Kalau melihat hasil karya bapak, posisi bapak sangat mempengaruhi karya2 
arsitektur di Sumatera Barat baik dalam bentuk single building maupun penataan 
kawasan. Karena karya2 tersebut menjadi simbol bagi kota/kabupaten. Bapak orang 
yang hebat dan karya bapak harus didokumentasikan. Masa yang gemilang bagi 
angkatan  pertama dari tampat bapak kuliah. Tetapi era telah berganti pak, 
lahan yang banyak dengan arsitek yang sedikit berbeda dengan sekarang, sekarng 
sebaliknya dari yang dulu.

Saya sangat tergugah juga dengan jempatan penyeberangan tersebut. Secara 
estetis bagus dan secara fungsi juga bagus dapat memperpendek jarak. Cuma saya 
sangat tidak menikmati pemandangan yang luar biasa bagusnya, yaitu pemandangan 
jam gadang dari  arah Medan Ke Bukittinggi. Bila kita berhenti pada lampu merah 
 pertama  sebelum kampung cina.  Keberanian yang luar biasa saya rasa, Belanda 
menata kota Bukittinggi begitu bagusnya dan kampung cina  sebagai  daerah 
komersial. Dari satu area ke area lain sudah demikian di pikir kan ahli2 
belanda. 
Ahli tersebut sudah membagi bukittinggi beberapa zone, antar zone tersebut 
diikat oleh janjang yang sangat bagus.

Untuk lembah Anai itu, apa betul arsitek yang mendisain pondok2 tersebut. 
Kondisi dilembah Anai itu krusial pak. 3 Pemerintahan daera mempunyai 
kepentingan disitu, belum lagi daerh tersebut menjagi cagar alam. Idealnya 
pemda sumbar menjadikan derah teersebut menjadi daera yang mempunyai oterita 
sendiri. Tinggal di pikirkan masterplan untuk kawasan tersebut. Disini baru 
peran arsitek diperlukan, betulkan pak.

Masalah tingkah laku kan dikembalikan kepada masing2 individu, saya ada cerita 
sedikit pak. Saya baru pulang dari pulau Langkawi. Hal apa yang dapat disana. 
Semua diluar bayangan saya. Pulau yang dekat dengan Thailand tersebut sangat 
mudah dijadikan tempat ajang protitusi, tetapi yang saya dapatkan adalah 
masyarakat melauy menjalankan kehidupan secara normal, kepantai mereka tetap 
berpakaain baju khas malaysianya bagi perempuan. Sedangkan wisatawan ada yang 
berpakaian bekini. Bagi masyarakat sana yang penting tidak ada pelacuran dan 
judi. Hal ini didukung oleh pemerintahannya. Hal yang paling mendsar ialah 
ahlak, jan jadin urang munafik.

Kalao masalah fee yang bapak sebutkan , itu proyek pemerintah pak. Saya tidak 
pernah iku dalam hal seperti itu jadi saya ngak paham pak.

 Saya malah berharap bapak menjadi sponsor bagi masyarakat didaerah, apa lagi 
daerah rawan bencana. sebagai seorang arsitek bapak wajib memberi pemashaman 
tentang mendisain bangunan yang benar. Jan yang mendisain tamatan STM atau 
tukang, karena sekarang ini ,arsitekpun harus lulus bakuan kopentensi arsitek. 
Baru mereka layak menyandang profesi arsitek.

Wasallam,

Nanang

 
----- Original Message ----
From: Z. Rky Mulie <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, September 22, 2007 1:09:21 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Konsep Perencanaan Objek Wisata dalam Teori 
Arsitektur - Membangunkembali Ranah Minag sebagi Industri Otak.



 
DIV {
MARGIN:0px;}



Tarimo kasih sanak Nanang.

 

Yaa..., Terima kasih tanggapan Pak Arsitek, Banyak 
sedikitnya saya juga arsitek Pak, walaupun lulusan fakultas yang tidak ternama 
di Padang. Tapi Univesitas inilah satu-satunya yang mempunyai jurusan artsitek 
yang bisa di harapkan di Kota Padang Pak !.

 

Tahun 1980an kami sama Pak Syamsul Asri, membagi 
dua proyek-proyek yang ada di Pemda, Pak Syamsul Asri merencanakan Rumah 
Dinas Bupati maka di pihak kami merencanakan Kantor Bupati, dan kalau 
Pak Syamsul Asri yang merencana Kantor Camat sebaliknya Pak Syamsul Asrilah 
yang 
merencanakan Rumah Dinas Camat yang ada di Propinsi Sumatera Barat ini. Tahukah 
sanak jembatan limpapeh nan di Bukiktinggi yang menghubungkan Kabun Binatang 
dan 
Benteng Ford de Kock itu ?? heee, saya ikut terlibat pada proyek itu 
Pak dan banyak tata ruang parawisata lainnya di Sumatera Barat semasa Pak 
Hawari Sidik menjadi Kepa Dinas Pariwisata Prop. Sumbar yang kami garap, 
maaf Pak Nanang saya tidak "ma-ongeh", cuma menguatkan pernyataan saya 
tentang teori atau "Konsep perencanaan objek dan tata ruang wisata", 
yang Pak Nanang tanya sumbernya dari mana, untuk apa sumbernya yang 
ditanya yang jelas secara siginifikan berlaku dan menentukan sekali dalam 
perencanaan objek-objek wasata, jujurlah Pak Nang, Coba lihat objek wisata di 
Lembah Anai, ada itu pondok-pondok kecil di tepi sungai dalam semak Pak Nanang 
apakah tidak suatu bukti yang signifikan untuk melepas suatu kebebasan (maaf) 
nafsu kebinatangan ?

 

Sejak saya dipindahkan kekantor saya tidak lagi 
berprofessi arsitek, selain waktu tidak mencukupi yang tidak fairnya lagi ya 
ituu tuuu...... komisi yang harus dibayarkan kepada pimpro, dikarenakan saat 
ini 
banyak sekali lulusan arsitek membuka usaha konsultan perencana, persaingan 
sangat tinggi jalan apapun mereka lakukan, berani betul mereka terjun memberi 
komisi sebesar 40% bahkan lebih, mereka inilah yang sebenarnya mengajarkan para 
pejabat atau PNS untuk ber KKN (maaf kalau ungkapan ini dirasakan sangat pedas 
ya Pak Nanang)

 

Adapun dari teori tersebut diatas dari siapa dan 
dari buku apa silahkan Bapak cari sendiri saya juga lupa judul dan nama bukunya 
karena kami di waktu kuliah mendapat buku yang fotocopian yang tidak berkulit, 
heeee... heee.

 

Mohon maaf sang arsitek, jangan marah ya 
??

Wassalam.

Z. Rky. Mulie..

Website : http://zulfikri.wordpress.com/

 


  ----- Original Message ----- 

  From: 
  asfarinal, asfarinal, asfarinal, 
  asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang 

  To: [email protected] 

  Sent: Saturday, September 22, 2007 12:14 
  PM

  Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Konsep 
  Perencanaan Objek Wisata dalam Teori Arsitektur - Membangunkembali Ranah 
Minag 
  sebagi Industri Otak.

  


  
  Setelah 
  mambaco tulisan bapak "konsep perencanaan objek wisata dalam teori 
arsitektur" 
  dalam kontek parawisata saya mau bertanya?
tolong jelaskan konsep dan teori 
  dari mana dan sumbernya siapa?

Setahu saya dalam pendidikan arsitektur 
  tidak pernah kami mempelajari hal2 yang demikian.

Kalaupun kontek 
  paraawisata yang dibahas, kita haru melihat TORnya seperti apa, dan seorang 
  arsitek wajib untuk mengetahui latar belakang budaya, site dari 
bangunan(kalau 
  kita bicara dari bangunan tunggal maupun masal), lingkungan sekitar, filosofi 
  arsitektur, sejarah arsitektur, dll. Rasanya terlalu naif berbicara masalah 
  arsitektur kalau  bukan  ahlinya. ini bisa menjadi preseden 
  buruk  kalau mengatasnamakan suatu disiplin ilmu tetapi yang bicara tidak 
  berkopeten dalam ilmu tersebut.

Klau kita bicara parawisata, kita 
  bicara lintas disiplin ilmu. Tidak bisa hanya arsitekturnya saja yang 
dibahas. 
    

Tolong dimaafkan kalau ada kata yang 
  salah

Salam,

Nanang













      
____________________________________________________________________________________
Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

  • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
    • ... Z. Rky Mulie
    • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang

Kirim email ke