Rasulullah SAW bersabda : " Sesungguhnya Allah akan menguji salah seorang diantara kamu dgn cobaan2 dan musibah2 yg menimpa kamu,Allah yg maha tahu segala sesuatu itu.
Sbgmn salah seorang kamu menguji emasnya di api.Diantara emas itu ada yg keluar emasnya spt emas murni,bersih,ngak ada coretan2 hitam,spt itulah mrk yg lulus dlm ujian Allah. Ada juga emas yg setengah hitam,setengahnya lagi kuning,ngak jelas, samar2 emasnya dikatakan bagus,ngak juga bagus,jelek ngak juga terlalu jelek sekali,yah kira2 emas 22 lah klu kita nilai. Sementara yg pertama emas 24 karat 100%. Ada juga keluarnya dr api tsb spt emas 18 karat,keluar dr api tsb hitam.( H.R Hakim did lm kitab Mustadrak dan dishahihkannya,dan Tabrani didlm Mu'jamnya ). Ada yg keluar diantara keduanya emas murni dan emas yg hitam pekat,kadang2 ia buat dosa,dibarengi dgn berbuat baik,dan taubat,stlh itu buat lagi dosa .Sementara ada yg keluar spt emas yg sdh terbakar hangus hitam pekat.Selalu berada dlm kesesatan. (( I'tibar kedua dr kisah Nabi Yusuf adalah " KESABARAN ". )) Sabar itu ada tiga macamnya: 1 ) Sabar atas musibah2 2),Sabar atas Maksiat 3 ),Sabar atas ketaatan. Sabar yg sempurna kesabarannya,apabila mencakup kesabaran tiga yg diatas.Sementara nabi Yusuf,mencakup ketiga2nya. Di dalam kisah Yusuf,ada pertanyaan yg datang,: " Manakah yg lebih sempurna di sisi Allah SWT,sabar saidina Yusuf did lm sumur,atau di penjara? Benar,masa did lm sumur jangka waktunya cuman tiga hr ,sementara di penjara masanya lbh panjang ( 9 thn ).Tetapi apakah terbenak dlm khayalan kita,klu kita berada did lm sumur kering yg byk binatang,tdk ada makanan,apalagi di padang pasir yg jarang di lalui oleh org ,sempit dan gelap..sementara di penjara kita diberi makan,minum dsb..dsb. Lantas mana yg lbh sempurna kesabaran Yusuf.Penjara tentunya,bukan dikarenakan lamanya beliau disana,tetapi dikarenakan penjara adalah pilihan beliau ketimbang di suruh berbuat mesum terhadap wanita2 itu.Penjara adalah pilihan beliau sendiri demi utk menghindari kejahatan,sementara sumur adalah kesabaran yg " Dipaksakan ",ngak ada jalan lain selain sabar,mau diapakan lagi krn toh beliau sdh di buang oleh saudara2nya did lm sumur sempit itu. Sekarang ada pertanyaan lagi.: " Manakah yg lbh dekat kpd Allah,manusia yg byk berbuat ketaatan2 dan juga byk berbuat maksiat2 .,atau manusia yg tdk mentaaati Allah tp tdk pula berbuat maksiat. Ulama zaman skrg,Da'i Mesir yg cukup termashur di zaman ini," Amru Khalid " menjawab : Seorang pemuda berkata pd dirinya sendiri,aku malanggar larangan Allah,dgn arti kata,aku berbuat maksiat,maka aku berhenti dr mentaati Allah,dgn arti kata,aku ngak shalat,ngak puasa,dsb..krn aku malu dihadapan Allah.Rasanya ngak sah,aku melanggar larangannya,sementara pd waktu yg sama aku mentaatinya.,dan aku byk dosa. Siapakah yg di cintai oleh Allah,org yg mentaati Allah,dlm waktu yg sama ia juga melakukan maksiat,ketimbang mrk yg tdk mentaati Allah,tp ngak berbuat maksiat..Jawaban saya adalah " Org yg mentaati Allah,meski ia juga melanggar larangan Allah ",lebih baik,ketimbang yg satu lagi. Lha kenapa bisa begitu ? Karena org yg mentaati Allah,melaksanakan tujuan dr ia hidup di dunia ini adalah apa?Utk beribadah kepadaNya.Sementara org yg tdk taat pd Allah,ngak tahu apa tujuan dr hidupnya,ngak tahu ia utk apa ia hidup didunia ini. Tetapi ini bukan berarti membuat kita sesuka hati kita utk berbuat maksiat. Ngak..bukan itu maksudnya.Kita manusia ini memang di suruh utk selalu berbuat baik,dan menahan diri utk tdk berbuat maksiat,tp terkadang kekuatan Syetan sering dtg lbh kuat.Pd akhirnya kita sadar,kemudian,terulang kembali,kemudian sadar lagi dst..itulah sebabnya Rasulullah bersabda " Iman itu bertambah dan berkurang " Urutan2 kesabaran : Pertama : Sabar atas beribadah dan mentaati Allah Kedua: Sabar utk tdk berbuat maksiat ketiga : Sabar atas musibah2. Selama ini mgkn kita mengira sabar itu hanya tatkala di timpa musibah saja.Ngak..sabar itupun bermacam2 dan bertingkat2,spt yg kita bahas diatas tadi. Ketahuilah wahai saudaraku sesama Muslim : Ini bukanlah permintaan agar kita diberi Allah musibah.Krn seringnya kita mengingat Allah ,berdo'a dan merasa dekat pdNya,tatkala kita di timpa musibah,sementara saat kita senang kita sering lupa pd Allah.Oleh sebab itu,sebaiknya tatkala kita di timpa musibah,air mata keluar deras dgn tangisan yg tak henti2nya.Ingatlah selalu Allah,Allah mencintai kita,bukan membenci kita krn cobaan2 yg selalu menimpa kita dr hr kehari. Inilah pelajaran kedua yg dpt kita ambil dr cerita nabi Yusuf.yakni : " KESABARAN " Semoga kita semua diberi Allah kesabaran dr segala macam tingkat kesabaran diatas. ( bersambung ). __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software http://sitebuilder.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

