Zubir Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saudara S.Sehan nan baik.Saya jadi agak tertegun dengan komentar
sdr.seperti nan saya kutip diatas.Dapatah sdr.mengklarifikasi dengan
jelas makna dari pendapat saudara bahwa kalau tidak siap dengan pros
titusi jangan bicara pariwisata.Apakah kalau kita sudah siap dengan
prostitusi itu baru bolehkita bicara pariwisata?Sudahkan saudara mem
baa secara keseluruhan asal mula adanya diskusi soal industri pariwisata
ini.Cobalah hargai sedikit senior saudara seperti sanak Darul,nan sudah
melemparkan idee dalam biliak potensi untuk berdiskusi soal ini.Hargai
jugalah sdri.Cysca yang dengan sukerala mau menjadi moderator biliak po
tensi itu.Kali ini sudah memasuki diskusi soal industri pariwisata.Ada
kl.70 buah surek listirik menurut catatan sanak M.Risan nan marespon dis
kusi industri Pariwisata Sumbar ini dengan baik dan beretika.Mereka2 yg
marespon soal industri Pariwista itu,sangat elegant dan galant dalam pe
nyampaian pendapatnya,sehingga jelas jalan nan akan ditempuh dalam rang-
ka kita membantu Pem.Prov.Sumbar dlam pengembangan al.sektor pariwisata.Sehhann:
Ehem... ruponyo ambo lah manyingguang perasaan dunsanak2 di palanta RN, partamo2 iyo minta ma af ciek dulu. maklumlah biaso di pasa (pasar diskusi maksudnya). kalau masalah etika, apakah sudah pantas benar kalau gaya bahasa dan ekpresi diskusi yg kurang berkenan menurut sebuah persepsi dianggap tak beretika? etika adalah kata fundament dan mugkin harus berhati2 menggunakannya. Kalau soal elegant dan tak elegant pun itu adalah sebuah persepsi juga. saya juga berdiskusi dengan khalayak seantero dunia. dan apa yg dikatakan elegant sangat tergantung chemistry dan warna intelektual yg menilai. tapi bagaimanaupun saya mohon maaf atas segalayg tak berkenan.
Zubir:
Sebagai pendatang baru dalam milis RN ini,ada baiknya saudara menye
suaikan diri dgn para anggota palanta nan sudah lamo duduk.Apa itu "du-duaknyo"harus seragam,baselo kasodonyo.Tidak juga,saudara bebas duduak
dan menyampaikan buah pikiran saudara kepada kami.Tapi ado senek saudara
sebaiknya pandangan saudara disampaikan secara elok dan tidak semacam ma
ledek.Colah inokkan pandangan saudara nan dikutip diateh.Sehhann:
Sedikit koreksi aja tentang keanggotaan saya disini. sebenarnya sekitar 5 atau 6 thn yg lalu ketika say masih cukup muda berusia sekitar 23-24 thn saya telah join disini dg sebuah nick yg saya lupa namanya. kala itu masih ada jusfiq dan nadri (rpanya mereka sudah tak terlihat lagi sekarang).
lagi2 terimaksih atas padangan moral mak zubir. walappun secara moralitas, pandangan diatas tentu ada benarnya juga. tapi ijinkan pula saya menyampaian sedikit padangan sbb: mungkin pak zubir admin atau pemilik milis ini. tapi diatas pak zubir menggunakan kata kami. sebagai kata pegganti pihak pertama jama'. apakah benar itu mewakili suara hati dan suara pikiran org2 disini. tanpa menunggu klarifikas khlayak, kembali say minta maaf utk itu, karena setidaknya pak zubir telah tersinggung. sedangkan mengani pandangan saya diatas akan kita bahas pada bahasan yg sesuai nantinya.
Zubir:
Saya juga kagum dengan adagium saudara bahwa prostitusi indak ado di
Roma dan Mekah.Pertanyaan saya adalah sudahkah pernah saudara mengunju
ngi kedua kota itu.Untuk informasi saudara,disetiap bagian kedua kota i-
tu tersedia dengan bebasnya item2 nan termasuk industri pariwisata teru
tama Hotel2 nan berbintang.Enampuluah langkah dari pinggir Masjidil Ha-
ram berdiri dengan megahnya Hotel Hilton.Adakah jaminan bahwa di Hotel i
tu tidak terjadi prostitusi.demikian pula dengan Roma,ratusan Hotel dan
rumah2 boerdil dengan mudah bisa saudara masuki(asa lai bakepeang).Sehhann:
Prostitusi tentu ada dimana2. apakah saya mengatakn prostitusi inda ado di roma atau mekkah dalam satu pokok pikiran yg bberdiri sendiri? kalau iya tent itu adalah sebuah kekeliruan fatal yg tealh saya buat . tapi sedari awal kontek kita adalah prostitusi dalam implikasi industri wisata. karena saya tak yakin seorang jemaah haji (merupakan wistawan utama di mekka) akan menyewa pelacur sesampai disana. kalau iya. mungin kita hrs buka topik baru utk ini. demikianjuga di vatikan. sama dengan mekkah target utama wisata vatikanpun adalah peziarah religius. tentu org2 ini akan melupakan hal2 yg berhubungan dengan pelacur dan sex. jadi tak perlu ada klarifikasi data statistik utk hal ini. karena logika nya tela menukung. kecuali ada bantahan utk logika diatas. paragraf ini say rasa tak membutuhkan permintaan maaf saya atau koreksi pendapat saya.
Zubir:
Jadi saran saya,teruskanlah sampaikan pandangan saudara dalam disku
si ini,tapi yang membangun dan ada manfaatnya untuk dijadikan rangkaian
rangkuman oleh kanakan Cysca sebagai mederator.Semoga.AB(63),Marseille.Sehhann:
Saya akan terus sumbangsih pandangan dan pendapat. etidak2 nya akan pendapat saya dapat menjadi latih tanding utk padangan2 optimis. bukankah sebuah ide harus di uji juga dengan yg sedikit berlawanan? tapi tentu tak adil juga jika saya dituntut utk menghapus seluruh ciri khas saya. koreksi akan saya lakukan tapi tentu masih akan ada sisa karakter dasar saya dalam menulis di internet.
"catatan personal utk pak zubir, tak ditujukan utk semua org dan tak dimaksudkan utk menyakiti ataupun menyinggung dan apalagi meremehkan: janganlah terlalu sensitif dalam berdiskusi. apa lagi di internet. bukan saya mengatakn kita hrs melupakan tatakrama dan nilai2 baik. tapi tipikal diskusi internet bukankah cendrung sedikit bebas dan leluasa. taroklah saya akan di banned karen tulisan ini. tapi bukankah setiap org dapat saja menyamarkan diri dg nick2 lain kemudian ngomong sembarangan disini.. tidak kah terlalu berlebihan jika pak zubir berharap diskusi di internet ini sam a sopan dan teraturnya dg diskusi bersama anak dan kemanakan dirumah? apalagi ika pak yg diributkan adalah gaya bahasa dan karakter logika bahasanya. terimakasi atas segala nasehat moral pak zubir. tapi tentu saya juga boleh menasehati anda ttg kecanggungan seperti yg saya sampaikan diatas."
Walaupun beresiko dicekal dalam milis ini, bagaimanapun juga tulisan diatas harus saya sampaikan. kalau tidak semua org mnn hanya kan menjadi satu warna saja.
Wassalam.
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search

