Tarimo kasih Ben.
Kalau baitu jaleh itu adolah karajo urang nan indak batua caro barimanno
dalam Islam. Parbuatan mareka tu salah dan kaliru sacaro syarak. Parbuatan nan
ka maundang murka Allah, nan indak maambiak palajaran saketek juo dari
paringatan Allah jo tabakano rumah gadang tu. Kalau mareka indak capek-capek
batobat, alangkah gadangno 'urusan' nan mareka buek di adok-an Allah.
Wassalamu'alaikum
Lembang Alam
benni inayatullah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Waalaikumsalam Mak..
batua ado penanaman kapalo kabau, ambo ambiak beritanyo dari SInggalang
kapatang..iko ambo copykan baliak
Hari Ini Penanaman Tonggak Tuo Istano Basa Pagaruyung Pembangunan Habiskan Dana
Rp100 Miliar Minggu, 08-Juli-2007, 11:08:11
Telah dibaca sebanyak 94 kali
Batusangkar, Padek-- Wakil
Presiden RI H M Jusuf Kalla, Minggu (8/7) hari ini, akan melakukan penanaman
tunggak tuo pembangunan kembali Istano Pagaruyung.Penanaman tonggak tuo itu
akan berlangsung di bekas lokasi Istano Pagaruyung setelah mengalami musibah
kebakaran, 27 Februari lalu. "Istano Pagaruyung telah menjadi
wadah pemersatu masyarakat serta menjadi icon pariwisata Sumbar, nasional,
serta mancanegara. Dengan musibah kebakaran hebat, lima bulan silam, telah
menyentakkan kita semua dan menunjukkan betapa berdukanya masyarakat Sumbar,"
kata Bupati Tanahdatar Shadiq Pasadigoe didampingi Kepala Inforkom dan PDE
Kabupaten Tanahdatar Edi Susanto, kepada wartawan, Jumat (6/7).Shadiq
menuturkan pembangunan kembali Istano Pagaruyung diperkirakan menelan biaya
Rp100 miliar. Sebab, pembangunan fisik Istano Pagaruyung wujudnya persis sama
dengan bangunan sebelum terbakar.Nantinya, Istano ini sendiri akan dikembangkan
dengan bangunan penunjang lainnya, seperti kawasan budaya, kawasan wisata
cinta alam dan kawasan flora.
"Saat ini, telah terkumpul dana untuk pembangunan kembali Istano Pagaruyung
ini sekitar Rp24 miliar, termasuk asuransi Premi Rp3,3 miliar. Bantuan ini
berkat partisipasi berbagai unsur masyarakat baik dari masyarakat Tanahdatar,
Sumbar dan perantau termasuk, Presiden RI, Wakil Presiden RI, para Menteri,
Ketua dan lembaga Tinggi Negara, pengusaha, lembaga sosial kemasyarakatan dan
tokoh adat lainnya," ungkap Shadiq.
Untuk diketahui, prosesi penanaman tonggak tuo itu telah dimulai sejak Kamis
(5/7). Diawali dengan pengambilan tonggak tuo di Nagari Pariangan, nagari tuo
Pariangan yang kemudian dibawa ke Istano Silinduang Bulan Pagaruyung. Tonggak
tuo ini dilimauan (dimandikan dengan air limau) lalu diangkat menuju Istano
Pagaruyung untuk didarahi dengan menyembelih satu ekor kerbau. Sedangkan, Jumat
(6/7), dilaksanakan penanaman kepala kerbau dilokasi dan dilanjutkan dengan
berkaul dan seluruh rangkaian itu ditutup dengan berzikir yang ditempatkan
dibawah beringin bagian utara Istano.
sebelum Istano Pagaruyung yang terbakar dirubuhkan, dilakukan acara ritual
yang dilakukan ninik mamak Nagari Pagaruyung, dan dalam gambar terlihat Wabub
Tanahdatar, Aurizul Syuib ikut menyiram kayu tersebut
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---