Assalamu'alaikum wr. wb.

Nakan Nofen, nan ambo mukasuikan intifada sebagai fenomena, kan sudah
terlihat bersama ialah lanjutan intifada ialah bom bunuh diri yang
menyengsarakan kedua belah pihak. Kalu punya waktu silahkan lihat kembali
sejarah tanah Kanaan setidak sejak zaman imperium romawi. Akan terlihat
bahwa kedua bangsa yang berperang sekarang adalah dari ras yang sama. Lalu
akan disebut Israel menduduki, padahal yang memulai perang siapa (sekali
lagi lihat sejarah dengan nuchter), kalau Israel adalah bangsa buatan (baru
lk. 1900) dari sentimen fundamentalis, demikian juga Palestina (baru lk.
1940) dari sentimen yang sama. Para "bangsa arab" memang aneh, pendudukan
tana "philistin" oleh kaula Hasyim yang sekarang bernama Jordania dianggap
halal sementara yang satunya diharamkan. Padahal sejak zaman Umar bin Chatab
sampai post perang salib, di Jerusalem, pemeluk Jahudi, Islam dan Nasrani
tetap hidup berdampingan.
Yaser Arafat sendir lahir di Mesir, sebelum negara Israel dan negera
Palestina terbentuk. Anehnya mereka tidak percaya pada perdamaian, lalu apa
yang dimaui. Kalau dari segi kekuatan, sangat tidak sebanding. Saya justru
melihat intifada justru dipelihara oleh kaum MIC supaya bisnis mereka jalan
terus.

Salam,

SBN

----- Original Message -----
From: Nofendri T. Lare
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, August 25, 2003 11:19 AM
Subject: Re: [RantauNet.Com] Mempersempit Ruang Bagi Para Teroris Secara
Moral


Hahahaaa.....
Tagalak kamanakan mak??

APOKAH INTIFADA ITU SUATU DOSA DAN SALAH??

Kok INTIFADA nan mamak kamukokan??
Kenapo ndak Mortir-motir Israel nan menghujam rumah dan pemukiman Palestina.
Kenapo mak???
----- Original Message -----

Namun ado juo dunsanak nan labiah suko maniru intifada, antah apo kok
sabanyo,
nan marisaukan justru sokongan moral dek dunsanak lain ateh karajo liau tu.


RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke