Yeah Cys, that's really sad, it stabbed right into my heart.
hik...hik...hik...., ![]()
Cys, pernah nyimak nggak makna bijak dan bijaksana..???, baik dan benar...???.
Dua duanya punya arti dan makna yang jauh berbeda lho......
Orang bijak itu pasti benar sedang orang baik itu pasti bijaksana.
Orang dikatakan benar kalau dia melaksanakan kebijakan seperti misalnya polisi yang melaksanakan peraturan lalulintas dan law enforcement di milis.......( maaf...kan cuma misalnya........:)
Sedang orang dikatakan baik bila dia bijaksana,
seperti misalnya Iraf (hehe... sorry ngajak ngajak......:) mengijinkan subordinate-nya pulang dari kantor lebih awal karena mau buka puasa,
atau mamak mamak yang mengizinkan keponakannya mempraktekan bahasa dunia, karano mamak2 nan baik ini menyadari kini sudah jaman globalisasi. Tantangan nakan2 jauah labiah barek dari jaman kito kito atau apak apak awak. Kan awak indak sadang bacaruik caruik bagai doh.
Jadi orang baik itu kadang kadang melanggar kebijakan secara bijaksana untuk kebaikan.
Cys, I think that's it. I don't want to go too far beyond this point.
Taqabbalalloohu minna waminkum.
May Allah accept our righteous good deeds during the holy month of ramadhan.
Om Ad.
ps. "C" coba ganti kata subordinate diatas dengan bahasa nasional, and see the different.
Cysca <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Om Ad....did U get this point ?law enforcement di milis ini sedang ditegakkan.. so pls be very careful..."C"----- Original Message -----From: zul amri Mak SBN Yth :Kalau aturan co iko ado ko Mak :Sangat dianjurkan menggunakan bahasa minangkabau , kalau tidak bisa boleh memakai bahasa Indonesia dan hindari penggunaan bahasa lainnya . ( * )( * ) termasuk bahaso asing yang kurang dimengerti khalayak.

