Moment yg paling tepat itu justru disaat gempa. kita bisa mengexpresikan dan 
menuliskan apa yg terjadi dan apa yg dirasakan sereta bagaimana lingkungan  
bereaksi
  Jika ada peristiwa besar dan perasaan yg mendebarkan jika ditulis atau 
dipuisikan sangatlah bagusnya. Katakan situasi yg detik itu dialami.
   
  Penulis-peniulis dahulu, kalau dia ingin bercerita badai, topan dan ombak 
besar, dibawanya mesin tik dan dia menulis saat peristiwa itu terjadi, didalam 
badai dan topan. tak dibiarkannya peristiwa itu berlalu begitu saja.
  Dan tulisan  yg dapat sambutan dan   dapat Hadiah nobel adalah tulisan yg 
ditulis penulis  saat peristiwa itu dan dia mengalamami peristiwa itu
   
  Ifah bisa dan pasti bisa , ifah punya bahan dan peluang utk melukiskan semua 
itu 
  salam
   
  K Suheimi

hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Assalammualaikum Wr Wb bapak Suheimi yth

Tarimo kasi banyak ateh saran bapak.
Wah ilmunya bagus sekali pak. Beruntung dapat ilmu dari penulis sekaliber 
bapak. Alhamdulillah.

Barusan di kelas tejadi gempa. Ifah sedang nulis soal. Trys mahasiswa ribut dan 
berkemas. "Gempa bu " teriaknya. Ifah bingung karena udah nggak bisa bedain 
lagi gempa apa bukan. Karena entah trauma atau memang tanah sering bergetar .. 
kalau lagi konsentrasi kadang-kadang terasa bergetar. " Nah sudah reda " kata 
mereka. Kebetulan kami dilantai dua di lab, pintu masuknya kecil dan harus 
melewati lorong dengan dinding yang ada retaknya. Serba susah ... lari bahaya, 
diam kali lebih bahaya lagi. Pasrah. Ifah anjurkan ke anak-anak bacalah Lahaula 
....   . 
" Nggak mungkin kita teruskan lagi, nggak akan konsentrasi juga. Kita bubar 
saja". ( Harusnya bubar satu jam lagi). 
Ifah turun ke lantai satu, komputernya nganggur (biasa rebutan he he he). 
Ngenet dulu


Wass

Hanifah Damnhuri

Catatan: ini untuk yang kedua kali ifah bubarkan mahasiswa gara-gara gempa

suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    Sadangkan manulih hanyo babarapo 
menit, tulisan ifah telah mendunia
  Apalagi jika sedikit merenung, sedikit larut dalam renungannya, kemudian 
diikuti oleh perasaan serta di hadirkan hati dalam setiap tulisan, maka si 
pembacapun akan larut dalam perasaannya, serta masuk ke hatinya, dengan 
demikian maka banyak penulis-penulis perempuan dari dulu kala sangat pandai 
mengungkapkan isi hatinya dan sangat bagus dalam bertutur, sebagaimana dalam 
setiap pertemuan wanita itu piawai dalam berciloteh
  Alangkah bagusnya jika semua ciloteh di rekam kemudian di jadikan tulisan, 
maka tulisan itu akan hidup dan berjiwa. Tulisan seperti inilah yg disebut 
tulisan dinamis, hidup dan menghidupkan  he. he  :)
   
  salam
   
  K Suheimi
  

hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Alhamdulillah ...
  Salain karano hampia sado alahe apak apak... dari dulu memang urang acok 
manebak .. hanifah adolah laki-laki. Antahlah baa kok mantun ifah dapek hadiah 
dari papa. 
   
  Bapak bakalabiahan ... malu ifah jadino. Di bandiang tulisan bapak tulisan 
ifah indak ado apo-apono ... Tapi ifah lai nio baraja taruih. 
  Nan paliang susah mambanduang keinginan untuak marespon capek-capek walau 
kadang jo caro ceplas ceplos. Trus sasudah manulih jarang dibaco ulang. Maklum 
kadang nulih babarapo minik jalang masuak kelas ... Pada hal ... kalau ditunggu 
sasudah ngajar .. kali tulisan bisa labiah elok.... Yah itu tadi emosi he he 
he. Atau sadang nulih eh ado karajo lain nan labiah pantiang
   
   
  Salam
   
   
  Hanifah Damnhuri
  
suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Mungkin dek hampir sado alahe di milisko apak-apak, jadi  ifah di 
kelompokkan dalam golongan yg mayoritas. Padahal Ifah adalah istimewa bagi kami 
di rantau net, krn ifah adalah kutilang Minang, Bundo kanduang yg punya wawasan 
dan pengamatan yg cermat, serta produktif, semua kami suka itu
   
  salam dan do'a
   
  K Suheimi

hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Assalammualaikum Wr Wb bapak Suheimi yth
   
  Hanifah juo alah manarimo pakiriman dari bapak. Tarimo kasih banyak.
  Titip salam untuak nan manolong manulihkan alamat hanifah. Karano di tulih 
Bapak Hanifah he he he. Si Uda, Abduh dan anak-anak sanagt terkesan jo ceramah 
bapak. Semoga jadi amal ibadah bagi bapak hendaknya Amin. Tertompang salam dari 
mereka
   
   
  Wass
   
   
  Hanifah Damnhuri
   
  

suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    samo2 tarimo kasih  kiranya bermanfaat
   
  salam
   
  K Suheimi

deddy_s <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Assalamu'alaikum. WW
   
  Pak Ust. H. Dr. Suhaemi
  Alhamdulillah, kiriman MP3nyo alaih sampai ka rumah ambo di Depok.
  Tarimo kasih banyak pak, semoga bisa menjadi sebab tidak terputusnya amalan 
Bapak Ust. H. Suhaemi kelak dihadapan Allah SWT, Amieen.
  Insya Allah banyak manfaat yang bisa dipetik dari isi ceramah tsb. walau baru 
sempat manikmati bbrp judul.
   
  Wassalam
  Deddy. S
   
    
---------------------------------
  Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games
  
---------------------------------
  Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
Play Sims Stories at Yahoo! Games. 
  
---------------------------------
  Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.
  
---------------------------------
  Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.
  
---------------------------------
  Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.





       
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally,  mobile search that gives answers, not web links. 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke