Kawasan Wisata Porak-poranda, Pessel Rugi Rp 1,4 Miliar
Selasa, 18-September-2007, 09:55:14
Telah dibaca sebanyak 15 kali
Padang, Padek--Gempa yang mengguncang kawasan Sumatera, juga
menyebabkan sarana prasana kawasan wisata mengalami kerusakan. Pesisir Selatan
kawasan paling parah terkena gempa di Sumbar kerugian mencapai Rp 1,4 miliar.
Sedangkan di Kota Padang dan Bukittinggi masih dalam pendataan. Kepala
Dinas Pariwisata Sumbar James Hellyward kepada Padang Ekspres mengungkapkan,
ada beberapa objek wisata di Painan yang terkena dampak gempa. Di antaranya,
penginapan di Lunang Silaut, Masjid Tua Al Iman yang merupakan situs cagar
budaya, sarana di objek wisata jembatan aka, gezebo pantai Carocok Painan, dan
jalan menuju pantai Carocok juga mengalami kerusakan. Di Padang sendiri hanya
terjadi kerusakan di Museum Adityarwarman. "Rata-rata hanya sarana yang
mengalmi kerusakan. Sedangkan ojek wisatanya sendiri tidak begitu parah," kata
James.
Untuk penginapan hotel, kata James di Padang sendiri hanya mengalami kerusakan
yang tidak terlalu parah. Buktinya, hotel-hotel di Padang sudah mulai buka.
"Hotel-hotel tersebut tidak mengalami kerusakan yang cukup parah. Karena
kerusakannya tidak struktural sehingga langsung bisa digunakan lagi,"
tambahnya.
Ngungsi: Pasar Lunang Silaut dijadikan tempat mengungsi warga pascagempa
Diakui James memang ada penurunan tingkat hunian hotel. Tapi hal itu bukan
hanya karena faktor gempa. Tapi juga karena faktor bulan puasa. James meminta
agar pihak perhotelan dengan sepinya tingkat hunian tersebut dapat segera
melakukan perbaikan gedung mereka. Sedangkan untuk travel agent, ada beberapa
yang melakukan penundaannya. Namun, begitu ada juga justru yang tidak melakukan
penundaan. Umumnya itu terjadi pada wisatawan asing.
James melarang agar pihak travel agent tidak berbohong dengan situasi yang
terjadi di Sumbar. Jika BMG memprediksi masih ada gempa susulan, maka harus
diinformasikan kepada calon wisatawan. James optimis setelah memasuki lebaran,
jumlah kunjungan wisata tidak akan mengalami penurunan. Menurutnya, minimal
kunjungan wisata berasal dari perantau yang ingin pulang kampung. "Kita tetap
optimis, gempa tidak akan mempengaruhi jumlah kunjungan ke Sumbar setelah
lebaran. Setidaknya, perantau ingin melihat bagaimana kampung halamannya pasca
gempa," tambahnya. (afi) Kirim Data
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---