--- Wady Afriadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Assalamualaikum w.w. > > Waduh, benar-benar terharu kita membaca surat > berjudul "Kado Untuk Suamiku" dari Ibunda Rahima > tercinta ini... Makasih. > > Tanpa terasa menetes air mata ini... Perlu diambilkan ember dan sapu tangan atau handuk Ngak, biar air matanya ngak kebanjiran? Sayang air sekarang mahal, apalagi buat di Padang pasir,orang kehausan,kita malah buang air. > Betapa suci dan mulianya jiwa wanita seperti > Ibunda Rahima ini... Alangkah beruntungnya seorang > suami yang beroleh istri seperti Ibunda Rahima... Wah,.tanyakan pada suami saya tuh,beliau malah sedang sedih-sedihnya di tinggal istri sekarang.Tapi itu kemauan beliau sendiri, bukan kemauan saya, bahkan atas perintahnya koq,saya ambil PNS,jadi segala resiko ditanggung bersama-sama. > > Saya baca berkali-kali surat dari Bunda Rahima > tsb., setiap kali selesai membacanya kita langsung > ingin membaca kembali dan membaca kembali > berulang-ulang surat tersebut sampai hampir bisa > kuhapal kata-katanya... Luar biasa,...apalagi kejeniusan menghafal ini,bisa dipergunakan buat hafal AlQuran hadits, atau Asmaul Husna yah.Sedangkan surat saya saja bisa dihafal begitu,saya saja kagak hafal-hafal tulisan saya sendiri,apalagi kalau sanak Wadi hafal AlQuran,Subhanallah,sangat beruntung dik Wadi memiliki IQ, moga-moga EQ dan ESQ nya juga tinggi.Amin Ya RabbalAlamin. > > Tanpa terasa aku juga teringat kepada istriku > tercinta yang juga sangat rajin mencuci dan > menyetrikakan bajuku, serta memilihkan warna baju > lebaran untukku. Wahai istriku, maafkanlah suamimu > yang mungkin belum bisa memenuhi semua keinginan dan > mimpi-mimpimu... Huk.. huk... Ngak papa koq,karena kami perempuan para istri ini, yang kami harapkan bukan baju lebaran(tapi kalau dikasih pantang nolak,apalagi dua,tiga lembar, lumayan kan,selembar buat pergi ke mertua, selembar buat dikasih faqir miskin, selembar lagi buat korban bencana gempa).Yang kami harapkan hanyalah keselamatan dirimu,dan kesehatan jasmani dan ruhani para suami. > > Minggu kemaren kamu minta dibelikan gelang emas, > namun aku baru mampu membelikanmu gelang emas > tasi... (imitasi)... Abis emas tinggal besi... Ngak papa,asal jangan dikasih pula emas Jawa, repot membaginya. > > Tanpa terasa diri ini menangis sesenggukan. Air > mata jatuh membasahi pipiku yang udah mulai diwarnai > garis-garis ketuaan... Syukur yang timbul garis-garis ketuaan,coba kalau yang timbul garis-garis tegaklurus,gimana bentuk wajah? > > Hari ini aku dimasakkan istriku gulai kacang > panjang bercampur tempe. Lalu dicemplungkan telor > kedalamnya, betapa enaknya masakan istriku... Setiap > mau berangkat kerja, menunaikan tugasku sebagai > guru, goreng ikan asin buatanmu selalu menemaniku... Jangan dibawa kekantor ikan asinnya,ntar baunya melebar kemana-mana.Cukup ditemani sampai diatas meja makan rumah saja. > > Aku sungguh mencintaimu istriku... > Walaupun Tamara Bleznisky pernah menciumku (karena > anaknya adalah muridku) Kata Pasya, penyanyi ulung Band Ungu,"Kumencintaimu, lebih dari yang lain,.. meski kau hanya kekasih gelapku, meski waktu panjangku tidak bisa untukmu,.."(hehehe...anak diajar,ibunya disadap) > namun ciumannya tidaklah sehangat ciumanmu wahai > istriku... Dan wajah polosmu tetap jauh lebih cantik > bagiku dibanding wajah penuh make-up bintang > sinetron manapun jua... Alah...gombal...bilang aja,ngak mau belikan makeup,kan menghemat pura-pura bilang wajah polos lebih cantik lagi,paling-paling make up bedak dikasih tepung terigu, biar putih, lipstiknya dikasih makan cabe terus, agar bibir merah asli lebih cantik dibilang. > > Aku sangat cinta istriku.... Duh..betapa bahagianya sang istri dik Wady mendengar rayuan dan kata-kata cinta ini. Kata orang kan Cinta itu seperti Iman juga,perlu diucapkan dengan lidah ,ditetapkan dengan hati,dibuktikan dengan perbuatan.Pernikahan dan kasih sayang,perhatian sudah lebih dari cukup bukti cinta itu. > Wahai dunsanak sekalian, tiada yang mengalahkan > cintaku kepada istriku... Kecuali cinta kepada Allah > SWT. Benar, cintailah manusia karena Allah,bencii juga ia karena Allah. > > Terimakasih kepada Bunda Rahima yang telah > menginspirasiku untuk menulis sepucuk surat tanda > cinta ini... Sekali lagi,sama-sama makasihnya. Wassalamu'alaikum.Rahima. > > Wassalam, > Wady Afriadi Sutan Pamenan (33 th) > > Singapore International School > Bona Vista > Lebak Bulus > Jakarta Selatan 12440 > > > > > > > Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan > lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe > Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada > Google Account di: > https://www.google.com/accounts/NewAccount > =============================================================== > -~----------~----~----~----~------~----~------~--~--- > > ____________________________________________________________________________________ Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more. http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
