--- Begin Message ---
1. Uraian Om Muchlis dan Om Cahyono saya kira sudah sangat jelas, alasan-alasannya pun sangat kuat. Oleh karena itu, sekaligus memperkuat pendapat Cak Muhlashon, saya juga lebih cenderung menggunakan Institut Studi Arab (ISA) daripada Lembaga Penelitian dan Studi Arab (LPSA) yang saya kemukakan kemarin. Meskipun, kalau kita lihat lebih jauh, aktivitas Ma'had itu tidak terbatas pada menawarkan program studi akademis bergelar (S2 dan S3), tetapi juga melakukan penelitian murni seperti halnya LIPI. Namun, dengan mempertimbangkan akreditasi di Tanah Air, pengakuan gelar dan lain sebagainya, ISA rasanya lebih tepat dan menguntungkan daripada LPSA.
 
2. Berkenaan dengan "kejujuran" terjemahan, barangkali ada baiknya kalau kita melihat terjemahan baku bahasa Inggris yang digunakan Ma'had itu, yaitu Arab Institute for Research and Studies. Ini terjemahan yang saya kira lebih "jujur" daripada, misalnya, Institute of Arabic Studies yang justru dihindari oleh Ma'had itu.
 
3. Untuk Zamalek, saya kira kita yang di El-Montada ini punya peran penting dalam memasyarakatkan terjemahan yang lebih tepat, yaitu Institut Studi Islam Kairo (istilah Arabnya: Ma'had al-Dir�s�t al-Isl�miyyah bi al-Q�hirah?). Memang tidak mudah mengubah kebiasaan yang sudah lama itu, tapi kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi.
 
4. Masih ada lagi sebetulnya salah kaprah semacam ini terjadi. Misalnya, banyak orang yang menerjemahkan Kulliyyat al-Dir�s�t al-Isl�miyyah wa al-'Arabiyyah menjadi Fakultas Studi Islam dan Arab. Terjemahan itu memang sesuai dengan prinsip kesederhanaan dan ekonomisasi. Tetapi ada makna yang terbuang di situ. Dengan melihat kurikulumnya yang juga mengajarkan hampir semua mata kuliah Fak. Bahasa Arab, terjemahan yang lebih tepat seharusnya adalah Fakultas Studi Islam dan Bahasa Arab.

5. Untuk Om Cahyono, yang lebih keren barangkali begini: Pesantren Luhur Riset dan Studi Arab. Ha ha ha...! Kalau "Pondok" atau "Pesantren" saja mengesankan jenjang pendidikan menengah ke bawah, sementara di situ program yang ditawarkan adalah jenjang pendidikan tinggi, bahkan tinggi sekali (S2 dan S3). Jadi perlu ada kata "Luhur" di situ. Eih ra'yak? Hmmm

6. Untuk istilah LSq. (Lisence Syariah wal Qanun), hingga saat ini saya sendiri belum menemukan dasar penggunaannya. Mungkin temen-temen lain ada yang tahu. Saya kira ini perlu diseriusi, agar kita tidak gegabah dalam penggunaan gelar. Kan nggak lucu kalau saya tulis nama dan gelar saya seperti ini: Muhammad Arifin, LDIA (Lisence Dirasat Islamiyah wal Arabiyah); atau Muhammad Arifin, MPBANA (Master Pengajaran Bahasa Arab untuk Non Arab). :) :))


Muhlashon Jalaluddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kami sekeluarga mengucapkan Selamat "Mabruk Muqaddam" kepada Om Kindi, semoga semuanya lancar dan mencapai nilai yang dicita-citakan... Amin.
 
Tentang diskusi istilah almamaternya Om Ipink dan Om Kindi, saya hanya menyimpulkan seperti yang diusulkan Om Muchlis "Institut Studi Arab" Cairo, kelihatannya paling tepat. Saya kira istilah ini perlu dibiasakan di kalangan kawan-kawan kita di Cairo. Seperti halnya Zamalek (nerusin dimana? di Zamalek..), padahal Zamalek kan nama tempatnya, atau nama Club Bola "paling" bergengsi di Mesir. Tapi nama pesantrennya kalau ndak salah kan "Instutut Studi Islam" Cairo. Nah kadang istilah yang sudah terbiasa di lingkungan ini juga dipakai untuk berkomunikasi dengan orang Indonesia yang belum pernah tahu apa itu Zamalek.
 
