Lingkaran-Lingkaran Shahwaat

Assalamulaikum.Wr.Wb.
Allah SWT berfirman di dalam KitabNya yg maha mulia.
yg artinya : " Dijadikan indah pd pandangan
manusia,kecintaan pd apa2 yg diingininya.yaitu
wanita,anak2,harta yg banyak,dr jenis emas,perak,kuda
pilihan.Binatang2 ternak dan sawah ladang.Itulah
kesenganngan hidup di dunia,dan disisi Allah tempat
kembali yg baik ( syurga )." ( Q.S Al Imraan,14 )

Saudara/ saudari Rahimakumullah,

Mgkn ada baiknya sama2 kita meneliti pemahaman ayat di
atas.Karena kita sadari,betapa banyaknya manusia yg
sering tersalah,atau tersilap di dalam memahami ayat2
Allah SWT,bahkan ayat2 Allah sering di jadikan tameng
utk mempersalahkan sesuatu (terutama utk menyudutkan
wanita ),bahkan membesar2kannya.

Salah satu contoh yg sering sekali salah penafsiran
adalah " Dlm Surah Annisaa,dikatakan bhw : " Lelaki
itu adalah pemimpin kaum wanita ",sehingga ayat ini
sering menjadi bahan utk para lelaki bertindak semena2
pd wanita,krn ia merasa ia adalah pemimpin nomor
satu,wanita di bawahnya.Padahal,kita tahu, " Wanita
adalah belahan hati lelaki " " Syaqoiq ",Saqii"= "
saudara kandung ".Kita lihat sajalah contoh
hati,berbentuk love itu,ditengah2nya ada sehelai garis
tipis,yg membagi keduanya sama rata,bagian kanan dan
kirinya.Itu sebabnya dikatakan " Syaqoiq= " belahan
hati ",krn ia sama rata,sama rasa.Kita tdk
memperpanjang mslh ayat ini,krn pernah kita bicarakan
sblmnya.

Itu salah satu contoh,banyak lagi Ayat2,ataupun
Hadist2 yg selalu disalah tafsirkan,sehingga 
menyudutkan kedudukan wanita.Salah satu contoh lagi,
Hadist yg kira2 artinya begini " Malaikat akan
mengutuk wanita,yg apabila suaminya menginginkan
dirinya,ia menolaknya."

Sehingga jadilah Hadist ini tameng bagi lelaki utk
memaksa istrinya memenuhi kebutuhan sexualnya,kapan
dan dimana sajapun ia mau,tanpa memandang kondisi
wanita itu.Gimana klu sang istri cape,atau sakit,atau
lagi kagak Mood,apa dipaksa juga ?Yah jangan
donk..?Ayat atau Hadist ,meski hal itu di tujukan pd
wanita / lelaki,namun sering juga yg dimaksud adalah
utk kedua2nya.

Coba kita banding terbalik,gimana klu sang istri yg
maukan suaminya,sering sekali nafsu sex itu,identik dr
keinginan lelaki saja,padahal,ngak jarang wanita lbh
menginginkan hal itu.Hadist yg mengatakan malaikat
akan mengutuk lelaki,bila sang istri mau,suami menolak
memang kagak ada,secara dhahirnya.Tp dr hadist tertuju
pd wanita itu,tersimpan makna yg tersirat utk lelaki
juga.Drpd wanita cari lelaki lain,lbh baik dikabulkan
oleh suaminya.Jadi masalah ini,perlunya ada saling
pengertian dr kedua belah pihak,klu tdk mood,masing2
hrs saling berterus terang dan menjelaskannya.

Demikianlah bbrp ayat dan Hadist2 yg sering disalah
artikan oleh sebagian dr kita ummat Islam.Itu sebabnya
dlm Islam,utk menjadi Dai /Dai'ah
itu,penafsir,perawi,punya syarat2 yg sdh digariskan
oleh agama.Bukan berarti org selain agama ( atau org
Umum ),ngak boleh berdakwah.Boleh..boleh saja,malah
seluruh kita dianjurkan utk berdakwah  kpd
kebaikan,klu memang kita mampu dan punya ilmu utk
itu." Tp utk hal2 tertentu,ada yg tdk boleh sembarang
org memberikan fatwa,atau penafsirannya.

Syarat2 ahli tafsir itu sgt berat sekali.
Pertama.Org ini hrs bisa bhs Arab.Kenapa saya katakan
begitu,..?Bgmn mau menafsirkan ayat Allah yg berbahasa
Arab itu,klu toh kita ngak bisa bhs Arab?.Itu sama
saja dgn  " si buta berjalan ",dgn meraba2.

Kedua,org ini hrs tahu Al Qur'an,paling tdk byk
menghafal Al Qur'an dan Hadist Rasulullah beserta
sebab2 turun ayat/hadistnya, dllnya itu.
ketiga,Tahu hukum2 Fiqhiyyah,Ushul Fiqh,meski secara
umum.Dll lagi,krn byk syarat2nya.Kita ngak
memperpanjang sekali mslh ini,krn ini bukan topic yg
akan kita bahas dgn panjang lebar.

Sekali lagi berdakwah boleh2 saja,sebatas tdk menjurus
pd hal2 penafsiran dan bukan kemampuan kita utk
membahasnya.( maaf ini bukan tertuju pd seseorang,atau
dua org,tp benar2 tertuju pd diri saya sendiri dan
kita semua,ngak ada maksud apa2,kecuali saya
mengatakan sebenarnya" Katakanlah  yg benar itu meski
pahit kedengarannya ",dan lidah kitapun serasa
tersumbat utk mengucapkannya,krn khawatir akan ada yg
tersinggung,meski sedikitpun niat utk menyinggung  tdk
ada sama sekali.Naudzubillahi mindzalik.Saya paling
takut menyinggung ,ataupun menyakiti hati
manusia.Maksud utk itu sebenar2 tdk ada sama sekali.

Baik,kita mencoba penafsiran ayat  surat Al Imran
diatas : 
Kata " Zuyyina ",ada juga yg membacanya " Zaiyyana
".maksudnya adalah " Dihiasi "Manusia berselisih dlm
memberikan tafsiran siapa yg menghiasi,klu ada yg
dihiasi..Umar Bin Khattab mengatakan ,yg menghiasi
adalah Allah .,Ada yg lain mengatakan yg menghiasi
adalah " Syetan ",dgn rasa was-was,penipuan
menciptakan dlm diri manusia,bukan yg
sebenarnya..Kedua2nya bisa diambil,krn sama2 merupakan
peringatan bagi manusia.

" Syahawaat ",adalah jamak dr Sahwat,yg sdh terkenal
artinya adalah merupakan " Kesenangan "Apa yg
disenangi oleh jiwa,dan cenderung utk merasakan
kelezatan kesenangan itu.

" Al Qanaatiir ",jamak dr Qintarah,yg artinya " Harta
yg byk "


__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software
http://sitebuilder.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke