Tambahan cieklai, Klaim teologis dan historis yang merujuk pada teks-teks Perjanjian Lama tersebut dijadikan sebagai argumentasi politik oleh tokoh2 zionis dalam berbagai kesempatan, " Negeri ini sebagai buah janji Tuhan. Adalah menggelikan apabila masih ada yang mempertanyakan legitimiasinya" kata Golda Meir, PM pertama Israel. Adapun Manachem Begin pernah menyatakan, " Negeri ini dijanjikan untuk kita dan kita punya hak atasnya". Sedangkan Moshe Dayan pernah membuat pernyataan di harian Jerusalem Post (10 Agustus 1967)" Jika Anda mempunyai Kitab Bible, dan Ahli Bible maka anda pun berhak atas tanah ini sebagai penentu kebenaran dan penguasa Jerusalem, Hebron, Jericho dan daerah sekitarnya (Riger Garaudy, Israel and Zionism, 1988:142). Makanya tidak heran sebagian dari saudara kita dari Kristiani mangamini penjajahan dan pengambilalihan tanah Palestina oleh Israel ini, karena menganggap Israel berhak atas tanah itu, sebagaimana janji Tuhan pada keturunan Ibrahim. Dan juga sebagai pengaman atas kedatangan Yesus yang kedua sebagaimana yang diceritakan dalam KItab Wahyu , Perjanjian Baru.
Sedangkan dikalangan Yahudi sendiri berkembang kepercayaan akan kedatangan Messiah yang membimbing bangsa Yahudi untuk membentuk pemerintahan satu dunia dibawah kepemimpinan Yahudi, Novus Ordo Sechlorum. Dan Messiah itu akan turun dibekas reruntuhan Kuil Solomon, di Mesjid AlAqsha sekarang. Karena itulah Yahudi sangat berambisi menghancurkan Mesjid AL-Aqsha untuk membangun kembali kuil Solomon tersebut dengan 12 tiangnya, untuk memuluskan jalan bagi kedatangan Messiah pada perang Armageddon nanti. Klaim-klaim teologis atas ambisi kesukuan sangat lazim ditemukan masalalu. Bangsa-bangsa Sumeria, Mesir, Yunani, dan Romawi semuanya menyitir wahyu-wahyu untuk membearkan penaklukan yang mereka lakukan. Bagi mereka yang mengartikan restu Injil secara harfiah sebagai restu dari Tuhan, para Ahli Kitab seperti Dr. Dewey Beegle dari Wesley Theological Seminary menyatakan bahwa bangsa Yahudi kuno tidak berhasil mematuhi perintah-perintah Tuhan, karena itu kehilangan janji Tuhan. Yahudi itu sendiri berasal dari kata Yehuda, salah satu anak Ya'Kub (Kejadian 29:35)dari 12 anaknya yang berkembang menjadi suku-suku Israel. Daerah yang didiami oleh keturunan Yehuda ini disebut Yehuda dari Geba sampai Bersyeba (Bible 2 Raja-Raja 32:8). Dalam Perjanjian Baru, daerah ini disebut Yudea , nama Yunaninya. Kedua belas suku Israel adalah keturunan dari Yakub (Israel), yaitu Raubin(Ruben), Syam'un(Simeon),Levi, Yahuza(Yehuda), Yassakir (Isakhar), Zabulun(Zebulon), Yusuf (Yosef), Benyamin, Gad, Asyir (Asyer), Dan, Naftali (Ahmad Shalaby, Perbandingan Agama: Agama Yahudi, 1990:20). Sedangkan kesepuluh suku sudah hilang. Orang-orang Yahudi sekarang terbagi atas dua golongan yaitu Sephardic-Yahudi dari Timur Tengah dan Afrika Utara yang berjumlah sekitar 55% serta sisanya Askhenazic atau Yahudi Eropa. Klaim teologis dan bangsa Yahudi atas Paelstina mendapat kritikan yang keras dari Findley dan Roger Garaudy, ahli sejarah. Dalam catatan sejarah, bangsa Yahudi bukanlah penduduk pertama di Palestina. Mereka juga tidak memerintah disana selama pemerintahan bangsa-bangsa lain. Para ahli Arkeologi modern kini secara umum sepakat bahwa Mesir dan Bangsa Kanaan telah mendiami Palestina sejak masa-masa paling kuno yang dapat dicatat, sekitar 3000 SM hingga sekitar 1700 SM. Selanjutnya datang penguasa-penguasa lain seperti bangsa Hyokos, Hittitie dan Filistin. Mengutip pendapat Charles Foster Kent dalam A History of Hebrew People, sejarawan Mesir AHmad Syalaby mencatat bahwa bangsa Phoenik (Phunicia) adalah yang pertama kali yang mendatangi kawasan Palestina, sekitar 3000 SM. Kedatangan mereka disusul oleh Bangsa Kanaan (2500) dan datang kabilah Philistin dari pulau Kreta (1200). Hasil percampuran kabilah Kanaan dan Philistin itulah melahirkan generasi baru yang berketurunan Arab dengan dialek bahasa Semit. Sementara kawasanan tempat mereka disebut Palestina. Periode Yahudi baru dumulai poada tahun 1020 SM dan berlangsung hingga 587 SM. Bangsa-bangsa Asyiria, Babylonia, Yunani dan Mesir menyerbu bangsa Yahudi. Pada tahun 587 SM itu Raja Babylon, Nebukadnezar meyerbu Palestina dan memaksa bangsa Yahudi menyerah dan menjalani persebaran (diaspora) 10 suku ditawan raja sebagaimana yang diceritakan Bible. Yahudi Makkabi berhasil mengambil alih kembali sebagian kekuasaan pada 164 SM. Tetapi pada tahun 63 SM, penguasa Romawi berhasil menaklukan Yerusalem dan pada tahun 70 M, Kaisar Nero menghancurkan kuil kedua yang dibangun pada tahun 517 SM oleh Zerubabel dan kembali menimbulkan diaspora bagi bangsa Yahudi. Dan tahun 132 adalah saat pemberontakan Yahudi terakhir oleh Bar Kokhba yang ditumpas habis oleh Romawi sehingga menyebabkan diaspora kembali. Jadi bangsa Yahudi hanya menguasai Palestina atau sebagiannnya kurang dari 600 tahun dalam kurun waktu 5000 tahun sejarah Palestina yang dapat dicatat. Dengan kata lain bagsa Yahudi kuno lebih singkat mendiami atau menguasai wilayah Palestina dibandingkan dengan bangsa Kanaan, Mesir, Arab atau Romawi. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca : Adian Husaini, Israel Sang Teroris yang Pragmatis 2002 , Pustaka Progresif. Sekedar info, saya nggak dapat tip apa-apa dari pengarang he..he.. Lebih atau kurangnya mohon maaf Wassalam -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Darwin Bahar Sent: 04 September 2003 4:14 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [RantauNet.Com] Mempersempit Ruang .......Yang mungkin terlupakan ttg Palestina (pro Mak SBN) " -- (*o*) --" wrote: Nakan Evi, Masalah Palestina-Israel ini dibahas dengan cukup jelas oleh Prof. Dr Jeffrey Lang [*] dalam bukunya �Strugling to Surender: Some Impressions of an American Convert to Islam� yang dialihbahasakan dan diterbitkan oleh Serambi (2003) dengan judul �Berjuang untuk Berserah� pada Bab 5 �Ahlulkitab�. Di bagian ini Prof Lang dengan mengutip William W Baker antara lian menulis: �Yahudi sekarang yang menempati Palestina hanyalah sekadar bagian-bagian dan tak bisa dilacak kepada kaum Hebrew dahulu atau Habiru yang pernah sekali menaklukkan negeri Kanaan�..orang Arab Palestina yang masih hidup di Palestina merupakan keturunan sejati dari penduduk semitik yang asli. Akar mereka tidak terletak di Suriah atau Libanon, Yordania atau Mesir, tetapi terletak pada satu-satunya negara yang mereka kenal sebagai tanah air mereka, negeri Palestina (Hal 284) BTW, si IJP yang selalu menulis dengan nada tinggi kalau sudah bicara mengenai masalah Aceh, Papua, Palestina dan Irak---yang belakangan ini sering mencogap di Palanta---mestinya tidak diajak bergarah-garah, tetapi �dipancing� untuk membagi pengetahuan dan wawasannya yang luas itu. Saya sudah mengikuti tulisan-tulisan IJP di FID sejak tahun 2000 (selain tulisan-tulisannya di sejumlah media cetak nasional), dan tidak ragu-ragu untuk mengatakan si pengagum Hatta ini sebagai �ikan hidup� Wassalam, Bandaro Kayo [*] Associate professor pada Departemen Matematika, University of Kansas, AS > Dinda In, Aku saja yang bantuin mak SBN, ya. Kalau ada orang resek > tiba-tiba datang ke rumah saya dan mengklaim bahwa dalam kitab suci > mereka tertulis bahwa rumah saya adalah warisan yang Tuhan janjikan > untuk mereka, aku akan ngomong begini: " just go to the hell with your > kitab suci!!". Tapi ngomong2, bangsa Palestina moderen sekarang ini > sama nggak ya dengan Palestina yang disebut2 dalam kitab suci orang > Yahudi? Atau bangsa Israel moderen ini sama gak ya dengan Israel yang > disebut kitab Taurat? Ada yang bisa bantuin? --Gm > ----- Original Message ----- > From: indra junaidi > To: [EMAIL PROTECTED]: Wednesday, September 03, 2003 12:30 > AMSubject: Re: [RantauNet.Com] Mempersempit Ruang .......Yang mungkin > terlupakan ttg Palestina (pro Mak SBN) > Assalamualaikum wr.wb. Mamak SBN, alah ambo cubo mamahami jawaban > mamak tahadok pertanyaan Dinda Nofen dan Sanak Marven, tanyato alun > bisa mamak manjawab pertanyaan mereka sacaro fair. Wassalamualaikum > wr.wb. Indra JZ. RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php =============================================== RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

