Batua ...untuak apo dibuek mailing list nan baru

Cukup disiko sajo....

Kito kan bisa maagiah komentar atau diam sajo kalau indak ...mangarati tentang nan dibicarakan..

Contoh nyo mamak jo etek bicara tentang bowling... kami nan jauh dari Jakarta cukup mambaco sajo

Tanpa mambari komentar....

Kami dibatam jua asyik main bowling walau average kami hanyo 180......

Tapi kan ndak bisa maajak nan dijakarta main dibatam kecuali

Ado nan dating kamari... ha...ha..ha..

 

Ivan "Rajo Dirajo" Vetra Sahalat (40 Th)

-----Original Message-----
From: Cysca [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 16 September 2003 9:07
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [RantauNet.Com] Bilaik Potensi Minang

 

Terima kasih atas penunjukan saya sebagai moderator. Tapi saya mikir sejuta kali akan hal ini.

 

Sebenernya saya bingung kenapa harus main 'bilik-bilikan', disamping saya juga nggak ngerti kenapa secara mendadak saya 'dijerumuskan' menjadi moderator.

 

Jadi, bingungnya saya ada dua :

1. Apa sih fungsinya moderator ?

2. Kenapa mesti berbilik-bilik (baca : ngamar) gitu ?, buktinya yang kepingin ikut tokh orang2 RN ini juga, namanya yang itu-itu juga. Trus, ada juga yang usul agar hasil diskusi di bilik tersebut diforward ke RN.  Efisiensinya dimana ?

 

Namanya juga mailing list, kan kayak gini asik2 aja, setiap orang bebas mau ngapain aja.

Sekiranya mereka nggak ngerti apa yang diomongin, ya mereka delete aja dan ketika topik itu bikin gatel untuk ngasih komentar, ya pasti mereka ikut nimbrung.

Ini kayaknya lebih seru deh. Lebih demokratis dan lebih 'terserah', sesuai dengan fungsi sebuah mailing list.

 

xoxo

"C"

 

----- Original Message -----

From: dutamardin

 

Masuakkan ambo dibiliak PM.

ajoduta (56+)

Please note: message attached

------------------------------------------------------ (on interscan)

Disclaimer: This email has been scanned by Indosat's anti virus system. No virus found 
!!!

---------------------------------------------------------

Kirim email ke