1. Apa sih fungsinya moderator ?
Fungsinya Moderator, biar ada yang bertanggung jawab terhadap jalannya diskusi, dapat memutuskan diskusi dilanjutkan atau dihentikan. Dapat menegur yang nyeleneh, malah dapat mengusulkan mengeluarkannya dari biliak. Selanjutnya yang mengambil kesimpulan, dst.
2. Kenapa mesti berbilik-bilik (baca : ngamar) gitu ?, buktinya yang kepingin ikut tokh orang2 RN ini juga, namanya yang itu-itu juga. Trus, ada juga yang usul agar hasil diskusi di bilik tersebut diforward ke RN.
==== Sudah terjawab di pengantar diatas
Efisiensinya dimana ?
=== Rasanya udah dijawabjuga:
1. Fokus
2. Yang ikut yang mau intend atau pendengar setia tanpa protes
3. Intend
4. Hasil nyata
5. Ada kesimpoulan tertulis
6. Kalau perlu ada tindakan nyata, misalnya hasil diskusi dikirim atau diserahkan ke Dinas Parawisata Pemda Sumbar dan diminta dijawab. Atau bikin petisi ke depeerde, dlst.
7. Contoh biliak ekonmi alah membuat Minang Inc, dan telah terbentuk group kerja. Walau kini masih tersendat, tapi masih jalan.
8. Bahasa yang dipakai akan lebih leluasa. Coba disini, Cysca sering jengkel karena tanggapan netter lain, belum lagi jika dipatahkan, bisa-bisa jadi patah arang, kan sayang.
Wass. Ww
Darul
Ivan Vetra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
------------------------------------------------------ (on interscan)Batua ...untuak apo dibuek mailing list nan baru
Cukup disiko sajo....
Kito kan bisa maagiah komentar atau diam sajo kalau indak ...mangarati tentang nan dibicarakan..
Contoh nyo mamak jo etek bicara tentang bowling... kami nan jauh dari Jakarta cukup mambaco sajo
Tanpa mambari komentar....
Kami dibatam jua asyik main bowling walau average kami hanyo 180......
Tapi kan ndak bisa maajak nan dijakarta main dibatam kecuali
Ado nan dating kamari... ha...ha..ha..
Ivan "Rajo Dirajo" Vetra Sahalat (40 Th)
-----Original Message-----
From: Cysca [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 16 September 2003 9:07
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [RantauNet.Com] Bilaik Potensi Minang
Terima kasih atas penunjukan saya sebagai moderator. Tapi saya mikir sejuta kali akan hal ini.
Sebenernya saya bingung kenapa harus main 'bilik-bilikan', disamping saya juga nggak ngerti kenapa secara mendadak saya 'dijerumuskan' menjadi moderator.
Jadi, bingungnya saya ada dua :
1. Apa sih fungsinya moderator ?
2. Kenapa mesti berbilik-bilik (baca : ngamar) gitu ?, buktinya yang kepingin ikut tokh orang2 RN ini juga, namanya yang itu-itu juga. Trus, ada juga yang usul agar hasil diskusi di bilik tersebut diforward ke RN. Efisiensinya dimana ?
Namanya juga mailing list, kan kayak gini asik2 aja, setiap orang bebas mau ngapain aja.
Sekiranya mereka nggak ngerti apa yang diomongin, ya mereka delete aja dan ketika topik itu bikin gatel untuk ngasih komentar, ya pasti mereka ikut nimbrung.
Ini kayaknya lebih seru deh. Lebih demokratis dan lebih 'terserah', sesuai dengan fungsi sebuah mailing list.
xoxo
"C"
----- Original Message -----
From: dutamardin
Masuakkan ambo dibiliak PM.
ajoduta (56+)
Please note: message attached
Disclaimer: This email has been scanned by Indosat's anti virus system. No virus found !!!
---------------------------------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

