Lah..Kenapa pula ragam adat itu musti diseragamkan ? Bukankah adat
dan budaya tumbuh dr beragamnnya pola interaksi masyarakat ? Semakin
beragam maka semakin indah budaya itu
Aya aya wae ah..Kayak zaman orde baru saja..Semua hrs seragam dalam
penataran p4...Jangan kita sampai mengingkari kodrat kemanusiaan
dong..
Regards
Alimin
Na sadiang banyak bazikir mangana iduik ka mati..Dunia hanyo urusan
salincam
--- In [EMAIL PROTECTED], "Dr.Saafroedin
BAHAR" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamualaikum w.W. Nanda Auliah, Nanda Hanifah dan para sanak sa
Palanta,
>
> Nah, cepat atau lambat nampaknya perlu disusun semacam manual
Yang standar dan kita sepakati bersama tentang adat dan masyarakat
Minangkabau yang kelihatannya lumayan heterogen juga ('adat salingka
Nagari'). Bila tidak ada memang bisa-bisa kita jadi lumayan bingung.
>
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
>
>
>
>
>
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---