Pak Saaf ysh, Sebentar saya lihat tanggapan terdahulu dan cukup terkejut dengan penafsiran dan logika bapak. Dengan logika seperti itu kita di Indonesia ini bisa mengatakan bahwa agama adalah di bawah negara, apalagi Menteri Agama juga sekedar 'pembantu' Presiden. Dengan demikian saya cukup maklum bila bapak selama ini salah menafsirkan adat dan relasinya dengan agama di Minangkabau. Wassalam. -datuk endang
Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kini ado kamungkinan varian lain dari 'basandi' yaitu 'basisian". Kok tafsiran iko nan akan kito anuik, mako ABS SBK akan mampunyai arti : " Adat Basisian jo Syarak, Syarak [sajo] nan Basandi Kitabullah". Apo iyo baitu para Dunsanak sa palanta ? >>> bunyi aslinya : --- Datuk Endang wrote: > Karenanya di dalam adat ditanamkan pemahaman tali > nan tigo sapilin, tungku nan tigo sajarangan, bahwa > di antaranya kaum ulama dan kaum umara (pemangku > adat) adalah berjalan seiring, ka hilie sarangkuah > dayuang, ka mudiak saantak galah, sahino samalu, > sapantang sapanjatian. Panghulu rintang jo pituah, > malin rintang jo kitab, pamarentah saundang. --------------------------------- Don't get soaked. Take a quick peek at the forecast with theYahoo! Search weather shortcut. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
