Assalamualaikum w.w. Nanda Auliah, Nanda Hanifah dan para sanak sa palanta,
   
  Nah, cepat atau lambat nampaknya perlu disusun semacam manual yang standar 
dan kita sepakati bersama tentang adat dan masyarakat Minangkabau yang 
kelihatannya lumayan heterogen juga ('adat salingka nagari'). Bila tidak ada 
memang bisa-bisa kita jadi lumayan bingung.
   
  Wassalam,
  Saafroedin Bahar

hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
     Carito di bawah manambah bukti bahwa ADAT SALINGKA NAGARI.
  " Ketek banamo gadang bagala "... kayaknya juga tidak berlaku di daerah ini. 
Kecuali mereka menikah dengan .. misalnya dengan orang Bukittinggi. Orang 
Bukittinggi terpaksa ngasih gelar ke rang Sumando dari daerah iko he he he. 
   
  Kalau hanifah sudah lama tau tantang panggilan " datuk " untuak kakak 
laki-laki di daerah iko karano kawan hanifah  uda IRSAL IDRIS berasal dari 
daerah Silungkang. Rang Silungkang tarutamo istrino mamanggia datuak ka uda 
Irsal, tapi kami tetap ba " uda" dan ba "uni". Bagi kami mereka sudah seperti 
saudara saja. Anak-anak mereka walau gadang di Bengkulu di aja jo panggilan " 
datuak "  untuak anak laki-laki nan gadang.  
  Untuak mambedokan gelar " Datuk " sabagai gelar kabanggaan jo panggilan " 
datuk " sabagai panggilan uda, bisa di liek di caro panulihan namo.  Kalau 
tatulih datuk Irsal .. itu artino datuak irsal = uda Irsal. ... Kalau tatulih  
X datuk rajo dilangik ... datuk rajo dilangik adolah gelar kehormatan. 
(Mudah-mudahan indak salah ... biasooo sok santiang he he he )
   
   
  Salam
   
  Hanifah Damnhuri 
   
  
auliah azza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  :) iya pak. Saya dari kecil juga terheran-heran kenapa orang MInangkabau lain 
memanggil Uda, dan Silungkang tidak sama dengan yang lain. Beberapa tetangga 
saya yang Minangkabau lain juga terheran-heran, kok anak kecil dipanggil Datuk 
? 

Dan jawabannya sudah didapat tahun kemarin karena hadiah dari Raja Pagaruyung 
sewaktu adu kerbau dengan raja jawa (fakta ditutupi).

Malewa Panghulu diadakan tahun 2002 dihadirin oleh Raja Pagaruyung (ini ada 
yang bilang pejabat sementara ya ? bingung saya) karena saat di padang bapaneh 
bilangnya Raja Pagaruyung, juga dihadirin oleh pihak dari Negeri Sembilan, para 
pejabat di Sumatera Barat dan disiarin di televisi. 

Saat itu saya senang sekali, terkagum-kagum, terpana bahwa pulang kampung ada 
pesta adat yang sudah lama tidak diselenggarakan selama 60 tahun. Saya merasa 
terheran segitu hebatkah Silungkang ?

Gajah Tongga Koto Piliang juga buat Padang Sibusuk. Jadi Malewa Panghulu 
Silungkang dan Padang Sibusuk. Jadi lengkapnya Kanagarian 
Silungkang-Padangsibusuak yang bergelar Datuak Pahlawan Gagah Melintang Labieh 
Kesaktian Gajah Tongga Koto Piliang (sumber : buku songket silungkang, H. Nawir 
Said PM, 2007) 

Soal pangkat dalam Kerajaan Minangkabau bisa dilihat di 
http://munirtaher.wordpress.com/2007/05/16/pangkat-dalam-kerajaan-minangkabau/ 

Keterangan Gajah Tonggak Koto Piliang ada di :
http://munirtaher.wordpress.com/2007/05/15/gajah-tongga-koto-piliang-silungkang-%e2%80%93-padang-sibusuk/
 

Yang masih dibahas soal Silungkang menganut adat campuran :
http://munirtaher.wordpress.com/2007/05/31/silungkang-menganut-adat-campuran/ 

Dan lebih kagetnya saya, bahwa Silungkang-Padangsibusuk punya 1 kamar di Istano 
Pagaruyung yang terbakar kemarin :D

benarkah ? 

Ada yang bisa konfirmasi soal diatas.

Saya kebetulan ingin mengarsipkan semua sejarah desa Silungkang di internet. 

Segitu dulu dari saya. Terima kasih



  On 10/1/07, Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   Waalaikumsalam 
w.w. Nanda Auliah Azza, Desa Silingkang Gajah Tongga Kotro Piliang,

Saya baru tahu bahwa di  Silungkang panggilan 'Datuk" adalah sama dengan 'Uda', 
dan bahwa desa Silungkang diberi kepercayaan oleh Kerajaan Pagaruyung sebagai 
Gajah Tongga Koto Piliang.

Saya sudah agak lama mendorong tokoh-tokoh kerajaan Pagaruyung untuk menulis 
sejarah lerajaan itu berdasar dokumen-dokumen yang ada sehingga bisa dibaca 
dengan cermat sebagai bagian dari sejarah daerah Sumatera Barat, Menurut 
penglihatan saya, penulisan dan penerbitan ini sudah mendesak karena sudah 
lumayan banyak gelar-gelar kerajaan Pagaruyung ini dihadiahkan kepada 
tokoh-tokoh penting negeri ini. 

Kan repot kalau kita tak bisa menjawab bagaimana persianya sejarah kerajaan 
Pagaruyung itu.

Wassalam,
Saafroedin Bahar (70+1+21)   






  
---------------------------------
  Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase




       
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke