Kepala di Lantai 5 Hotel JW Marriott itu Asmar Latin Sani

Reporter : Dian Intannia

detikcom - Jakarta, Orang yang diduga membawa bom yang meledak di

Hotel JW Marriott kini sudah diketahui identitasnya. Si pemilik kepala yang ditemukan di lantai 5

Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, tersebut adalah Asmar Latin Sani (28), laki-laki asal

Padang yang beralamat terakhir di Bengkulu.

Menurut Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Erwin Mappaseng

kepastian ini diperoleh dari keterangan adik kandung Asmar, Amanda, dan dari keterangan dua

tersangka pengeboman Medan dan Pekanbaru, Sardono Siliwangi dan Muhamad Rais.

Hal ini dipastikan dari beberapa keterangan. Yang pertama dari adik kandung Asmar, yakni

Amanda, dan dari keterangan tersangka pengeboman Medan dan Pekanbaru Sardono Siliwangi

dan Muhamad Rais. Keduanya adalah kelompok pengeboman di Pekanbaru dan Medan.

"Namanya Asmar Latin Sani, umur 28 tahun, dikenali oleh dua anggota teroris yang pernah kita

tangkap. Mereka kenal betul. Ciri--cirinya yang paling menonjol pitak di kepala dan tahi lalat di

leher," kata Erwin Mappaseng ketika ditemui wartawan di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta,

Jumat (8/8/2003).

Selain keterangan kedua tersangka, menurut Erwin, yang paling akurat adalah keterangan

Amanda. "Amanda menjelaskan pitak Asmar karena lima tahun lalu pernah jatuh dan dijahit

dokter. Amanda memastikan Asmar Latin Sani berumur 28 tahun dengan tinggi 164 centimeter,"

jelasnya.

Menurut Erwin sementara ini Asmar diketahui berasal dari Padang. Asmar dan keluarganya

terakhir tinggal di Bengkulu.

Untuk diketahui, sebelumnya beredar berita bahwa si pemilik kepala adalah Asmal. Asmal adalah

anggota Jamaah Islamiyah yang menurut Direktur Narkotika Mabes Polri Brigjen Pol Gorries

Merre, kepada wartawan Radio ABC Australia, sudah disadap emailnya.

Ternyata, yang benar Asmar, bukan Asmal. (gtp)

Kirim email ke