Dewis,... Ambo ketawa membaco balasan iko ;-),...
Cuba menganalisanya lebih general dan smart. Ini cuma masalah permainan angka. Kita mau berapa ? 500 atau 1500 atau mungkin 3000 siswa ? Jumalah komputer yang 10 -15 itu kan juga cuma sebuah angka yang bisa berubah jika kita bermain kalkulasi sederhana, bisa juga jadi 50 komputer or 100 komputer. biaya 6000 yang saya bilang juga sebuah angka yang bisa diolah untuk menemukan harga terbaik. Saya sudah katakan didaerah lain (papua misalnya) sekolah unggulannya itu sanggup membayar 15000 - 20000. Jakarta bisa dengan kisaran 50.000 - 75.000 Kemudian analisa targetnya apa ? melek internet, pandai internet atau ingin melek dan pandai internet + bebas ber-internet ? Nah kalou dah jelas keinginannya baru mainkan kalkulasinya dan rubah semua angkanya. Saya mengatakan 6000 adalah sebuah contoh dengan kalkulasi yang saya buat sambil makan siang. Moso diributkan. Yang saya jual kan idenya dan mamfaat yang akan didapatkan dimasa mendatang. Kembali kemasalah biaya, ada dan tanpa internet kan biaya operasional akan tetap sama ? kenapa karena masing masing sekolah negri standarnya sudah harus punya lab komputer dan pengajarnya. Oc Dewis coba jangan dibaca pakai kacamata kuda tulisan saya he he he, pakai kaca mata hitam juga boleh he he he. Aristoteles pernah berkata "Berpikir tanpa adanya gambaran adalah Mustahil". Regards ROnal Chandra [EMAIL PROTECTED] wrote: Ronal, Bukannyo mau berdebat. Cubo konsisten jo hitung2an, kalau pakai asumsi 1500 siswa tiok sakola cubo hituang pulo baliak jo fasilitas maksimum 15 komputer tiok sakola. Berarti jatah ciek komputer untuak 100 urang per hari. Kito asumsilah sahari baraja 10 jam karano pagi sore. hitunganno sajam bisa 10 urang per komputer, ciek urang dapek jatah 6 menit. Kalau dikumpuan saminggu 6 hari baraja jo 6 menit perhari, tiok siswa bisa ba internet 36 menit per minggu. Jan katiko mahituang pitih asumsi 1500 siswa, tapi katiko mahituang jatah pemakaian internet di hituang 500 siswa. Hitungan ronal sajo untuak 500 siswa, tiok hari sajam. ciek komputer 2-3 urang, ba'a kalau 1500 siswa tantu 6-9 urang. Apokah ba internet sejam sehari dengan fasiltas 1 komputer untuak 2-3 urang, bisa disabuik "bebas ber internet" apolai 6-9 urang. Iko baru hituang bodoh2an sajo nal, ndak masuak aka untuak disabuik bebas ba internet. Is St. Marajo www.cimbuak.net Kampuang jauah dimato dakek dijari Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]> Sent by: [email protected] 17/04/2007 17:34 Please respond to [email protected] To [email protected] cc Subject [EMAIL PROTECTED] Re: Pendidikan dan Telekomunikasi Sumbar. Dewis, Ambo ulang yo kalkulasinya :-) 3 SMU dengan bandwidth 128 Kbps dengan harga 9 juta/mth. 1 smu mempunyai 500 siswa * 6000 = 3 juta (ini kalou 1 smu punya 500 siswa), seandainya tiap tiap smu punya 1500 berati, 1500 * 6000 = 9 juta (untuk tiap smu). Nah kalou ada 3 smu kan berarti 3 * 1500 * 6000 = 27.000.000 :-), dah jelas belum da ? ----------------------------------- Ok sekarang kita pikirkan bagaimana mereka ber-internet. Jam sekolah kan bukan 6 jam da ?, sekolah ada pagi dan siang kan ? misalnya ada 500 siswa dengan 250 sekolah pagi dan 250 sekolah siang. Sekarang kita bagi 250 itu misalnya jadi 6 kelas dengan asumsi tiap kelas 40 siswa lebih dikit. Kemudian kita bagi juga 6 kelas itu jadi 6 jam waktu sekolah dengan asumsi, tiap tiap kelas dapat 1 jam untuk masuk lab yang full dengan internet koneksi. Nah kalou tiap kelas masuk lab tiap hari berarti masing2 kelas dapat 6 jam seminggu. Ok sekarang kita bagi murid yang 40 dengan 15 komputer, berarti tiap komputer ada yang 2 or 3 orang. ---------------------------------------- Ok sekarang kita analisa dari mana mereka dapat tambahan jam internetan selain jam yang sudah ditentukan. Waktu ambo sekolah, kelas ambo cuma dapat jatah 1 minggu sekali masuk lab komputer, itu pun senangnya bukan main :-) nah kan gak perlu masing2 kelas masuk lab tiap hari, cukup 1-2 hari seminggu. Nah waktu yang sisa di manage lagi biar bisa lebih bermamfaat buat nambah waktu masuk lab. he he he, intinya ini cuma masalah ngasah otak dan kebijakan dari sekolah. ---------------- Kita belum ngomong mengembangkan teknologi ini dengan fasilitas hotspot (tapi kejauhan nti) ok da segitu dulu,... Regards Ronal Chandra [EMAIL PROTECTED] wrote: Ronal, Hitung2an ndak nyambuang bana Nal Satu sekolah komputer dibatasi 15, siswa 500, jadi per komputer untuak dipakai 35 siswa, jam sekolah sahari sekitar 6 jam, bararti surang dapek jatah 10menit. (Sangaik jauah kalau disabuik "bisa ba internet jo batasan waktu), karano perhari dek keterbatasan komputer ciek siswa bisa mamakai 10menit. Dana total 9jt untuak 3 SMU (1500 siswa) sadang biaya bandwitch 6 jt, sisonyo 3 juta,(Bukan 6 jt) kalau awak bagi pulo per SMU jadi sajuta. Jadi biaya pembinaan guru 1 jt lai nyoh per sekolah. Sa juta alun tatutuik biaya lain nan ditimbuakan dek adonyo internet di sekolah. Mungkin dek hitungan ndak jaleh mangko, ndak tatarik walikota padang Is St. Marajo www.cimbuak.net Kampuang nan jauah dimato dakek dijari --------------------------------- Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~--- --------------------------------- Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell? Check outnew cars at Yahoo! Autos. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
