Waalaikumsalam.Wr.Wb.
 
Bundo,makasih atas ceritanya.Sangat menarik sekali, ( mau lagi ceritanya bundo )sama seperti da Zul Amry cerita.Da Mulyadi juga sangat ahli di bidang parawisata ini.Oh yah,.da Mulyadi Ir.Pertanian,tapi hebat sekali dalam hal kesenian ,parawisata dan ilmu bumi Indonesia,terutama jalan-jalan Lintas yang ada di Sumatera.
 
Saya yang sering  tugas ke Luar .jadi jarang memperhatikan jalan-jalan di Indo itu.
 
Saya melihat mak Darul dan Rahima,pas sekali untuk kerjasama baik bidang bisnis,ataupun agama,karena keduanya sering punya tujuan dan persepsi yang sama untuk membangun Sumbar itu.Ekonomi dan agama,pendidikan,sangat penting untuk suatu kemajuan.Dan untuk Sumbar Pendidikan,Agama dan Parawisata,itu yang lebih dulu harus di utamakan.
 
Wassalam.Jannah

Hayatun Nismah Rumzy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu Alaikum W. W.

Mengunjungi tanah suci seperti minum arak, ketagihan, kita ingin kesana dan kesana lagi jika ada kesempatan.  Pada setiap thawaf wada� sambil berdiri didepan multazam  pembacaan do�a terakhir sbb:

�Ya Allah janganlah Engkau jadikan waktuku ini masa terakhir  bagiku dengan Rumah-Mu. Sekiranya Engkau jadikan masa terakhir maka gantilah surga untukku dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Kasih Sayang lebih dari segenap yang kasih. Amin wahai Tuhan Pemelihara seru sekalian alam�.

Kira-kira 22 tahun yang lalu kami pernah berniat ke Mesir tepatnya pada bulan Oktober 1981. Sayang rencana tersebut tidak kesampaian karena kunjungan tersebut persis sehari sesudah terbunuhnya Presiden Anwar Sadat.  Waktu itu dalam perjalanan pulang dari foreign training setelah mengunjungi Eropa kami merencanakan mampir di Cairo.   Jadi walaupun kami mendapat visa Egypt dan  hotel sudah dibooked dari Rome kami terus saja ke Bangkok. Pada tahun 2003 tepatnya bulan Oktober ini kami melaksanakan ibadah umrah plus Cairo mengerjakan apa yang belum sempat dulu mengunjungi Mesir negeri  para nabi-nabi atau kadang-kadang disebut kota seribu menara. Kami mendarat diairport Cairo dan dibawa kehotel Novotel Airport yang dekat airport.   Di airport ramainya bukan main penuh wisatawan manca Negara dan ketemu bintang film Christine Hakim yang sedang berada disana dalam rangka menjadi yuri dalam sebuah festival film.

 

 


 


 

Yang dapat dipetik dari kunjungan saya ke Mesir:

1.      Bayangkan sebuah persahabatan dialam maya dapat ditingkatkan menjadi persahabatan dialam nyata. Saya menyaksikan sebuah keluarga yang mendapat barokah dari Allah SWT. Bagaimana sibuknya nanda Rahima dengan study, anak-anak, rumah tangga yang tanpa pembantu. Bagaimana hormat menghormatinya kedua suami istri ini. Nanda Rahim menyokong kegiatan nanda Rahima untuk menambah ilmu dan membagi ilmunya.  Mereka mempunyai 3 anak anak yang sehat-sehat dan ganteng-ganteng. Semoga nanti putri Ima Ila mengikuti jejak ibunya. Saya berdoa semoga rumah tangga ini jangan ditimpa badai, karena iblis dan syetan itu memperdayakan manusia, membuat manusia tidak pernah merasa puas. Semoga jangan seperti meminum air laut yang makin diminum makin kehausan kita dibuatnya.

search



Post your free ad now! Yahoo! Canada Personals

Kirim email ke