Ada suatu hal yang bisa kita biarkan ('cuekin aja') tapi ada hal
     yang memang kita harus concern terhadapnya.
     
     Persoalan  itu  bukan  sekedar persoalan estetika tapi menyangkut
     sikap  pandang hidup, kalau sekedar mempersoalkan perbedaan warna
     baju,  rasa makanan, kesukaan terhadap musik masih bisa dikatakan
     masalah esteteika

     Para ulama terdahulu  banyak yang mengambil resiko untuk diusir
     dari kampungnya karena mengkritik kebiasaan jahilyah ini (sihir,
     tenung, menyembelih binatang untuk sesembahan, dsb).
     Walaupun akhirnya mereka  'menang' karena setelah itu masyarakat berubah
     dan tidak lagi mengerjakannya.
     
     Sehingga terasa aneh kalau kebiasaan-kebiasaan ini dihidupkan
     lagi sekarang bahkan pada suatu acara yang bersifat nasional,


     Kita mengetahui bahwa salah peran dari pemimpin adalah memberi
     contoh kepada rakyatnya, suatu perbuatan pemimpin akan cepat ditiru
     oleh pengikutnya.
     
     Dalam  pandangan  agama  membunuh  binatang  itu  hukumnya  haram
     kecuali  untuk  dimakan  atau  binatang  itu  memang secara nyata
     menganggu manusia.

     Nabi SAW melarang membunuh binatang tanpa ada tujuan yang jelas.
     Beliau bersabda :
 
     Barang   siapa   membunuh   (bahkan)  seekor  burung  pipit  atau
     binatang-binatang  yang  lebih  kecil  lagi  tanpa  ada hak untuk
     melakukannya,  maka  Allah  akan meminta pertanggungjawaban orang
     itu  kelak {Abu  Abd al-Rahman Ahmad ibn Syu ayb al-Nasa I, Sunan
     al-Nasa I)

     Jelaslah membunuh seekor kerbau dengan tujuan diambilkan
     kepalanya untuk ditanam merupakan perbuatan sia-sia.

     Juga karena kerbau yang dipotong tujuannya untuk sesembahan maka
     dagingnyapun  menjadi haram untuk dimakan.
     
     Sesungguhnya  Allah  hanya  mengharamkan  bagimu  bangkai, darah,
     daging  babi,  dan binatang disembelih selain untuk Allah.
     ...
     
     (QS. Al-Baqarah: 173)

     Seluruh makhluk adalah kepunyaan Allah, maka Allah yang berhak
     atas mati hidupnya sutau makhluk  adalah Allah.
     Oleh karena tidak dibenarkan membunuh sesama makhluk kecuali
     memang yang telah diperkenankanNya.


     Wassalamu'alaykum wr.wb

     Arnoldison
     
     
Thursday, July 12, 2007, 5:51:05 AM, you wrote:

MS> Sangat sasuai jo pandapek Pak Sutan Sinaro.

MS> Bisakah yang seperti itu kita masukkan ke estetika?  Kok katuju pakai, 
kurang suai tinggakan.

MS> Salam,

M




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim 
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke