah atau DPR atau apalah untuk lebih memperhatikan masalah di daerah kita tersebut......itu akan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat kita...... sakitu se lu....kopi lah tandeh lo go eh.....tapaso batuangan se aia angek ka cirik kupi di galeh....hehehehe salam and RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

