Kini sdg intend diskusi parawisata Minang di biliak potensi Minang, kalau lai ado nan
ka ikuik bisiakkan ka [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
On dated Thu,25 Sep 2003,sanak S.Sehan al wrote:
"...hati2 dgn konsep kawasan wisata,dimanapun di dunia ini
seluruh industri pariwisata selalu diikuti oleh prostitusi
kecuali di Roma dan mekah...kalau tidak siap dengan prosti
tusi ini jangan bicara pariwisata ..."
-------------------------------------------------------------
Saudara S.Sehan nan baik.Saya jadi agak tertegun dengan komentar
sdr.seperti nan saya kutip diatas.Dapatah sdr.mengklarifikasi dengan
jelas makna dari pendapat saudara bahwa kalau tidak siap dengan pros
titusi jangan bicara pariwisata.Apakah kalau kita sudah siap dengan
prostitusi itu baru bolehkita bicara pariwisata?Sudahkan saudara mem
baa secara keseluruhan asal mula adanya diskusi soal industri pariwisata
ini.Cobalah hargai sedikit senior saudara seperti sanak Darul,nan sudah
melemparkan idee dalam biliak potensi untuk berdiskusi soal ini.Hargai
jugalah sdri.Cysca yang dengan sukerala mau menjadi moderator biliak po
tensi itu.Kali ini sudah memasuki diskusi soal industri pariwisata.Ada
kl.70 buah surek listirik menurut catatan sanak M.Risan nan marespon dis
kusi industri Pariwisata Sumbar ini dengan baik dan beretika.Mereka2 yg
marespon soal industri Pariwista itu,sangat elegant dan galant dalam pe
nyampaian pendapatnya,sehingga jelas jalan nan akan ditempuh dalam rang-
ka kita membantu Pem.Prov.Sumbar dlam pengembangan al.sektor pariwisata.
Sebagai pendatang baru dalam milis RN ini,ada baiknya saudara menye
suaikan diri dgn para anggota palanta nan sudah lamo duduk.Apa itu "du-duaknyo"harus
seragam,baselo kasodonyo.Tidak juga,saudara bebas duduak
dan menyampaikan buah pikiran saudara kepada kami.Tapi ado senek saudara
sebaiknya pandangan saudara disampaikan secara elok dan tidak semacam ma
ledek.Colah inokkan pandangan saudara nan dikutip diateh.
Saya juga kagum dengan adagium saudara bahwa prostitusi indak ado di
Roma dan Mekah.Pertanyaan saya adalah sudahkah pernah saudara mengunju
ngi kedua kota itu.Untuk informasi saudara,disetiap bagian kedua kota i-
tu tersedia dengan bebasnya item2 nan termasuk industri pariwisata teru
tama Hotel2 nan berbintang.Enampuluah langkah dari pinggir Masjidil Ha-
ram berdiri dengan megahnya Hotel Hilton.Adakah jaminan bahwa di Hotel i
tu tidak terjadi prostitusi.demikian pula dengan Roma,ratusan Hotel dan
rumah2 boerdil dengan mudah bisa saudara masuki(asa lai bakepeang).
Jadi saran saya,teruskanlah sampaikan pandangan saudara dalam disku
si ini,tapi yang membangun dan ada manfaatnya untuk dijadikan rangkaian
rangkuman oleh kanakan Cysca sebagai mederator.Semoga.AB(63),Marseille.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
============================================