Assalamualikum wr wb.

Para anggota rantaunet yth:

Terinspirasi dari e-mail sdr/sdri Devi Zaleus yang meminta informasi
tentang jepang berkaitan ybs akan mengikuti training di nagari sakura
tersebut , ambo jadi teringat dengan kisah lamo yang masih tersimpan rapi di buku catatan ambo , mengenai cerita cerita ringan yang ambo
alami dan ketahui selama ambo berada di negeri sakura tersebut .
Namun untuk melewakan di palanta ini ambo jadi ragu-ragu , takut
tidak sasuai jo visi dan misi rantaunet sendiri, yakni tulisan harus
yang berkaitan dengan Minang / Sumatera Barat . Tapi kalau mau
dihubung - hubungkan sih bisa saja , maka dari itu ambo mintak
pandapek ka pengelola R/N ko apakah ambo bisa mamposting tulisan
seperti berikut , agar tidak salah dalam bertindak ;

Wassalam : zul amry (55) di kuta bali

Cerita Pertama :

Darmawisata ke Hakone:

Pada akhir pekan biasanya kepada para peserta trainer diberikan
semacam excursion/tamasya untuk melihat - lihat daerah tujuan wisata yang ada di jepang . Saat itu tujuan wisata yang dirancang oleh NEC adalah wisata ke daerah pergunungan yakni ke Distrik Hakone
bersebelahan dengan Gunung Fuji . Pagi pagi sekali kita para
trainer telah siap di dekat stasion kereta Tamachi Tokyo , kebetulan
didaerah situ adalah merupakan training center dari NEC . Para
trainer terdiri negara Ina , Malaysia , Peru , Ghana , dan Korea
lebih kurang sebanyak tiga puluh orang . Sedangkan peserta dari Ina
ada 4 orang termasuk saya sendiri. Tepat jam delapan bis yang kami
naiki meninggalkan Tamachi Tokyo menuju Hakone dan dipandu seorang guide cewek jepang yang sangat fasih berbahasa Inggeris melewati Tomei highway yakni jalan raya menuju Nagoya city , menurut penjelasan guide tersebut perjalanan ke Hakone akan ditempuh selama dua jam ,sesampainya di Gotemba bis berbelok keluar dari highway menuju jalan arteri arah ke Hakone - en yang berada di pinggir danau Ashi, daerah ini merupakan meeting point bagi para pelancong yang berkunjung ke Hakone Distrik . Melihat daerah ini pertama kali pikiran saya melayang jauh ketanah air , karena kalau melihat situasi dan kondisi daerah ini persis sama dengan daerah Bedugul di Bali , ataupun danau Maninjau di Sumatera Barat , yang merupakan perpaduan beberapa unsur alam yakni :Gunung , danau , Hutan dan pemandangan alam yang tiada taranya . Cuma dalam dalam pengelolaan keindahan alam ini ternyata Jepang lebih sungguh - sungguh dan profesional dibandingkan kita . Selanjutnya kami para trainer di giring untuk mengikuti perjalanan dengan menggunakan kereta kabel yang disebut "ropeway" mencapai puncak gunung "Komagatake" pada ketinggian 1350 meter , setiap kereta diisi dengan delapan orang . Puncak gunung dapat dicapai dalam beberapa menit saja . Pemandangan dari puncak gunung kearah bawah dimana terdapat danau Ashi yang airnya membiru dari ketinggian adalah suatu pemandangan yang tidak bisa saya lukiskan dengan kata kata . Diatas puncak ini tersedia restaurant dan penjual minuman hangat (maklumlah udara dingin sekali) dan ada juga toko souvenir yang berkaitan dengan Hakone .
Setelah lebih kurang satu jam berada dipuncak gunung kita kembali
turun menggunakan ropeway kembali ke meeting point untuk melanjutkan
perjalanan berikutnya .

( bersambung ).....


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

Kirim email ke