Assalmu'alikum.w.w.

   Mungkin indak sa-menarik (Uda) Sutan lembang alam doh,

iko carito lamo paulang-ulang kaji.

Perjalanan

Perjalanan ini terasa sangat mengesankan, sayang engkau tak ikut

bersamaku kawan. Banyak cerita yang mestinya kau saksikan, di

tanah Sakura yang masih bumi Tuhan (nagari matoari tabik kecek urang

awak).

     Supaya engkau tahu, kota itu itu bernama Tskuba, yang diberi gelar

oleh mereka sebagai kota ilmu pengetahuan (Science City).  Di sana

kawanmu ini dibawa (bersama seorang Amerika, seorang Hungaria, seorang Venezuela

dan seorang Jepang) mengunjungi tempat-tempat yang menjadi  kebanggaan mereka.

Kawasan yang berisi sekian puluh makmal-makmal (laboratorium) yang mereka sebut

sebagai institusi ini dan institusi itu. Lalu kawanmu ini dibawa ke sebuah makmal yang

bernama  Mechanical Engineering Institute. Di sana kawanmu ini

sempat  menyaksikan sebuah peralatan canggih. Alatnya sama dengan

alat potong biasa, akan tetapi tak kelihatan oleh mata telanjang kecuali

berupa benang-benang halus dan manik-manik tetapi rigid (bahaso

awak-e kareh). Diceritakanlah pada kawanmu ini bahwa alat ini

digunakan untuk memotong benda-benda sangat halus guna membuat

bermacam peralatan halus-halus. Alat itu sangat presisi (aa istilah awak-

e ko a) dan dapat memotong presisi guna membuat pernik-pernik IC dan

peralatan robot yang berjalan dalam pembuluh darah. Mereka menyebut-nya

sebagai bagian dari "Nano Technology". Begitu halusnya sehingga

untuk mengerjakan prosesnya digunakan alat pembesar yang dihubung-

kan dengan sebuah camera dan TV.

    Ketika itulah si Jepang mengeraskan kepada kami �Sugoi desu ne�,

Lalu si Amerika dan Venezuala berkata �Great, Wonderfull�, dsb.dsb.

menyatakan kekagumannya. Si Hungary bergumam dengan bahasanya sendiri.

Sementara kawanmu ini hanya mengangguk dan tertunduk kemudian mendagut air yang

 di dalam mulut menahan airmata, karena teringat sesuatu, yakni :

Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau lebih

rendah dari itu, dan orang-orang yang beriman berkata bahwa perumpamaan

ini benar dari Tuhanku, dan orang-orang kafir itu berkata apa maksud Allah

dengan perumpaaan seperti ini�..�. (Al-Baqarah).

   Menurut ukuran manusia memang hebat, tetapi apa yang dibuat

Allah terhadap nyamuk adalah lebih hebat dari itu. Kepada manusia

mereka berdecak kagum, tetapi kepada Allah mereka tiada percaya,

dan malahan menentang Allah. Perumpamaan berupa nyamuk atau

yang lebih presisi daripada itu, dan pasti lebih presisi daripada ukuran nanometer,

telah digambarkan Allah pada kita dalam al-Qur�an, tetapi

kita terlambat menyadarinya di saat orang lain membanggakan apa

yang dibuatnya. Ketika itu kawanmu ini mengucapkan Subhanallah

dalam hati dan berkata, seandainya mereka mengenal Allah swt, dan

memahami apa yang ada dalam kitab yang diturunkanNya, tentulah

mereka akan lebih beriman daripada kawanmu ini.

  Kemudian kawanmu ini dibawa ke satu institusi lain��.(bersambung)

(Kito sambuang barisuak, beko heboh pulo jo Buyuang dek

ghangak ambo ko).

 

Wassalam

James.

 

 

 

 

 

 


Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Search - Faster. Easier. Bingo.

Kirim email ke