Assalamu'alaikum wr wb
Semoga bermanfaat, maaf kalau sudah pernah membacanya.
 
Wassalam
AYTanjuang (41)
 
========================================================
Bila Al Qur'an bisa bicara !
 
Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan  sejatiku
Dengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras  setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
 
Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang  belajar mengaji  saja?
 
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang  engkau
lupa dimana menyimpannya.
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan  rumahmu.
Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau  dianggap bertaqwa.
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan  syetan.
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam  kesendirian dalam
kesepian.
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
 
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku  engkau baca beberapa halaman.
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama  temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau  baca Koran pagi atau
nonton berita TV.
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku  karangan manusia.
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari  Allah Yang Maha  Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau  lupakan...
 
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca  pembuka surah2ku  (Basmalah).
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik  duniawi.
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat  padaku di laci mobilmu.
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke  stasiun radio favoritmu.
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang  senantiasa  melantunkan ayatku.
 
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum  kau mulai kerja.
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu.
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun.
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau  abaikan.
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu.
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah  benar-benar melupakanku.
 
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di  depan TV.
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film  dan Sinetron laga.
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk.
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar  sampah.
 
Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam  dalam lemari.
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan  kutu.
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku  kembali Itupun hanya
beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu.
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi  setiap membacaku.
 
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu  pertolongan ?
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai  kiamat tiba.
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya.
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
 
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya  kubur sentiasa menunggu kedatanganmu...
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
 
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri.
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu.
Dari perjalanan di alam akhirat.
Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu.
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.
 
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap  hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci.
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui.
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad  Rasulullah.
 
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu.
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
 
Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari.
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
 
Jangan aku engkau biarkan sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
 
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi.
Mahabijaksana. Semoga bermanfaat.

Kirim email ke