uda2 jo mamak2 kasadonyo...
   
  mungkin masalah "caro" ambo kurang satuju... 
   
  apo kato urang kampung kok panghulu dikumpuan diagih materi jo penyuluhan... 
tak beda dengan acara penataran kepala desa...
   
  apa yg direncanakan uda2 jo mamak sekalian iko ambo prediksi akan melukai 
adat itu sendiri...
   
  waktu itu ambo berang ka mamak ambo, dek amak di ingek-an, ado pantangan 
perlakuan ka pangulu, malanggarnya awak kanai denda... dan salah satunya 
berang2 ndak satuju nan ka ambo lakukan itu...
   
  masyarakatpun tidak akan menerima walaupun panghulunyo indak becus atau 
apapun, secara adat angku2 itu nan manjadi legitimator adat sukunya... 
menelanjangi mereka samo aja mamicu perang suku bko... atau bko uda2 jo mamak 
nan disiko diperkarai urang...
   
  usul singkek ambo, diusulkan pengkaderan sia2 nan ka dicadikan balon panghulu 
dek panghulu nan ado kini, atau oleh masyarakat adat.... nan balon itu nan di 
agih penyuluhan... saya rasa tidak akan melukai adat itu sendiri...
   
  salam,
   
  jabok
  

zen nez <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Halo Pak Chaniago,

System melingkupi perangkat pelaksana, gagasan mekanisme system itu sendiri dan 
lingkungan penerapannya.Dia menjadi system ketika sudah berada dalam lingkungan 
terapannya secara lengkap.




Z Chaniago <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    Assalamu'alaikum Ww
   
  Quote :Pelaksanaan yang jauh dari ideal karena systemnya atau perangkat 
pelaksana 
   
   
  Karena pelaksana-nya lebih besar daripada karena system-nya, namun keduanya 
berpartisipasi sebagai penyebab.
   
  Jadi misalnya ada 4 juta orang Minangkabau, terus ada 20.000 perangkat adat.
  manakah yang lebih mudah me-idealkan- 4 juta orang Minangkabau normal , 
dibanding 20.000 orang perangkat adat yang notabene adalah orang terpilih, 
dididik dengan ilmu ke-adat-an yang 'cukup' dan secara ideal juga merupakan 
bertugas sebagai suri tauladan ? 
   
  Nah untuk mengidealkan 20.000 perangkat adat tsb juga sesuatu yang susah 
karena resistensi system yang katanya sudah ideal itu , khususnya agar 
pelaksanaan-nya juga ideal, apalagi resistensi dari "oknum-nya.
   
  Di sisi nan lain 4 juta orang Minangkabau itu butuh tauladan dan profil  yang 
ideal sebagai urang Minangkabau, terus siapa yang layak jadi patron tsb ?
   
  Note : angka tsb hanyo ilustrasi bukan eksak.
   
  Mudah-mudahan mamanda setuju dengan pendekatan pemikiran ambo di atas.
  Jadi yang di musnahkan memang bukan lumbung-nyo, tetapi merenovasi 
lumbung-nyo dan memusiumkan mancik-nyo.......
   
  Dan memang nan ideal itu hanya Yang Maha Kuasa, namun manusia itu di suruh 
untuak mendekati ideal...... 
   
  Wassalam
  Z Chaniago - Palai Rinuak
   
   
  

 
  Pada tanggal 06/06/07, Rasyid, Taufiq (taufiqr) <[EMAIL PROTECTED]> menulis:  
     Pelaksanaan yang jauh dari ideal karena systemnya atau perangkat pelaksana 
??? 
   
  Mungkin itu hanyo merupakan ulah "oknum" kecek rang kini, jadi systemnyo lai 
alun buruak lai doh.( sakurang-kurangnyo itu manuruik nan ambo caliak salamoko 
he...he..) 
   
  "Jan dek karano mancik  lumbuang dibaka"
   



-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak - Kaganti sawah jo ladang 
  
---------------------------------
  Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 




 
---------------------------------
Don't get soaked.  Take a quick peak at the forecast 
 with theYahoo! Search weather shortcut.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan 
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke