Senang sekali membaca email dari pak Muchtar Naim ttg
konsep TTS ini , saya ingin memberikan sedikit koment
sepanjang pemahaman saya.

Rancak juo awak maliek hal tsb ( TTS ) dari sudut
pandang lain , dg sedikit mundur ke belakang , melihat
lebih luas , bahwa konsep konsep budaya minang seperti
TTS, ABS BSK ( Adat bersendi syarak ) dll , adalah
suatu adagium, hasil berpikir orang orang minang di
masa lalu, yg kita harus berani me review nya ( meng
kritisi ) untuk implementasi dalam kondisi saat ini .

Dalam pandangan ambo konsep TTS dan yg lain nya ,
bukanlah suatu hal yg sakral " Titah Sabda Pandita
Ratu" dalam budaya Jawa
lebih baik, kita jadikan itu semua sebagai referensi /
dasar acuan dalam permasalahan realita sehari hari.

Untuk kondisi riel , mungkin kita harus berpikir
pragmatis saja, bahwa pemerintahan, budaya atau fungsi
komunitas lainnya , bisa berjalan efektif dg
menggunakan sistem manajemen yg baik dan kejernihan
berpikir pelaksananya, dengan berkaca pada
keberhasilan pengelolaan organisasi/
pemerintahan/sosial di berbagai tempat , bak kata
pepatah ; "menurut tuah ka nan manang"
Bila kita terlalu terpaku dg konsep konsep minang tsb
(TTS ) , malah akan membuat kita menjadi kaku dan bisa
terperangkap jadinya.

Meng kritisi ( melakukan analisa kritis ) thd berbagai
adagium budaya minang yg selama ini diagung agungkan ,
memang sudah saat nya , karena kenyataan menunjukkan ,
telah terjadi paradox , pada satu sisi kita berlindung
pada konsep konsep yg hebat , tapi dalam implementasi
praktis nya jauh sekali , konsep tersebut telah hanya
menjadi simbol belaka.

Saya sendiri mulai berpikir bahwa bisa jadi , salah
satu karakter khas budaya minang memang adalah Logika
Paradox , sejak dulu kala.
Dalam sejarah dikatakan bahwa suatu kerajaan besar
dikalahkan dg adu kerbau ( anak kabau berpisau lawan
banteng ketaton ) , bisa jadi sebenarnya kita kalah,
dan dikaranglah cerita bahwa kita menang. Begitu pula
sejarah selanjutnya ttg Adityawarman  ( jujur saja
sebenarnya Minang ditaklukkan Jawa waktu , tapi
diceritakan lain lagi ) , berlanjut ke sejarah
Perjanjian Pelakat Panjang dst.
Pepatah pepatah minang yg sering dibicarakan , banyak
yg berasal dari pepatah melayu ( ataukah sebaliknya ?
)

Kita harus berani juga mengkritisi kehebatan kehebatan
budaya dan karakteristik minang yg sering diagung
agung kan , karena terbukti bahwa dalam kondisi saat
ini , jauh sekali kenyataan nya.

Dikatakan orang minang taat beragama, tapi yg masih
sholat mungkin hanya sebagian kecil saja , dikatakan
orang minang pintar dagang , tapi hanya kelas kaki
lima , tak ada yg beranjak raksasa seperti pebisnis
cina , dikatakan orang minang demokratis dan egaliter
, terbukti sebagian keras kepala memaksakan
kehendaknya ( lebih dari feodalisme jawa ) , dikatakan
orang minang berakhlak mulia, tapi kenyataan nya saya
lihat banyak kita yg kurang santun  ( orang sunda
rasanya lebih sopan ) , dan banyak realita lainnya yg
tak sesuai lagi.

Jadi kembali ke pembicaraan awal ttg konsep TTS dari
pak Muchtar Naim yg ingin dimintakan komentar nya,
menurut pendapat ambo kita jadikan saja konsep TTS tsb
sebagai referensi / acuan , dan kita gunakan metode
manajemen modern yg efektif dan sesuai dg
karakteristik orang minang .
Satu hal yg ambo usulkan ke pak Muchtar Naim , ialah
bagaimana kita melakukan telaah kritis thd berbagai
konsep budaya minang dan karakter stereotype orang
minang yg realita nya saat ini sudah berlainan , tapi
masih sering dibangga bangga kan orang minang , yg
malah membuat kita semua terbelenggu karena nya ,
terbelenggu oleh bayang bayang masa lalu.

wassalam 

Hendra Messa ( 34 )
Palembayan

-------------

KONSEP KEPEMIMPINAN 
TUNGKU NAN TIGO SAJARANGAN 
DAN MASALAH PENERAPANNYA
DALAM RANGKA 
KEMBALI KE NAGARI

Mochtar Naim


KONSEP kepemimpinan tripartit TTS (Tungku nan Tigo
Sajarangan, Tali nan Tigo
Sapilin) seperti yang dikenal dalam masyarakat
Minangkabau selama ini
berkait langsung dan serasi dengan sistem 

Tetapi tidak kurangnya juga oleh sebagian besar warga
masyarakat sendiri,
yang di kampung, apalagi yang di rantau. ***

Batipuah Baruah, 7 Juli 2003



__________________________________
Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!
http://sbc.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke