Ada upaya-upaya untuk menghilangkan nilai Islam
di minangkabau ini, seperti membenturkan adat
dengan agama, meragu-ragukan bahwa nilai Islam yang
telah lama terwariskan di bumi minangkabau dan telah
menjadi tata cara hidup masyarakat, juga pada ingin
dilepaskan prinsip ABS-SBK sebagai nilai kehidupan
masyarakat minangkabu.
Minangkabau adalah salah satu barometer Islam di
Indonesia, apabila nilai-nilai Islam telah berhasil
dilepaskan dihati masyarakat minangkabau, maka akan
mudah juga melepaskan nilai Islam untuk
wilayah-wilayah Indonesia lainnya.
Dengan proses pencitraan negatif terhapad faham
wahabisme merupakan salah bentuk upaya untuk
melunturkan kebanggaan Islam dalam diri anak-anak
minang terutama generasi mudanya, sehingga sebagai
anak minang tidak memilik kebanggaan atas
nilai-nilai Islam yang lahir diranah minang.
Arnoldison
Sunday, September 30, 2007, 7:23:15 PM, you wrote:
MS> Mohon maaf, saya ikutan dalam diskusi ini.
MS> Cerita tentang Imam Bonjol yang berbau seperti ini, sudah sering saya
dengar dan saya baca. Biasa lah itu dalam sejarah, banyak sudut pandang.
Cerita reformasi 1998 saja yang masih sangat segar
MS> diingatan, sudah memunculkan bermacam versi.
MS> Cuma satu yang menggelitik saya tentang Imam Bonjol. Rekam jejak cerita
Imam Bonjol kenapa tidak banyak muncul dalam tradisi lisan adat minangkabau.
Dalam pasambahan-pasambahan dan ritual adat
MS> lain (atau bahkan sebagai cerita pengantar tidur) yang saya lihat dan
saksikan, sejarah Imam Bonjol tidak pernah menjadi bagian. Ketika mengacu
kepada sistem agama, acuan dalam pasambahan masih
MS> mengacu kepada tuan kadhi, rajo ibadat dan seterusnya. Apakah ini masih
warisan konflik kaum adat dengan kaum paderi, ataukah ini karena kontrol
pemerintah hindia belanda. Karena seperti yang
MS> saya tahu, perang paderi menghasilkan jabatan-jabatan baru di minangkabau
seperti Angku Lareh, Damang dan sebagainya. Siapa tahu, engku-engku ini memang
berbuat over acting dalam upaya
MS> menutup-nutupi cerita perang paderi.
MS> Versi lainnya, jangan-jangan Perang Paderi memang tidak pernah mendapat
tempat di hati masyarakat minangkabau. Karena selentingan yang saya dengar
(mudah-mudahan salah), Imam Bonjol dan kaumnya
MS> berperilaku tak ubahnya seperti sebuah kelompok yang pernah menghancurkan
gedung tempat majalah playboy berkantor.
MS> Mungkin ada mamak, etek dan dunsanak yang bisa menjelaskan..
MS> Salam
MS> Mantari/28
MS>
____________________________________________________________________________________
MS> Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search
MS> that gives answers, not web links.
MS> http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC
MS>
--
Best regards,
Arnoldison mailto:[EMAIL PROTECTED]
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---