|
Ketika kumohon kepada Allah kekuatan,
Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat.
Ketika kumohon kepada Allah kebijaksanaan,
Allah memberiku masalah
untuk dipecahkan.
Ketika kumohon kepada Allah kesejahteraan,
Allah memberiku akal untuk
berfikir.
Ketika kumohon kepada Allah keberanian,
Allah memberiku kondisi
bahaya untuk kuatasi.
Ketika kumohon kepada Allah sebuah cinta,
Allah memberiku orang-orang bermasalah untuk ku tolong.
Ketika kumohon kepada Allah bantuan, Allah
memberiku kesempatan.
Aku tak pernah menerima
apa yang kupinta, tetapi aku menerima segala yang
kubutuhkan.
Do'aku terjawab
sudah.
Terjemahan bebas
dari History of a Prayer
Ikhwan sejati bukan dilihat dari bahunya yang
kekar Tapi
dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya
Ikhwan sejati bukan
dilihat dari suaranya yang lantang Tapi dari
kelembutannya mengatakan kebenaran
Ikhwan sejati bukan
dilihat dari jumlah sahabat disekitarnya Tapi dari sikap
bersahabatnya pada orang disekitarnya
Ikhwan sejati bukan
dilihat dari bagaimana ia dihormati di tempat kerjanya (...rasain lho
) Tapi bagaimana ia
dihormati di dalam rumah
Ikhwan sejati bukan
dilihat dari kerasnya pukulan Tetapi dari sikap
bijaksananya memahami persoalan
Ikhwan sejati bukan
dilihat dari dadanya yang bidang Tapi dari hati yang
ada dibalik itu
Ikhwan sejati bukan
dilihat dari banyaknya akhwat (wanita) yang memujanya
Tetapi
dari komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya
Ikhwan sejati bukan
dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan Tetapi dari tabahnya
ia menghadapi lika-liku kehidupan
Ikhwan sejati bukan
dilihat dari kerasnya ia membaca Al Qur'an Tetapi dari
konsistennya ia menjalankan apa yang ia baca
Dan&MUHAMMAD
RASULULLAH adalah IKHWAN SEJATI Teladan bagi siapa
saja yang ingin menjadi ikhwan sejati
Original message
from : [EMAIL PROTECTED] [IA-Wutsqo
Milist]
|