Tido Karuah Nan Tak Tajaniahkan, Patenggangkan Juo Patenggangkan
Terlebih dahulu saya pohonkan maaf jika postingan saya kali ini dirasa
menyinggung dan menyindir para warga milis RantauNet ini, baik yang statusnya
petinggi, administrator, orang lama, orang tua, orang muda ataupun orang baru
dan orang lewat.
Saya yakin selain saya banyak juga warga RN yang prihatin dengan kondisi
politik akhir-akhir ini di republik RN. Saya sempat melakukan kritik dengan
gaya sindiran (yang sekaligus saya lakukan untuk menyindir diri saya sendiri),
berikut saya kutipkan lagi :
Urang Nan Ampek Jinih dalam Nagari RN
Kaum Sabana Sigap, ciri-ciri no : mambaleh posting sacapek kilek, indak
paralu mambaco mukasuik tulisan, lansuang jawab sasudah mancaliak judul
sajo, potong sagalo nan indak sasuai dihati (mumpung awak urang lamo nan
bakuaso), kritik sagalo nan indak katuju, semba sado nan lewat (mumpung
awak urang bagak baladiang).
Kaum Rajin Sangaik, ciri-ciri no : forward sinan forward siko, copy
sinan copy siko, iklan sinan iklan siko, promosi sinan, promosi siko,
mamanuah manuahan inbox sajo.
Kaum Banyak Pikia, ciri-ciri no : postingan sapanjang tali baruak, kok
sadang baruntuang lai ado nan mananggapi, hobi ota ka maota, carito nan
diawang awang, indak ado nan ka indak mungkin kecek wee.
Kaum Baliang Baliang, ciri-ciri no : semba sipak kian kamari, kok suko
suko bana, kok banci basalahan bana. Badebat ndak kenal waktu, nan penting
awak nan nomor satu.
Tetapi apa yang terjadi, entah karena kiasan tidak lagi mempan sebagai sarana
bercermin diri bagi orang Minang atau sebab lain yang saya tidak tahu,
postingan ini ditanggapi secara responsif oleh seorang warga dengan menyerang
saya. Sebenarnya saya tidak terlalu mempermasalahkannya, karena didalam
postingan itu saya juga meniatkan mengkritik diri saya sendiri. Tapi sudahlah,
yang berlalu biar berlalu.
Pada kesempatan ini saya ingin sedikit memaparkan hasil cermatan saya tentang
kenapa kaba yang beredar di milis ini berkembang menjadi kabagalau . Rata-rata
penyebab sebenarnya adalah sebagai berikut:
Kadang-kadang kita terlalu responsive menanggapi tulisan orang lain,
tanpa perlu menyisakan waktu untuk sedikit memahami maksudnya barang
beberapa waktu. Ini terlihat dari betapa cepatnya sebuah post dibalas.
Bahkan terkadang post yg sebenarnya cukup detail dibalas sekenanya saja.
Dan post-post yang sebenarnya sudah jernih ini berpotensi terhapus atau
dihapus.
Ada sebagian kita yang memang senang membelokkan arah suatu post.
Sebagian kita ternyata lebih menikmati perdebatan ketimbang contentnya,
jarang yang benar-benar membaca. Ini bahkan lebih mirip chatting saja.
Kadang-kadang kita kehilangan pikiran utama dari suatu post (yang
dibutuhkan untuk menarik kesimpulan) karena terlalu cepat dihapus. Untuk
kasus ini saya contohkan yang dilakukan saudara Chaidir Latif terhadap
post saya tentang Jaringan Pasar Rakyat Muamalat. Saudara Chaidir langsung
menghapus post saya yang panjang itu dan menggantinya dengan tulisan "Ide
saudara cukup bagus dari sisi non saudagar". Saya melayangkan keberatan, karena
saudara Chaidir posisinya persis setelah saya dalam membalas post ini, dan
sebelum post saya, masih ada 3 post lagi yang sebenarnya lebih memenuhi
prioritas untuk dihapus. Jawaban saudara Chaidir "cukup cerdik", "Anda
tidak lihat peraturannya? Hapuslah bagian yang dianggap tidak penting".
Saya yang bodoh ini berpikir alangkah bijaksananya saudara Chaidir, karena
menurut ybs tulisan saya tidak penting maka langsung dihapus. Peduli amat
posisinya masih baru atau sudah di bottom.
Sebagian kita merasa menjadi hansip dan polisi. Mengeluarkan ancaman
melacak IP, identitas atau jenis pembunuhan karakter secara halus atau
terang-terangan. Secara etika ini sudah tidak benar. Padahal yang diserang
oleh saudara Hasnul sendiri sebagai goblok adalah fiktif (orang-orang yang
asbun itu). Tapi pihak yang menanggapi hanya memelototkan matanya pada
kata "goblok" itu saja, dan memicingkan mata terhadap content dari
kritikan.
Itulah hal-hal yang saya lihat di milis ini. Solusi saya, hendaknya kita
menjunjung tinggi kembali etika dan saling menghargai. Bahasa kitanya
"patenggangkan". Jangan sedemikian gampangnya menunjuk hidung orang lain, empat
jari mengarah kekita.
Btw, mudah-mudahan post ini tidak dihapus pula oleh "urang bagak".
Salam Hangat,
Fadli ZF (umua 24 tahun)
http://zulfadli.wordpress.com
http://laguminanglamo.wordpress.com
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---