zul amri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sanak Sutan Bandaro Nagari Yth :
Sepertinya sanak konfuse antara Hukum alam , hukun Tuhan dan anugerah Tuhan
Anugerah Tuhan adalah seluruh kenikmatan yang diberikan kepada semua makluk didunia dengan sangat sempurna , kita diberi seluruh anggota badan dan pancaindra dengan kesempurnaan / kebaikan yang tiada tara . Sedangkan hukum tuhan adalah seperti yang disebutkan didalam kitab � kitab yang diturunkan kepada nabi � nabi dan rasulnya dan menjadi pedoman kita semua . Kalau saya pribadi ditanya apakah perlu kita membenci diri sendiri demi untuk kesenangan dunia sesaat dan merekayasa anugerah Tuhan ?? Jawabannya so pasti tidak perlu . Namun.. .., ada fenomena ditengah masyarakat bahwa apa yang telah dianugerahkan olehnya masih terasa kurang , dan membenci dirinya seolah � olah ia tidak mensyukuri atas apa yang telah Tuhan berikan . dan berusaha merekayasa anugerah Tuhan tersebut untuk mendapatkan kesenangan dunia , seperti contoh yang saya berikan pada e-mail yang lalu
Memelihara ( memanjakan ) anugerah Tuhan , dengan merekayasa anugerah Tuhan adalah dua hal yang berbeda . Saya jadi teringat iklan sebuah sabun mandi yang bernama BBS ( Botanical Body shower) yang menggambarkan seorang gadis sedang mandi dengan sabun cair tersebut, dimana selesai mandi dia berucap : memanjakan diri �?? Boleh dong �
Lain halnya kalau seseorang telah ditakdirkan lahir kedunia dengan segala kekurangan , baik jasmani dan rohani hal ini bukan merupakan anugerah , tapi lebih tepat kalau disebut musibah ( takdir) .Dalam menyikapi takdir yang diterima kita dianjurkan berikhtiar dan berupaya , dan berdoa untuk mengatasi takdir ini , namun keberhasilan sangat ditentukan oleh kuasa Ilahi . Contoh paling mutakhir adalah kasus Laden dan Laleh , dimana rumah sakit Elizabeth di Singapura yang terkenal tersebut tidak bisa menyelamatkan nyawa Laden dan Laleh . innalllahi wainnailaihi rojiun.
Tentang kerjaan Amrozi dkk , apakah termasuk merekayasa anugerah Tuhan ?? Jawabannya ya nggak ..dong , tetapi Amrozi dkk membenci dirinya sendiri terus terang yaa, karena dengan perbuatan dia tersebut hukuman mati telah diambang pintu .
Wassalam : zul Amry ( 54 ) di Bali
SBN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Assalamu'alaikum wr. wb.Sagalo sesuatu nan bakalabiahan itu marusak, masalah hiduik tiok manusia iolah kapan dan dimana mengambil keputusan.Berbuat yang terbaik untuk diri sendiri merupakan hak setiap orang, selama keputusan yang diambil tidak merugikan oranglain didalam dan diluar komunitasnya.Mengklasifikasikan pukul rata atas warna kulit, ras atau kebangsaan, kurang pas untuk ukuran zaman sekarang, usahamerubah diri lebih besar didasari oleh perasaan mencintai diri yang belebihan, atau oleh motif komersial. Motif komersialMichael Jackson, suatu hak pribadi yang orang lain tidak bisa menggugat.......melabrak hukum alam dengan merekayasa anugerah Tuhan �..! Apakah kasus Ladan dan Laleh kembar siam yangberusaha memisahkan diri mereka juga termasuk yang merekayasa anugerah Tuhan?Kerjaan Amrozi dkk yang membunuh dengan sengaja ratusan orang termasuk usaha yang merekayasa anugerah Tuhan.Hukum alam, itulah hukum Tuhan yang pasti.SalamSBN----- Original Message -----
From: zul amriSent: Sunday, July 13, 2003 8:41 AMSubject: [RantauNet.Com] Membenci Diri SendiriAssalamualaikum wr.wb
Michael Jackson adalah produk negara imperialis yang mengajar orang � orang negro membenci dirinya sendiri , lalu mengubah kulit hitamnya menjadi pucat dan rambut keritingnya menjadi lurus , persis seperti negara paman sam yang mengajarkan bangsanya untuk membenci negara Arab.
Nyaris semua manusia kulit berwarna , khususnya yang hidup didunia ketiga , dihinggapi kebencian serupa . Iklan � iklan dikoran dan majalah saat ini juga berperan dan mendorong orang � orang untuk membenci diri sendiri . Seakan bersaing dengan iklan barang mewah , tawaran memperbesar ukuran kelamin buat pria dan memperbesar payudara serta memperkecil lobang vagina ( maaf�.) bagi wanita ,berjejer ditawarkan .
Berarti orang telah berani menolak anugerah Tuhan dan menerima rekayasa manusia yang dianggap ahli dan berani mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk masalah itu. Kita kian percaya bahwa simbol kehidupan manusia berada dijari � jari tangannya . Apabila ibujari di gesek � gesekkan dengan telunjuk itu berarti fulus / uang / pitih / money / doku / �pipis� (bahasa Bali) , kebayakan manusia suka itu .
Namun bila ibujari dimasukkan diantara telunjuk dan jari manis secara spontan kitapun tahu bahwa itu adalah kopulasi ?? inipun kebanyakan manusia normal menggandrunginya .Tapi apakah perlu untuk untuk memenuhi kepuasan duniawi orang harus membenci diri sendiri ???? lalu melabrak hukum alam dengan merekayasa anugerah Tuhan �..!
Wassalam : Udazul ( 54 ) di Kuta Bali
Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!
Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Search - Faster. Easier. Bingo.

