Pujian
  Oleh : K Suheimi 
   
  Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya 
mendengar Radio Classy dengan judul Pujian.
   
  Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin, sebulan yang lalu kebetulan 
melahirkan di Rs Bunda. Dan saya minta izin untuk ini disampaikan pada pembaca 
saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat menikmati.
   
   
  Ini kisah nyata tentang seorang wanita yang mempunyai suara bagus , sehingga 
menjadi penyanyi terkenal di Eropa,, wanita ini bersuamikan seorang pemusik dan 
seorang pengarang lagu,, Begitu pandainya sang suami tentang lagu, nada, 
birama, dan hal lain di bidang musik, membuat dia selalu menemukan apa yang 
harus dikoreksi ketika isterinya menyanyi,,
   
  Kalau isterinya menyanyi, selalu saja ada komentar dan kritik seperti; bagian 
depan kurang tinggi, yang  bagian ini kurang pelan, atau "bagian akhir harusnya 
"kres"....naik sedikit,, Ya... Selalu saja ada komentar pedas yang dia 
lontarkan kalau isterinya menyanyi dan bersenandung,, Mendengar 
kritikan-kritikan itu ... membuat wanita itu malas menyanyi,, Dia berkeputusan 
"Wah tidak usah menyanyi saja, jika semua salah,, Malah kadang menjadi 
pertengkaran...",,
   
  Waktupun berjalan ..., hingga suatu saat sebuah musibah terjadi , sang suami 
meninggal dunia , dan lama setelah itu si wanita menikah lagi dengan seorang 
tukang ledeng,, 
   
  Berbeda dengan suaminya yang pertama , tukang ledeng ini tidak tahu menahu 
sedikitpun soal musik, walaupun ia cukup menimatinya,, Yang ia tahu isterinya 
bersuara bagus dan dia selalu memuji isterinya kalau bernyanyi,,
   
  Suatu ketika isterinya bertanya, "sayang ... bagaimana pendapatmu tentang 
lagu yang baru aku nyanyikan tadi?"
   
  Mendengar pertanyaan istrinya itu , diapun menjawab dengan antusias, "sayang, 
tahukah kamu... saya ini selalu ingin cepat pulang hanya karena ingin 
mendengarkan engkau menyanyi,, Dengan begitu... semua masalah yang aku hadapi 
dan semua keletihan yang aku rasakan , jadi hilang seketika"
   
  Kadang di lain kesempatan diapun berkata, "Ma, kalau saya tidak menikah 
dengan engkau, mungkin saya sudah tuli karena bunyi dentuman, bunyi gergaji, 
bunyi cericit drat pipa ledeng, gesekan pipa ledeng dan bunyi pipa lainnya yang 
saya dengar sepanjang hari kalau saya bekerja,, Sebelum saya menikah denganmu, 
saya sering mimpi dan terngiang-ngiang  suara  gergaji yang tidak mengenakkan 
itu ketika tidur,, Sekarang setelah menikah dan sering mendengar engkau 
menyanyi, lagumulah yang terngiang-ngiang",,
   
  Sanjungan dan pujian itu tentu saja membuat Istrinya sangat bersuka cita, 
tersanjung,, Dan tak heran kalau hal itu membuat dia gemar bernyanyi, bernyanyi 
dan bernyanyi,, Mandi dia bernyanyi, masak dia bernyanyi dan tanpa disadarinya 
dia berlatih, berlatih dan berlatih,, Suaminya mendorong hingga dia mulai 
merekam dan mengeluarkan kaset volume pertama dan ternyata disambut baik oleh 
masyarakat,,
   
  Hingga akhirnya , Wanita ini menjadi penyanyi terkenal, dan dia terkenal 
bukan karena saat suaminya ahli musik, tetapi saat suaminya seorang tukang 
ledeng, yang memberinya sedikit demi sedikit pujian ketika dia menyanyi,,
   
  Classy people , Sedikit pujian memberikan penerimaan,, Sedikit pujian 
memberikan rasa diterima, memberikan dorongan, semangat untuk melakukan hal 
yang baik dan lebih baik lagi,, Sedikit pujian dapat membuat seseorang bisa 
meraih prestasi tertinggi,, Omelan, bentakan, kecaman, amarah atau kritik 
sesungguhnya tidak akan banyak mengubah,,,
   
  Untuk itu ingin saya petikkan sebuah firman suci Nya dalam Al Qur"an
   
  Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang 
yang datang kemudian; (QS. 37:78)
   
  Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang 
yang datang kemudian, (QS. 37:108)

   
   
  Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com 

       
---------------------------------
 Check out  the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke