Mengunjungi tanah suci seperti minum arak, ketagihan, kita ingin kesana dan kesana lagi jika ada kesempatan. Pada setiap thawaf wada� sambil berdiri didepan multazam pembacaan do�a terakhir sbb:
�Ya Allah janganlah Engkau jadikan waktuku ini masa terakhir bagiku dengan Rumah-Mu. Sekiranya Engkau jadikan masa terakhir maka gantilah surga untukku dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Kasih Sayang lebih dari segenap yang kasih. Amin wahai Tuhan Pemelihara seru sekalian alam�.
Kira-kira 22 tahun yang lalu kami pernah berniat ke Mesir tepatnya pada bulan Oktober 1981. Sayang rencana tersebut tidak kesampaian karena kunjungan tersebut persis sehari sesudah terbunuhnya Presiden Anwar Sadat. Waktu itu dalam perjalanan pulang dari foreign training setelah mengunjungi Eropa kami merencanakan mampir di
Yang dapat dipetik dari kunjungan saya ke Mesir:
1. Bayangkan sebuah persahabatan dialam maya dapat ditingkatkan menjadi persahabatan dialam nyata. Saya menyaksikan sebuah keluarga yang mendapat barokah dari Allah SWT. Bagaimana sibuknya nanda Rahima dengan study, anak-anak, rumah tangga yang tanpa pembantu. Bagaimana hormat menghormatinya kedua suami istri ini. Nanda Rahim menyokong kegiatan nanda Rahima untuk menambah ilmu dan membagi ilmunya. Mereka mempunyai 3 anak anak yang sehat-sehat dan ganteng-ganteng. Semoga nanti putri Ima Ila mengikuti jejak ibunya. Saya berdoa semoga rumah tangga ini jangan ditimpa badai, karena iblis dan syetan itu memperdayakan manusia, membuat manusia tidak pernah merasa puas. Semoga jangan seperti meminum air laut yang makin diminum makin kehausan kita dibuatnya.
2. Negative Thinking � Selama ini kita menduga bahwa �belly dance� itu sebuah tarian erotis yang membuat para penontonnya dan yang melihatnya nafsu sehingga membuat bermuara kepada keonaran dan pemerkosaan. Tetapi setelah saya lihat dari dekat saya melihat tarian tersebut sebuah seni bagaimana penarinya menjaga keseimbangan badan dengan meletakkan payung diatas kepalanya dia menarikan tarian tersebut tanpa menjatuhkan payung dari kepalanya. Menurut pendapat pribadi saya gerakan-gerakan Inul jauh lebih erotis dibandingkan dengan seorang penari perut. Seorang penari laki-laki dengan kepandaianya memutar kain sampai tegak seperti kipas memberikan suguhan yang menarik. Banyak anak-anak ikut menikmati tarian ini. Keluarga Rahim dan Rumzy berlayar disungai Nil sambil menikmati makan malam sepuas-puasnya (surga untuk orang yang tak berpantang). Semua makanan mulai dari steak, ayam, ikan, salad, sup dihidangkan secara prasmanan. Sebuah kenangan yang sukar untuk dilupakan. Terima kasih nanda Rahim dan Rahima serta cucu-cucu Ila, Rahmat, dan Rahman.
3. Memanfaatkan sumber alam � Sungai Nil adalah kekayaan Mesir yang tak ternilai. Kalau tak salah mata pencarian orang Mesir ialah dari parawisata, terusan
4. Kemakmuran rakyat � Rakyat tidak kaya tapi pemerintah memperhatikan 3 hal:
- Bantuan Pangan untuk yang kurang mampu
- Bebas biaya pendidikan
- Bantuan pengobatan Cuma Cuma.
Dengan bantuan ketiga hal tersebut menjadikan rakyatnya menerima pemerintahan tersebut, keamanan stabil dan kurangnya kriminalitas. Dan kita Tanya sendiri apa yang kurang dari kita.
Sekianlah dulu bagian pertama dari laporan pertama ini. Insya Allah akan dilanjutkan dengan Bagian Kedua tentangan Menjaga kelestarian Alam dan Lingkungan Hidup serta Kunjungan ke Musium. Mohon maaf kalau terlebih terkurang. Selamat Berpuasa nanda-nanda serta sanak-sanak semuanya.
Wassalam
Hayatun Nismah Rumzy
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search

