Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh,

Dahulu pernah dikirim beberapa ibu-ibu perajin pandan dan handycarft lain ke 
Tasikmalaya.  Pengiriman ini dilakukan beberapa gelombang.  Karena disinyalir, 
tasikmalaya cukup mampu menjaga sustainability industri ini.

Sepulangnya dari sana, ibu-ibu tersebut kembali seperti biasa.  Sempat ada 
imporvement product untuk waktu yang sangat singkat.  Lama-lama, kualiti dan 
kuantiti produk kembali seperti nan taralah.  Membuat lapiak pandan dkk kambali 
menjadi kegiatan sampingan belaka.  Mengisi waktu daripada kutu-kutuan dengan 
tetangga.

In my opinion, masalah terbesarnya adalah jaminan pasar.  Baiklah, ibu-ibu kita 
sudah mencoba membuat tikar pandan dkk lebih atraktif dan berkualitas.  Apakah 
ada jaminan pasar untuk mereka?  Apakah sebanding effort yang diberikan dengan 
apa yang didapat.

Kembali ke soal pariwisata.  Misalnya kita memulai pelibatan masyarakat.  Kita 
training misalnya pemuda-pemuda desa, agar bersikap sopan dan ramah.  Lalu 
diajarkan pula membuat cenderamata dan seterusnya.  Pertanyaannya, apakah hidup 
akan terjamin dengan itu semua?  kembali, apakah effort yang diberikan 
sebanding?

Kalau memang hendak memajukan pariwisata, sebuah terobosan besar perlu 
dilakukan.  Pola-pola zaman Joop Ave sudah harus mulai ditinggalkan.  Jadikan 
pulau-pulau di lepas pantai Padang jadi sebuah kawasan pariwisata terbatas.  
Contek habis konsep Maldives atau Genting.  Orang Minang kalau ketahuan ada 
nongkrong disana, usir dan suruh berenang ke pantai Padang.  Paralel dengan 
itu, segera bangun pariwisata Bukittinggi, Solok, Maninjau, Pikumbuah dan 
seterusnya bagi kepentingan nostalgia perantau dan wisatawan nusantara kere.

Salam,



----- Original Message ----
From: Darul M <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, June 13, 2007 9:46:42 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Pengelolaan Objek Wisata Berbasis Kerakyatan di 
Pulau Bali




 
 

 


<!--
 _filtered {font-family:Tahoma;panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;}
/* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
        {margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:12.0pt;font-family:"Times 
New Roman";}
a:link, span.MsoHyperlink
        {color:blue;text-decoration:underline;}
a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed
        {color:purple;text-decoration:underline;}
p
        {margin-right:0in;margin-left:0in;font-size:12.0pt;font-family:"Times 
New Roman";}
span.EmailStyle18
        {font-family:Arial;color:navy;}
 _filtered {margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;}
div.Section1
        {}
-->






Walaikumussalam WW
 

  
 

Nampakno, banyak program
rancak nan indak dapek ta implementasikan. Mungkin untuak study bandiang tu
ondak jaleh tujuanno. Harusno fokus ka babarapo atau malah ciek subjek sajo. 
Misano
pengelolaan parawisata nan malibaikan anak nagari.
 

  
 

Kalau dapek nan pai studi
bandiang tu sabalun barangkek alah manyiapkan atau disiapkan questionerno. 
Sahinggo
jaleh a nan dikarajokan dan dapek terukur. Kalau dapek questioner nantun ado
duo kolom. Kolom patamu adolah jawaban dan catatan nan dicaliak atau
diinterview di Bali, dan kolom nan kaduo adolah apo alah ado dinagari masiang2,
atau baa penerapkan dinagari masiang2 kiro2. 
 

  
 

Sasudah kunjuangan nantun
mako kopi seluruh questioner dikumpuakan untuak data pemda. Dan bagi walinagari
diminta pulo laporan berkala atas tindak lanjut nan lai dapek diterapkan di
nagari masianga2.
 

  
 

Kalau dapeklo go eh,
walinagari mambari laporan tahunan atas perkembangan nagari ka kerapatan atau
apolah namono, samacam DPRN gitulah.
 

  
 

Seandaino, diajak studi
bandiang tanpa tujuan nan jaleh, saroman malapehkan baruak ka dalam rimbo,
masiang2 Cuma mancari paruik surang2 sajo jadino.
 

  
 

Baa tu MAPPAS?
 

  
 

Salam
 

St. Parapatiah
 

  








       
____________________________________________________________________________________
Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware 
protection.
http://new.toolbar.yahoo.com/toolbar/features/norton/index.php
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke