PERTAMA KALI NONTON PASAMBAHAN
Ingin kuceritakan indahnya adat dikampungku
Tapi tak mampu kukatakan dengan kata-kata
Karena adat bukan bermain kata-kata
Tapi adat bermain rasa
Kadang seperti cinta
Tak kenal logika
Aku tak peduli
Di bilang kampungan
Aku tak peduli
Di bilang kuno
Yang kurasakan
Yang kurindukan
Tatakrama yang indah
Pada adat warisan leluhurku
Simaklah baik- baik
Dari beberapa cerita yang telah ku tulis
Ayat Tuhan yang mana yang dilanggar
Oleh adat dikampungku
Akan kuceritakan
Pengalamanku waktu pertama kali
Menonton Pasambahan
Dampaknya yang tak bisa kulupa
Waktu itu aku masih di SD
Teman-teman dan ibu-ibu
Sring bercerita tentang Pasambahan
Serunya debat antara sipangka dan tamu
Ketika kelas 5 SD
Bakoku uni Epi
Anak sepupu papaku
Menikah
Waktu itu siang harinya
Marapulai menikah di Mesjid
Tanpa didampingi anak daro
Setelah menikah
Marapulai kembali kerumahnya
Sore harinya di rumah anak daro
Di gelar pesta mananti alek
Tamu yang datang boleh ngintip
Isi kamar anak daro
Setelah Isya
Di rumah anak daro berkumpul para lelaki
Lelaki dewasa yang puya tali kekerabatan
Dengan keluarga anak daro
Mereka memakai stelan jas
Sarung Bugis melingkar di leher
Gagah - gagah seperti para pejabat
Mereka mengambil tempat duduk
Di posisi sebagai tuan rumah
Dekat ke pintu
Tak berapa lama
Datang rombongan marapulai
Dengan pakaian yang serupa
Stelan jas dan sarung Bugis melingkar di leher
Marapulai tentu berbeda sedikit
Marapulai memakai dasi dan tongkat
Di kawal anak kecil
Rombongan dipersilakan duduk dikepala rumah
Rombongan juga membawa selimut dan koper
Isi koper adalah bawaan untuk anak daro
Biasanya pakaian mulai dari sendal sampai payung
Bawaan ini bisa dilihat oleh tamu besok harinya
Pada pesta sumandan
Setelah semua duduk
Acara pasambahan dimulai
Aku tak mengerti siapa yang memulai
Yang kutau
Antara tuan rumah dan tamu
Mereka saling debat
Sampai jelang dini hari
Karena tidak biasa begadang
Besoknya aku demam
Demam yang membuatku mimisan jelang Magrib
Tiga hari berturut turut aku begitu
Hari keempat aku mimisan di pagi hari
Mimisan yang tak bisa berhenti
Lalu aku dilarikan ke rumah sakit umum Bukittinggi
Aku mesti dirawat inap
Di bagian anak-anak
Aku tak bisa saksikan pesta sumandan
Tak bisa saksikan rombongan anak daro
Di arak ke rumah marapulai
Aku juga tidak bisa saksikan
Pesta menjemput anakdaro dirumahku
Karena papaku adalah mamaknya
Bengkulu, 9 September 2007
Hanifah Damnhuri
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news,
photos & more.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---