Mamanda Zul,
 
Kalau sistemnya iuran boleh juga, terserah mana yang dianggap baik oleh para Mamanda saja. Tapi bagaimana cara pengaturannya? Apakah setiap anggota yang mendaftar ikut membayar? Bagaimana kedudukan anggota pasif dan anggota aktif serta anggota super aktif seperti saya (hehehe...sori ya bagi anggota super aktif lainnya) apakah membayarnya sama? Kalau sama rasanya kurang fair sebab yang paling menikmati keberadaan rantaunet com ini adalah anggota yang menurut Cysca 4L ( lu lagi lu lagi).
 
Ayo kita pikirkan lagi bagaimana jalan keluarnya. Sebagai informasi, saya dulu pernah kampanye dalam rangka penyelamatan server rantaunet agar anggota urun  sumbangan. Tapi yah...ngeluarin duit rasanya tidak semudah mengeluarkan kata-kata, alhasil duit yang terkumpul cuma sedikit saja. Dan kalau tak salah uang itu sekarang masih berada di tangan Mak SBN.
 
Gimana Om Prapat, mau dimulai lagi kampanye agar anggota rantaunet bayar iuran? Saya dulu pernah menyarankan agar rantaunet jualan e-mail. Mungkin diantara dunsanak ada yang punya ide bisnis lain yang  lebih cemerlang? 
 
--Gm
 
 
----- Original Message -----
From: zul amri
Sent: Tuesday, September 30, 2003 6:29 PM
Subject: Re: [RantauNet.Com] Iuran Anggota/ Menata kembali Palanta Rantaunet (2)

Assalamualikum wr.wb
 
Kalau nggak salah sudah pernah didiskusikan untuk kalangan terbatas beberapa waktu yang lalu , kebetulan saya juga ditembusi melalui japri . Ide untuk menarik  iuran bagi anggota rantau  net untuk membiayai operasional ( sewa server ) memang sebaiknya disosialisasikan saja dan bagi yang berminat , mudah mudahan banyak peminatnya bisa mengirim iuran ke suatu No . Rekening yang telah disepakati bersama .
Silahkan Sanak Darul atau Mak Bandaro untuk melewakannya .
 
Wassalam : zul amry di bali 

roved product search

Kirim email ke