Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakaatuhu.

Bahaya Dengki.

Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda yang
artinya:" Hasad akan memakan kebaikan yang ada,
sebagaimana kayu memakan api".

Betapa jeleknya sifat iri atau dengki ini, karena
semua kebaikan yang kita lakukan akan sia-sia, hanya
karena adanya rasa iri atau dengki kita pada
seseorang.pada karunia yang diberikan oleh Allah
Ta'ala pada orang yang kita kenal, ataupun yang tidak
kita kenal sama sekali.

Mungkin kita sering melihat secara langsung dengan
mata kepala kita sendiri, atau ditelevisi akan
kebakaran yang menimpa gedung-gedung yang bertingkat,
gedung mewah, atau bahkan gubuk derita sekalipun,
ludes ditelan api dalam sekejap mata memandang.
Lihatlah pagaruyung yang mewah itu, jangankan bangunan
utamanya, bangunan disampingnyapun bisa terkena
hembusan api yang menyala-nyala, merah merekah, bak
apel yang lagi ranum saking merahnya. Ini baru api
dunia yang memakan bangunan, apatah lagi api neraka
yang warnanya bisa hitam pekat, tidak bisa dibayangkan
oleh pikiran kita betapa panasnya api neraka tersebut.

Seperti itulah perumpamaan bagaimana hasad memakan
kebaikan yang selama bertahun-tahun kita lakukan,
amalan ibadah yang sudah tunggang tanggik kita
kerjakan, pagi siang-malam, sampai lutut dan kening
pegal, dan berwarna kehitaman dikarenakan ibadah yang
kita kerjakan, namun semua ludes, hanya dikarenakan
satu perkara saja kita kerjakan, yang dikerjakan bukan
oleh tangan, hanya sekeping daging yang lembut dan
lunak, itulah yang dinamakan hati. Hasad itu berasal
dari dalam hati seseorang.

Rasulullah pernah memberitakan pada para sahabatnya
sampai beberapa kali
Akan ada kedatangan seseorang ahli surga. Setelah
berkata hal tersebut, maka datanglah seorang lelaki.
Keesokan harinyapun begitu.Sampai ada seorang sahabat
penasaran akan amalan apa sih yang dilakukan oleh
pemuda ini, sampai-sampai ia dikatakan Rasulullah
penduduk surga?Maka sahabat itupun meminta izin untuk
menginap dirumah lelaki tersebut.Setelah beberapa hari
menginap, dilihatnya ibadah lelaki tersebut
biasa-biasa saja, ngak ada yang istimewa.Akhirnya ia
bertanya pada lelaki tersebut, dan menceritakan sebab
ia menginap dirumahnya.Apa jawab lelaki
tersebut?."Saya sebelum tidur setiap harinya selalu
merenungkan diri saya, dan tidak ada sedikitpun dihati
saya ada rasa iri atau dengki pada siapapun.

Jadi, betapa besarnya pengaruh sifat dengki pada diri
seseorang, dan betapa seseorang bisa masuk surga hanya
karena tidak adanya setitikpun rasa iri atau dengki
pada sesama.Pada adik kita, pada anak kita, pada
suami/istri kita, pada teman kita, pada tetangga kita,
atau bahkan pada madu kita sekalipun.Karena kita harus
menyadari, "likulli syaiin maziyyah"(Pada setiap orang
masing-masingnya punya kelebihan yang telah ditetapkan
oleh Allah Ta'ala).

Allah Ta'ala berfirman dalam Q.S Annisa ayat 32, Dan
janganlah kamu berangan-angan dengan pemberian
kelebihan yang telah ditetapkan oleh Allah kepada
sebahagian kamu, bagi para lelaki telah ditetapkan
kadar nasibnya sesuai dengan amalannya, bagi
perempuanpun telah ditentukan kadar nasibnya sesuai
dengan amalannya juga..."

Orang yang hasad, menginginkan agar karunia yang telah
diberikan oleh Allah Ta'ala kepada orang yang
diirikannya itu hilang, dan beralih kepada dirinya,
baik itu kelebihannya, kasih sayang orang kepadanya,
keutamaannya, kekayaannya, kepintarannya, atau apapun
yang merupakan kelebihan orang tersebut, hilang
lenyap, bahkan ia tak segan-segan berupaya membuat
tipu daya, segala macam cara agar karunia dan rahmat
serta kelebihan yang ada para orang tersebut hilang
diterpa angin, kalau bisa tak berbekas sama sekali.Dan
karunia, atau kelebihan itu beralih kepada dirinya,
saking hasadnya ia pada orang tersebut.betapa jeleknya
sifat ini, wajar saja kebaikan, amalan ibadah kita
bisa terlahap sampai hangus, kehitaman, yang ada hanya
debu-debu berterbangan, karena betapa jeleknya sifat
iri ini.

Kalau kita tak ingin amalan ibadah kita lenyap begitu
saja, ada baiknya kita sering-sering mengingat hadits
tersebut, terutama disaat melihat kebakaran, atau
minimal melihat kayu ditungku saat kita memasak, atau
melihat orang sedang masak.Kita sadar, begitulah rasa
iri, dengki, atau hasad memakan segala kebaikan yang
telah bertahun-tahun kita kerjakan.Apakah kita mau
amalan kita sia-sia bagai angin menerbangkan daun
kering?betapa rapuhnya daun yang telah kering
kerontang itu.

Allah Ta'ala menyuruh kita agar berlindung dari
memiliki sifat hasad, dan dari kehasatan orang lain
kepada kita dengan perintahnya dalam Q.S Al falaq ayat
5:"Dan (aku berlindung)dari kejahatan orang yang hasad
apabila ia telah memiliki sifat iri(dengki)".

Hanya ada rasa hasad didalam diri seseorang yang
diperbolehkan oleh agama sebagaimana sabda Rasulullah
yang kira-kira bermaknakan:" Tidak diperbolehkan hasad
kecuali dalam dua perkara, seseorang  yang diberikan
oleh Allah ta'ala akan harta lalu ia menafkahkan
hartanya itu pada jalan Allah, dan seseorang yang
diberikan karunia oleh Allah Ta'ala akan ilmu dan ia
mengamalkan ilmunya serta memberikannya pada orang
lain.....".

Lantas bagaimana cara kita agar kita terhindar dari
sifat iri tersebut?Caranya cukup mudah, asal ada
kemauan yang kuat.
Pertama:.Kita harus menyadari bahwa kalau kita iri,
segala amalan kita akan rusak.
Kedua: Kita harus menyadari, dan bersyukur atas
karunia yang telah diberikan oleh Allah ta'ala, Allah
berfirman.Jika kamu bersyukur maka nikmatku akan
kutambah, tetapi bila kamu kafir (tak bersyukur), maka
tunggulah azabKu yang maha pedih
Ketiga:Kita harus menyadari bahwa ada beberapa perkara
yang tidak bisa diganggu gugat oleh manusia dari
ketentuan yang pencipta,yaitu, kelahiran, kematian,
rezeki dan jodoh seseorang, telah ditetapkan dari
Allah Ta'ala.
Keempat: Tak perlulah kita mencari-cari aib, atau
kesalahan seseorang, hal ini akan menimbulkan dosa dan
rasa iri dengki kita saja pada orang tersebut.Allah
berfirman:"Janganlah kamu bertajassus(mencari-cari
kesalahan orang lain)"Dan janganlah kamu
bergunjing.(bergunjing hanya dibolehkan agama dalam
beberapa perkara, salah satunya bila ada niatan baik
untuk merubah orang yang kita gunjingkan tersebut.)

Tiada gading yang tak retak, tiada manusia yang tak
memiliki kesalahan, yang benar datangnya dari Allah
Ta'ala, yang salah berasal dari diri saya sendiri dan
syetan.

Wassalamu'alaikum. Bukittinggi, 20 September
2007.Rahima.



       
____________________________________________________________________________________
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! Play Monopoly Here and Now (it's updated for 
today's economy) at Yahoo! Games.
http://get.games.yahoo.com/proddesc?gamekey=monopolyherenow  

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke