Saya mau ikut sedikit soal cloning ini. saya bukan ahli biologi tapi suka mengikuti juga perkembangan cloning ini.
 
reproduksi manusia itu dapat terjadi dengan 3 cara:
- reproduksi sexua (yg normal yg kia ketahui selama ini)
- Parthenogenesis
- cloning
 
dalam suatu proses reproduksi, sel kelamin berubah menjadi sel zygote kemudian embryo dan kemudian jadilah bayi yg utuh.
 
sel kelamin masih mengandung 23 chromosmes. ketika dua sel kelamin yg berbeda bertemu jadilah dia zygote yg terdiri dari 46 chromosomes. dalam 46 chromosomes inilah terkandung jutaan gen yg merupakan informasi dan program mau seperti apa zygote tersebut. disamping mengandung informasi2 karakter bakal individu nya. gen2 yg ada dalam chromosmes juga mengandung perintah berkembang dan memperbanyak diri. zygote yg berkembang dan bertambah banyak ini disebut janin. janin yg telah lengkap dan lahir kita sebut bayi. dan tiap sel pada bayi itu mengandung chromosomes dan gen2 yg sama dengan sediakala ketika dia masih berupa zygote.
 
nah dalam reproduksi sexua;, pembentukan zygote dilakukan dengan hubungan sexual guan mempertemukan antara sel telur dan sperma.
 
pada parthenogenesis, dalam sel telur terikutkan atau mengandung unsur yg namanya polar body. reaksi anatar polar body dan nukleus sel telur juga dapat menghasilkan zygote. (kemungkinan besar nabi isa terjadi dg jalan seperti ini).
 
Dan kemudian cloning. utk menciptakan zygote dalam cloning, tidak dilakukan dg pertemua anatar inti sel telur dan sperma. alan tetapi sebuah inti sel yg telah berjumlah chromosomes sebanyak 46 ditanamkan kedalam sel telur setelah inti dari sel telur tsb dibuan. sehingga, sel telur wanita itu telah berubah menjadi zygote. karena telah mengandung 46 chromosmes dan telah mempunyai informasi yg memadai utk berkembang selanjutnya. asal inti sel (dg chromosomes 46) yg dimasukan kedalam sel telur yg telah dibuang intinya itu tidak penting. dapat berasal dari rambut, jidat, kuku atau darimana sajalah selain sel sperma (karena sel sperm baru mengandung 23 chromosomes).
 
nah begitulah ceritanya. koreksi ahli di milis ini dibuthkan. agar jika ada yg keliru dari penjelasan diatas tidak jadi menyesatkan.
 
 
salam
bukan ahli biology tapi ahli IT
 
 
 
Irdam Syah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

# -----Original Message-----
# From: ce cille
#
# 1. nukleus yang di ganti adalah nukleus dari sel telur

Artinya masih butuh sperma untuk pembuahannya.

# 2. saya kurang paham dengan pertanyaan yg kedua ini.
# apakah maksudnya "di ambil" atau cell tersebut
# terbentuk dari hasil perkawinan melalui bantuan sperma
# dulunya?. Tapi kalau dirunut kembali ke belakang,

Maksudnya nukleus yang dicangkokkan itu tidak "dibuat" oleh
manusia melainkan diambilkan dari yang sudah ada juga sehingga
penciptaan manusia melalui teknologi kloning (jika dibolehkan)
tetap tidak terlepas dari airmani/sperma seperti yang
disebutkan oleh ayat yang diterangkan ibuk Ima...

# semua cell hewan yang ada sekarang ini adalah hasil
# dari pembiakan melalui sperma dan telur. Namun jika di
# kaji pada asal mulanya semuanya berasal dari ciptaan
# Allah, yang terus terang saya juga tidak mengetahui
# dari apa binatang di ciptakan oleh Allah? apakah juga
# dari tanah seperti manusia?

Yang saya tangkap, dengan adanya teknologi kloning bisa saja
manusia tidak dijadikan dari airmani. Setelah dijelaskan
cara kerja kloning tersebut, saya melihat bahwa tetap saja
ada "link" dengan airmani sehingga yang dipertanyakan ibuk
Cecille sudah terjawab, imho.

salam - tg

# salam kembali
# cecille
#
#
# --- Irdam Syah <[EMAIL PROTECTED]>wrote:
# > 1. Apakah ...<>...


Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search

Kirim email ke