URANG SIAK
Oleh : Dr.H.K.Suheimi
Saya sering dibawa ibu ke Masjid mencari dan menjemput Urang Siak. Urang
Siak adalah orang-orang yang sangat di hormati dikampung kami. Jika ada hajatan
yang di cari Urang Siak. Jika ada kenduri yang dicari Urang Siak . Untuk
mendo'a yang dicari Urang Siak. Semua helat semua kenduri dan semua hajatan
baru afdal bila didahului dan dihadiri Urang Siak . Sampai-samapi waktu saya
mau memakan sambal dilarang oleh ibu, sebelum Urang Siak memakannya. Dan kami
adik beradik berebutan memperebutkan sisa-sisa Urang Siak agar kelak bisa pula
menjadi Urang Siak . Demikian tinggi penghargaan kami pada Urang Siak Jika
bertepatan ada dua atau tiga yang punya hajatan di kampung, maka Urang Siak
ini diperebutkan. Saya perhatikan Urang Siak itu duduknya di istimewakan duduk
di tempat yang terhormat. Orang belum boleh makan sebelum makanan itu di sentuh
oleh Urang Siak . Do'a nya diharapkan dan di jadikan pedoman. Dan kalau pulang
sebuah amplop mengisi pundi-pundinya.
Dalam diri saya terbentuk suatu keinginan dan cita-cita menjadi Urang Siak .
maka dari kecil saya berusaha kalau shalat memilih shaf yang paling depan.
Kalau ada wirid saya bawa buku dan mencatat semua pengajian. Dan sayapun ingin
sekali menjadi ustadz. Sehingga waktu mahsiswa dalam hati saya berdo'a
mudah-mudaan ustadz nya berhalangan datang sehingga saya bisa belajar
menggantikannya. Rupanya ini terkabul. Ada beberapa kali ustadz berhalangan dan
saya memajukan diri diri belajar jadi ustadz. Itulah yang jadi bekal sampai
sekarang saya kadang di panggil orang dengan panggilan ustadz , sehingga setiap
jum'at saya jadi khatib jum'at di Masjid-masjid di kota Padang. Cita-cita saya
terkabul saya ingin jadi Urang Siak .
Namun dalam hati saya selalu berfikir dan berkeinginan, ingin pergi Ke Siak
sebagai asal nama orang yang di hormati di kampung saya. Keinginan ini lebih
menggebu ketik Presiden meresmikan Jembatan yang megah dan panjang di kota
siak.
Betapa terpesonanya saya ketika Minggu 25 Agustus saya bisa menginjakkan kaki
di Kota Siak. Saya terpesona dan saya terkagum-kagum menyaksikan jembatan yang
begitu megah dihiasi lampu-lampu berukir dan berwarna warni. Jembatan yang
terpanjang dan termegah yang pernah saya lewati. Dengan panjang 1 km dengan
dua menara yang tinggi, diatas menara ada restoran , dari sini dapat
menyaksikan paparan indahnya sungai Siak dengan kota Siaknya. Saya berdecah
kagum.
Kami seberangi jembatan yang anggun dan megah itu . Baru saja keluar dari
jembatan itui Persis di sebelah kanan ada Masjid Raya yang ditata apik, bagus
dan besar. Melambangkan inilah kota Siak yang di huni oleh Urang Siak . Hati
saya sejuk memandangi Masjid itu ada kedamain dan ada ketentraman dan
ketenangan di bathin ini.
Memasuki kota Siak ada kantor bupati dengan ukiran dan lambang Malayu yang
indah dan cantik sekali, mengambarkan Marwah dan Tamadun Malayu yang anggun.
Sejajar dengan itu ada complex perkantoran perumahan dan Rumah sakit Daerah
yang besar sekali dan mewah serta megah bersih. Jalan utama dua jalur di
depan kantor ini yang membelah kota dihiasi dengan lampu mercuri kuning serta
setiap tonggak lampu inipun di hiasai dengan lampu kecil yang melililit dan
melingkar. Inilah bumi Malayu dan dan inilah marwah Malayu. Marwah atau muruah
adalah kehormatan diri disebut juga harga diri yang mengangkat nama baik. Dan
inilah melahirkan Tamadun, yang melahirkan peradaban dan kebudayaan serta
kemajuan.
Dari dahulu kala Rumpun Malayu termasuk Malaya {sekarang Malaysia), Malayu
Deli, Minang Kabau Sulawesi sampai ke philipina . Adalah satu rumpun yang
punya Marwah dan Tamadun yang tinggi dengan adab dan pantun-pantunnya.
Seperti ungkapan sebuah pantu
Kalau ingin kayu berbuah
Siramlah akar dan pohonnya
Jika ingi Malayu bertuah
Jagalah Marwah dan Tamadunnya.
Kesukuan yang terbesar di Minang Kabau adalah suku Malayu. Istri saya sukunya
Malayu, sehingga semua anak saya sukunya Malayu. Anak saya yang ketika jadi
tentara, Tentara di belakang namanya diterakan suku. Sehingga namanya jadi
Lettu Irdhan Malayu. Kemarin datang telephonnya dari Libanon tempat dia
bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB. Dia bahagia di Libanon, tercatat
sebagai pasukan terbaik dalam mendamaikan Israek dan Libanon. Sebagai
penghargaan dari PBB dia dianugrahi Bintang. Dan sewaktu di anugrahi Bintang
perdamaian itu dia di panggil dengan nama panggilan Malayu. Jadi nama Malayu
ini sudah berkumandang di Dunia
Dikampung kami Urang Siak dihormati dan di tinggikan, karena dia di butuhkan
dan dia menyebarkan manfaat untuk semua orang . Seperti pesan rasul
sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi sesamamu. Mungkin yang di
maksud oleh orang kampong saya itu Urang Siak itu adalah orang - orang yang
taqwa.
Saat memasukki kota Siak, bibir saya komat kamit, semoga rumpun bangsa Malayu
adalah kumpulan Urang Siak atau orang Taqwa.
Kami berjalan dan berjalan terus sampai menemui Istana Raja yang anggun yang
dililiti bendera merah putih . Istana kuning yang di liliti merah putih itu
menggetarkan Qalbu. Dihadapan Istana itu terhampar lapangan Hijau sebagai
alun-alun dan tempat berhimpunnya rakyat di hadapan Rajanya, Dan ditedepannya
lagi terhampar Sungai Siak Yang luas dan dalam, kerna sungai Siak adalah sungai
yang terdalam di Indonesia, sehingga kapal-kapal Besar bias berlayar dan
berlabuh sampai ke hulunya.
Di Sungai Siak dan di hadapan Istana inilah perdagangan Riau ini
pesat-pesatnya.
Memasuki kota Siak kita di hantarkan pada sebuah kota yang tertata apik dan
rapi serta bersih dan megah. Kota yang banyak Masjid ini pelambang penduduknya
adalah Urang Siak/taqwa . Rumah-rumah kayu yang diukir dengan ukiran malayu dan
lambangnya menyatakan Marwah dan Tamadun Malayu sejak dahulu kala memamng
sudah memliki peradaban dan kebudayaan yang tinggi
Cara menyampaikankan pendapat melalui pantun yg menampakkan kepiawaian
menyusun kata dan berkepribadian mulia.
Dalam perjalanan pulang saya merenung. Dahulu dataran riau ini di penuhui
oleh hutan dan semak belukar dan kurang menghasilkan, kurang sedap di pandang
mata. Semak belukar dan kayu yang tak teratur itu dibersihkan dan ditebang,
lalu di jual untuk jadi perabot, untuk dijadikan kertas, hasil penjualan kayu
itu dijadikan modal membuka kebun kelapa sawit yang lebih teratur dan lebih
hijau dan lebih produktif, bisa menghasilkan minyak kelapa sawit yang mahal,
dipasarkan ke seantero dunia.
Sekarang semak, belukar dan hutan rimba di bersihkan di jadikan hutan yang
produktif dan tersusun rapi oleh kelapa sawit.
Maka pemandangan yang tersaji adalah Hijaunya hutan kelapa sawit. Hutan
telah berubah menjadi kebun. Kebun yang tersusun rapi dan terpelihara
menghasilkan minyak
Minyak yang sekarang harganya mahal dan di cari pasaran dunia. Kerna minyak
dari Riau itu terkennal didunia sebagai miyak yang terbaik. Apakah itu minyak
dari dalam Bumi atau minyak dari kelapa swait. Setiap jengkal tanah di Riau ini
berharga tinggi karena di bawahnya ada minyak Bumi dan di atasnya ada minyak
kelapa sawit
Disamping semua itu Sungai Siak atau Sungai yang Siak membelah mengantarkan
Rezki. Disamping isi sungai yang bisa dikuras, dan sebagai sungai yang terdalam
di Indonesia, bisa dilayari kapal sampai kehulu, ini merupakan uirat nadi
ekonomi dan transportasi. Betapa sayangnya Allah pada Riua ini. Dibawah ada
minyak Bumi, diatas ada minyak sawit. Ditengah-tengah ada sungai siak. Kenapa
Allah sayang? Mungkin karena disana banyak Urang Siak.
Allah berikan Rzki dari atas dari bawah dari kiri dan dari kanan dari tempat
yang tak terduga-duga untuk Urang Siak atau orang yang Taqwa, sesua yang di
janjikan Nya.
Saya bersyukur saya dapat pergi Ke Siak, mudahan saya bias menjadi Urang Siak
sebagai cita-cita saya dari kecil
inilah antara lain makna janji Alllah :" Barang siapa bertaqwa kepada
Allah , maka Dia akan membuat baginya jalan keluar (dari setiap kesulitan) dan
memberinya rizki dari arah yang ia tidak duga-duga".
Kota Siak 25 Agustus 2007
Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---