Setuju dengan Pak Reza. Lebih banyak jalan-jalannya. Di Discovery Plaza, Kuta baru saja berdiri sebuah outlet khusus kondom. Design interior dan penataan produknya begitu atraktif.
Memulai mengembangkan pariwisata, seyogyanya memang harus dimulai dari pasar. Kita harus bisa mendefinisikan dengen tepat pasar yang akan kita garap. Kalau pasar kita sama dengan Bali, apakah kita siap dengan outlet khusus kondom berdiri di ranah minang. Bali? Ya sudahlah. Mereka memang sudah begitu. Bahkan untuk bagian masyarakat yang bervalue system berbeda tetap menjadikan bule2 telanjang dan toko kondom sebagai sebuah daya tarik. Mungkin juga ini lebih kepada sebuah pengalaman berbeda saja. Saya pernah bertemu dengan rombongan majelis taklim sedang berwisata, dan tetap mengunjungi kawasan banyak bule/orang asia timur berpakaian minim. Malaysia juga mendefinisikan pasar mirip dengan pasarnya Bali. Cuma mereka mengakalinya, dengan melokalisir kawasan-kawasan tertentu. Mesir, dengar-dengar juga begitu. Menurut saya, sebagian besar wisatawan tipe bali ini memilih kawasan yang hendak dituju, mirip alasan memilih hotel ketika harus menginap di suatu kota. Pengennya murah, pemandangan bagus, makanan enak, punya kolam renang, ada live music di malam hari, punya sarana olah raga dan spa juga. Bahkan bagi sebagian kecil, mereka butuh "pijet khusus". Ini menjadi konsiderasi kita dalam memilih hotel. Walaupun ketika sampainya di kota tersebut dan menginap, di hotel hanya tidur dan nonton TV. Bahkan untuk sarapan pun sering dilewatkan saja. Salam ----- Original Message ---- From: muhammad syahreza <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 13, 2007 8:31:46 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: [Wisata Minang] Pengelolaan Objek Wisata Berbasis Kerakyatan di Pulau Bali Assalamu'alaikum wr.wb. Babarapo waktu lalu, wali nagari-wali se Kabupaten Padang Pariaman pai study banding ka Bali, apo lah hasilnyo jo penerapannyo kini buliah dikatokan indak nampak.. Bantuaknyo hadiah dari Bupati yang manang waktu Pilkada ka Wali Nagari...tapi mamakai budget APBD.. Jadi apo pun istilahnyo urang pemerintahan..nan tajadi kebanyakan jalan-jalan daripado karajo wassalam Reza ____________________________________________________________________________________ We won't tell. Get more on shows you hate to love (and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list. http://tv.yahoo.com/collections/265 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