Muhlashon dan keluarga...

Muchlis Hanafi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 

1- Saya kira memang perlu kita carikan terjemahan atau istilah yang tepat agar tidak salah kaprah seperti penggunaan gelar Lsq (Lisence Syariah wal Qanun) yang banyak digunakan oleh alumni Syariah Qanun. Tanpi mengurangi rasa hormat saya kepada mereka yang telah menempuh studi 5 tahun (berbeda dengan lainnya), penggunaan gelar seperti itu perlu ditinjau kembali agar tidak lucu kedengarannya. Sebab nanti akan muncul Lc. Phil (filsafat), Lc.Taf (tafsir), Lc. Had (hadits), dst�� Istilah Universitas Liga Arab juga sudah salah kaprah.

2- Secara bahasa, dalam Al-Mu`jam al-Wasith, ma`had berarti suatu tempat yang didirikan untuk belajar dan meneliti (mak�n yu`assas litta`lim wal buhuts). Jadi sebenarnya sah-sah saja kalau kita terjemahkan �Pusat Studi�, �Lembaga�, �Institut�, �Akademi�, atau �Pesantren�. Yang terakhir ini memang khas Indonesia, kecuali agak beda dikit �Ma`had al-Ulum al-Islamiyyah wa al-Arabiyyah� (LIPIA), karena milik orang Arab. Lagi pula saat itu terbentur dengan peraturan tidak boleh ada lembaga pendidikan / perguruan tinggi yang menyandang negara asing di Indonesia.

3. Hanya saja dalam penggunaannya, jika tempat tersebut memberikan pengajaran dengan target waktu tertentu dan memberi gelar, karena umumnya berupa pendidikan tinggi, mungkin lebih tepatnya kata ma`had kita terjemahkan �Institut� atau �Akademi�, sebab istilah yang sering digunkan adalah ma`had. Misalnya Ma`had al_Buhuts al-Tarbawiyyah di Univ. Kairo, tempat studi Ust. Irsyad Safar. Berbeda dengan Markaz Dirasah Asiyawiyyah nya Sayyid Selim, atau Markaz Dirasat Afriqiyyah nya Dr. Asyur. Kalau aktifitasnya berupa kajian dan penelitian tanpa menyediakan program pendidikan tinggi tertentu yang bergelar, lebih tepatnya kita artikan �Pusat Studi� atau �Pusat Kajian�  atau �Lembaga Kajian�. Ketiga yang terakhir ini biasanya menggunakan istilah �Markaz  Dirasat� atau �Markaz al-Buhuts�.

4. Jadi untuk almamaternya Om Arifin dan Habib Kindi saya lebih setuju dengan �Institut Studi Arab�, sebab bidang pengajarannya terbatas seputar kearaban, baik dari segi bahasa, sastra, politik dan hukum. Memang kata �al-Buhuts� nya menjadi hilang secara lahir, tetapi sebenarnya sudah terkandung dalam kata �studi� yang kalau di tingkat pendidikan tinggi (pascasarjana) berupa penelitian, baik tesis maupun disertasi. Kalau �Akademi� kesannya nanti hanya sekadar program non-gelar atau diploma. Dan kalau �Lembaga Penelitian dan Studi Arab� juga akan mengesankan non gelar. Di LIPIA yang bergelar itu kan Kulliyyah Syariah J�mi`atul Imam far` Jakarta yang harus berada di bawah LIPIA karena tersandung  peraturan tadi. Selainnya kan non gelar. Di Al-Azhar, pendidikan tingkat dasar dan menengah dikatakan �Ma`had Ibtida`iy, I`dadiy dan Tsanawiy�. Saya kira ini istilah khas Al-Azhar (sistem pendidikan Islam klasik) yang sudah ada sejak lembaga-lembaga pendidikan belum berkembang seperti sekarang ini. Kekhasan klasik inilah yang juga digunakan di Indonesia untuk pesantren. Dikdasmen di bawah kmenetrian pendidikan sudah menggunakan istilah �Madrasah Ibtidaiyyah, I`dadiyyah, Tsanawiyyah�. Demikian juga di Arab Saudi.

Sori, kalau mencampuri ladang orang lain, yang jelas saya tidak akan mencangkul halaman rumahnya atau kursi yang sedang didudukinya. Ya ga Om Cahyono?



arifin m <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

ahmad erfan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
- Karena yang saya tahu selama ini dan mungkin sudah "berlaku" di seluruh dunia bahwa, Ma'had itu bermakna Institut atau Akademi.
 
+ Masak iya begitu, Pak? Kita lihat contoh berikut. Ma'had D�r al-Sal�m al-Had�ts li al-Tarbiyah al-Islamiyyah (nama Arab untuk Pondok Modern Darussalam Gontor), misalnya, apakah kita terjemahkan menjadi "Institut/ Akademi Pendidikan Islam Darussalam"? Kan tidak! Agak leterlek, terjemahan yang mendekati tepat justru adalah "Lembaga Pendidikan Islam Modern Darussalam". Hanya saja, lembaga itu kan bermacam-macam. Ada yang berbentuk institut atau akademi, ada yang berbentuk pondok pesantren, ada juga yang berbentuk pusat studi dan sebagainya. Contoh lain, LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) di Jakarta itu adalah terjemahan dari Ma'had al-'Ul�m al-Isl�miyyah wa al-'Arabiyyah.
Wallahu a'lam.
 
 
Mabruuk muqaddaman buat Om Kindi, wa u' bal el taniyyin...

arifin m <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
Mabruuk... buat Akh Kindi... Bi al-tawf�q...!
 
Baru kali ini saya menemukan terjemahan Ma'had al-Buh�ts wa al-Dir�s�t al-'Arabiyyah ke dalam bahasa Indonesia yang pas dan "mendekati" enak. Paling tidak menurut dzawq saya. Selama ini saya sering mendengar, bahkan dari mereka yang kuliah di lembaga itu sekalipun, istilah "Universitas Liga Arab" sebagai sebutan nama lembaga di atas dalam bahasa Indonesia. Entah dari mana istilah itu datangnya, tidak begitu jelas. Kata j�mi'ah pada nama J�mi�at al-Duwal al-'Arabiyyah sering diterjemahkan secara salah sebagai 'universitas', padahal bukan!
Agar tidak "curang" dalam penerjemahan nama itu, yang lebih "jujur" menurut saya adalah "Lembaga Penelitian dan Studi Arab", selaras dengan, misalnya, Pusat Studi Asia [bukan "Keasiaan"], Lembaga Studi Timur Tengah [bukan "Ketimur-tengahan"], dan sebagainya.

Makasih, dan selamat sekali lagi buat Kindi...
 
om ipink
Muchlis Hanafi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dimohon kehadiran rekan-rekan sekalian dalam acara

Sidang Tesis (Munaqasyah) Magister  Sdr. Abdul Hafizh Bin Zaid Al-Kindi

Di Institut Studi Kearaban (Ma`had al-Buh�ts wa al-Dir�s�t al-Arabiyyah) Liga Arab

Judul tesis :

Lughat al-Khithab al-Siy�siy al-Arabiy min Khil�l Kit�b �Al-Im�mah wa al-Siy�sah� ; Dir�sah fi al-Binyah wa al-Dal�lah

(Bahasa Diskursus Politik Arab dalam buku �Al-Im�mah wa al-Siy�sah� karya Ibnu Qutaybah, Studi Sintagmatik dan Semantik) 

Tim Penguji :

1.      Prof. Dr. M. El-Abd, Guru Besar Linguistik di Univ. Ain Syams (Pembimbing)

  1. Prof. Dr. Said Beheiri, Guru Besar dan Ketua Jurusan Linguistik Univ. Ain Syams (Penguji)
  2. Prof. Dr. Shabri Ibrahim, Guru Besar Linguistik dan Ketua Jurusan Bahasa Arab Univ. Ain Syams Putri (Penguji) 

Hari                : Kamis

Tanggal         : 18 September 2003

Waktu             : Pukul 19.00 (jam 7 sore)

Tempat        : Auditorium Sathi` al-Hushari, Ma`had al-Buh�ts wa al-Dir�s�t al-Arabiyyah Liga Arab


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]



Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]



Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]



Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]



Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]



Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]



Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software
Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]



Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

--- End Message ---

Kirim email ke