Assalamu'alaikum wr. wb.
 
Sagalo sesuatu nan bakalabiahan itu marusak, masalah hiduik tiok manusia iolah kapan dan dimana mengambil keputusan.
Berbuat yang terbaik untuk diri sendiri merupakan hak setiap orang, selama keputusan yang diambil tidak merugikan orang
lain didalam dan diluar komunitasnya.
Mengklasifikasikan pukul rata atas warna kulit, ras atau kebangsaan, kurang pas untuk ukuran zaman sekarang, usaha
merubah diri lebih besar didasari oleh perasaan mencintai diri yang belebihan, atau oleh motif komersial. Motif komersial
Michael Jackson, suatu hak pribadi yang orang lain tidak bisa menggugat.  
 
......melabrak hukum alam dengan merekayasa anugerah Tuhan …..!   Apakah kasus Ladan dan Laleh kembar siam yang
berusaha memisahkan diri mereka juga termasuk yang merekayasa anugerah Tuhan?
Kerjaan Amrozi dkk yang membunuh dengan sengaja ratusan orang termasuk usaha yang merekayasa anugerah Tuhan.
 
Hukum alam, itulah hukum Tuhan yang pasti.
 
Salam
 
SBN

 ----- Original Message -----

From: zul amri
Sent: Sunday, July 13, 2003 8:41 AM
Subject: [RantauNet.Com] Membenci Diri Sendiri

 

Assalamualaikum wr.wb

 

Michael Jackson adalah produk negara imperialis yang mengajar orang – orang negro membenci dirinya sendiri , lalu mengubah kulit hitamnya menjadi pucat dan rambut keritingnya menjadi lurus , persis seperti negara paman sam yang mengajarkan bangsanya untuk membenci negara Arab.

Nyaris semua manusia kulit berwarna , khususnya yang hidup didunia ketiga , dihinggapi kebencian serupa . Iklan – iklan dikoran dan majalah saat ini juga berperan dan mendorong  orang – orang untuk membenci diri sendiri . Seakan bersaing dengan iklan barang mewah , tawaran memperbesar ukuran kelamin  buat pria dan memperbesar payudara serta memperkecil lobang vagina ( maaf….) bagi wanita ,berjejer ditawarkan .

Berarti orang telah berani menolak anugerah Tuhan dan menerima rekayasa manusia yang dianggap ahli dan berani mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk masalah itu. Kita kian  percaya bahwa simbol kehidupan manusia berada dijari – jari tangannya .   Apabila ibujari di gesek – gesekkan  dengan telunjuk itu berarti fulus / uang / pitih / money / doku / “pipis” (bahasa Bali)  , kebayakan manusia suka itu .

Namun bila ibujari dimasukkan diantara telunjuk dan jari manis  secara spontan kitapun tahu bahwa itu adalah kopulasi ?? inipun kebanyakan manusia normal menggandrunginya .Tapi apakah perlu untuk untuk memenuhi kepuasan duniawi orang harus membenci diri sendiri ???? lalu melabrak hukum alam dengan merekayasa anugerah Tuhan …..!

 

 

Wassalam : Udazul ( 54 ) di Kuta Bali  


Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!

Kirim email ke