Hukum :

 Anakku kata sang guru , coba perhatikan kisah ini !

�Kisah siapa dan mengapa guru ?� Yaitu kisah Abu Nawas dengan ulahnya . Dikisahkan pada siang hari yang terik ia bernaung disatu tembok . Seseorang mendatanginya dan bertanya : Bagaimana cara membersihkan tembok yang dikencingi anjing ? Abu Nawas menjawab : Wah berat itu , sedang air liurnya  saja mesti dicuci tujuh kali dan salah satunya dengan air dan tanah , apalagi ini kencingnya .Orang tersebut   berkata lagi : tetapi tembok yang dikencingi anjing itu tembok yang kamu sandari itu . Mendengar kata orang tersebut Abu Nawas menyahut : Oh kalau ini lain . Ini cukup diperciki air saja katanya . demikian kisahnya kata  sang guru . Lalu katanya � Kisah hanya berarti kalau kita mengambil pelajaran dari kisah tersebut , kita mengambil pesan moralnya �

�Kisah diatas � si murid memberanikan diri mencoba menjawab � contoh orang yang tidak konsisten terhadap hukum . Hukum hanya ditetapkan untuk orang lain dan bukan untuk dirinya sendiri � , Mengapa bisa begitu ?� Mungkin ada keuntungan materi yang ingin ditangguk  dari kasus ini � jawab si murid.�Ketika bicara tentang hukum . Al Quran memerintahkan kita agar dalam penegakan hukum , kita hanya takut kepada Allah dan jangan menjual hukum dengan harga yang murah , baca antara lain QS : 5 ; 44 .

Menjual atau menukar hukum dengan harga yang murah itu maksudnya bagaimana ? Bagaimana kalau milyaran atau ratusan juta rupiah bukankah cukup banyak dan mahal ?�Tidak , kalau kita menukar surga sebagai balasan bagi orang yang benar benar menegakkan  hukum dengan harta dunia berapapun besarnya , tetap lebih mahal surga , dunia ini murah dan kecil �. �Guru , kita terlanjur punya peribahasa : � Tiba dimata dipicingkan , jatuh diperut dikempiskan � Ya kalau hukum itu menjerat orang besar , dibebaskan lah orang itu , tetapi kalau menyangkut orang kecil barulah diterapkan . Ini sangat merusak dan Allah SWT tidak akan menurunkan berkah kepada negeri seperti  ayat  QS :7 ; 96 .

�Sepertinya ancaman Allah , sudah berlaku  dinegeri ini guru ? � mungkin �, jawab sang guru    . ( * )

 Wassalam : zul amry ( 55 + ) di kuta bali

( * ) dikutip dari Koran Balipost 


Do you Yahoo!?
Protect your identity with Yahoo! Mail AddressGuard

Kirim email ke