DAN KITA PUN JADI TUA
  Kehidupan ini tidak akan berlangsung abadi, hingga suatu saat kita akan 
menaiki tangga usia, semakin lama usia kita bertambah, semakin berkuranglah 
sisa umur kita dan andai Tuhan belum memanggil kita di usia muda maka kitapun 
akan menjadi tua,,
  Melihat garis-garis di wajah sosok yang kita cintai ibu dan ayah kita, ketika 
kulitnya mulai keriput, rambut hitamnya mulai memutih dan kesehatannya kian 
menyusut, kita diingatkan oleh-Nya bahwa kitapun sama, suatu saat nanti akan 
menjadi tua, renta dan butuh begitu banyak pertolongan, kasih sayang serta 
perhatian dari anak-anak kita,,
  Dan sekaranglah saatnya bagi kita untuk memainkan peran sebagai seorang
anak, memelihara dan menyayangi ayah dan ibu kita,, Dahulu sembilan bulan kita 
dalam rahim ibu, kita menyusahkannya, duduk ia tak enak, berbaring tak nyaman,, 
Tapi ibu sabar menanti hari-hari kelahiran kita,, Tiba kita di dunia, ibu 
tersenyum bahagia mendapatkan kita sebagai anugerah dari Tuhan, disusuinya, 
dimanjakannya dan dibesarkannya kita dengan penuh kasih sayang,,
  Diajarkannya kita berbagai ilmu dan sebuah kenikmatan yang luar biasa bagi 
kita diajarkan untuk mengenal Allah sebagai Tuhan kita,,
  Menginjak remaja, kita semakin menyusahkannya, biaya sekolah yang kian
besar serta kenakalan-kenakalan yang sering kita lakukan tak jarang membuat 
hati ibu terluka,, Sikap kita yang kasar, egois dan selalu merasa benar 
terkadang membuatnya menangis, tapi ibu tetap sabar,, Dibimbingnya kita untuk 
memperbaiki sikap dan tingkah laku kita, ibu selalu menanamkan cinta kepada 
kita anak-anaknya,,
  Berbahagialah bagi yang masih mempunyai ibu juga ayah, karena masih
mempunyai kesempatan untuk memelihara dan menyayangi mereka,, Dan saat kita 
menginjak dewasa, ketika ayah yang dulu kekar sekarang sering terbaring sakit, 
dan ketika ibu yang dulu selalu melayani kita makan sekarang sering terbaring 
lemah, inilah saat-saat yang baik bagi kita untuk memuliakan mereka, melayani, 
memelihara dan memberikan perhatian kepada mereka,, Inilah kesempatan kita 
untuk menjadi anak yang shaleh buat mereka bahagia di ujung usianya, dan buat 
mereka bangga dengan kita,,
  Ingatkah, dahulu ketika kebetulan kita terbangun dari tidur, terlihat ibu 
sedang berdoa untuk kita, agar menjadi anak yang baik dan tercapai semua cita,,
  Jenguklah ibu dan ayah kita selagi bisa, sebelum semuanya berakhir menjadi 
kenangan, bawakan oleh-oleh yang disukainya,, Sebab jika mereka telah tiada 
maka tak akan ada lagi yang menunggu kita pulang, tak ada lagi menyiapkan kita 
sarapan, yang ada hanyalah rumah yang akan menjadi kenangan,,
  "Muliakanlah Orang tua kita karena kitapun akan menjadi tua"

 
---------------------------------
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel 
bargains.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Kami mengundang sanak untuk hadir dalam acara: "Wartawan mengajak Berdoa 
Bersama untuk Keselamatan Negeri" pada tanggal 8 April 2007 jam 08:00 di Masjid 
Istiglal. Acara ini terpicu oleh musibah terbakarnya Ustano Pagaruyuang dan 
Gempa di Sumbar.

Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke