Assalamualaikum wr.wb:
 
"Orang yang menafkahkan hartanya , baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit , dan orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain . Allah sangat menyukai orang orang yang membuat kebajikan " ( Al Quran  surat Ali Imran ayat  134).
 
Tradisi halal bi halal selepas idul fitri sudah merupakan kebiasaan masyarakat Muslim Indonesia , tak terkecuali warga Minang di perantauan . Sepertinya kalau belum melaksanakan halal bi halal , masih terasa ada yang kurang dan belum komplit rentetan ibadah puasa kita . Arti halal bi halal bukanlah merupakan bahasa Arab , tapi bahasa Arab versi Indonesia yang maksudnya lebih kurang untuk saling memberi dan meminta maaf satu sama lain atas segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan . Didalam satu hadis Bukhari Muslim disebutkan bahwa orang orang berpuasa akan diampuni dosa dosanya yang berhubungan dengan Allah , sedangkan dosa dosa terhadap sesama manusia akan di "pending" dulu sampai orang yang bersangkutan yang telah kita sakiti hatinya atau yang telah membuat diri kita berdosa belum mau memaafkan .
Nah untuk benar benar membuat hati kita kembali ke fitrah (suci) seperti kita yang kita dambakan , baik terhadap  tuhan maupun terhadap sesama manusia , maka tradisi halal bi halal ini penting dan bermanfaat dan memang perlu diadakan dan dilestarikan ditengah masyarakat kita khususnya warga Minang di rantau . Minimal sekali dalam setahun , kita bisa bertemu dengan saudara saudara kita sesama muslim dan dunsanak kita sesama urang Minang . . Sesungguhnya sifat lapang dada dan saling memaafkan satu sama lain merupakan salah satu pesan moral Islam yang paling tinggi . Allah SWT berfirman kesadaran untuk menahan diri dan kesanggupan memberi maaf tersebut sebagai indikator keimanan dan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT , "Selamat ber halal bi halal "  .
 
Wassaalam : zul amry di kuta bali


Do you Yahoo!?
Free Pop-Up Blocker - Get it now

Kirim email ke