As. W.W.
Iko ambo copy berita dari Gatra.com : http://www.gatra.com/artikel.php?id=30359
semoga bermanfaat
Wasalam
Erwin M (44)
www.cimbuak.com
Anggota MPR: Orang Minang Krisis Percaya Diri
Padang, Rabu, 30 Juli 2003 10:06
Anggota Fraksi Utusan Daerah MPR-RI asal pemilihan Sumatera Barat, Ir. Januar Muin, menilai kemunduran prestasi pendidikan, olah raga dan lapangan usaha masyarakat Sumbar sejak beberapa waktu lalu akibat krisis kepercayaan diri.
"Kepercayaan dan harga diri merupakan faktor penentu keberhasilan pengembangan dan pembangunan masyarakat, tanpa hal itu Ranah Minang akan tetap terbelakang dan semakin jauh tertinggal dari daerah lain," ujarnya.
Menurut dia, kemunduran prestasi dunia pendidikan, olah raga dan lapangan usaha akibat generasi penerus bangsa tidak lagi memiliki kepercayaan diri dan telah meninggalkan prinsip `jangankan kalah, draw saja tidak mau`.
Prinsip untuk tetap mencoba agar tidak tersingkir dari persaingan dengan penuh perhitungan, merupakan satu-satunya jaminan keberhasilan tokoh-tokoh nasional asal Sumbar pada masa lalu, kata Januar, pimpinan proyek pembangunan empat bendungan Listrik Tenaga Air, PT PLN Sumbar itu.
Keberhasilan masyarakat Sumbar menerapkan prinsip `pantang kalah` juga dipicu latar belakang kehidupan yang mengalami banyak keterbatasan dan serba kekurangan sehingga tanpa berusaha orang Minang tidak mungkin mampu merubah nasibnya.
Tanpa bermaksud membandingkan dan mengagungkan perjuangan masa lalu, tambahnya, generasi sekarang yang sudah menikmati segala kemudahan dan kecukupan materi seharusnya lebih giat berusaha mencapai prestasi.
"Kemungkinan generasi Sumbar saat ini menuai keberhasilan lebih besar karena segala fasilitas pendukung telah tersedia cukup banyak dan layak, meski belum mendekati sempurna. Namun, kenapa limpahan fasilitas tersebut belum mampu mendongkrak prestasi," ujar Januar yang juga salah seorang calon dari 94 orang daftar DPD Sumbar itu.
Menghadapi tantangan zaman dan kemunduran kemampuan generasi muda itu, pemerintah daerah dan segala aspek kehidupan harus lebih memprioritaskan pembangunan Sumber daya manusia, sumber daya alam dan budaya.
Sumber daya manusia merupakan penentu keberhasilan penggarapan sumber daya alam. Sedangkan budaya yang merupakan cerminan harga diri, sangat mempengaruhi karakter dan kemauan masyarakat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia.
Ketiga sumber utama penggerak keberhasilan pembangunan itu saling mempegaruhi dan terkait satu sama lainnya. Kekurangan sumber daya alam akan mampu diatasi dengan kelebihan sumber daya manusia dalam menciptakan berbagai inovasi.
Demikian juga kelemahan sumber daya manusia akan tertutupi oleh budaya dan harga diri masyarakat yang tinggi dan baik. Namun, tanpa budaya dan harga diri, kelebihan sumber daya alam dan sumber daya manusia tidak akan berarti.
"Sekaranglah saatnya, kepercayaan dan harga diri masyarakat Sumbar kembali membaik karena sumber daya manusia dan sumber daya alam daerah ini yang mulai terbatas bila dibandingkan daerah lain di Indonesia," ujarnya.
Upaya kebangkitan generasi muda itu, tidak terlepas dari tauladan dan kemauan belajar dari pengalaman masa lampau tokoh-tokoh nasional Ranah Minang dalam meretas jalan kepuncak keberhasilan, tambahnya. [Tma, Ant
Title: [FWD] Anggota MPR: Orang Minang Krisis Percaya Diri

