PUJIAN PAPA
Aku jadi ingat
Papa selalu memujiku
Kalau aku memasak sesuatu
Suatu kali aku belajar bikin kue
Resep nya dikasih teman sekolah
Biar wangi
Adonan kukasih vanile banyak banyak
Setelah kue matang
Bentuknya indah
Kuenya ku potong
Ku bagikan ke papa
Ku makan
Pahit
Ku buang
Papa makan
Papa tetap memakannya
Hanya papa yang bisa memakan
" Enak dan bergizi " kata papa
Lain kali aku bikin gulai
" Wah enak sekali ...
Sudah bisa jualan lontong
Nanti yang beli tinggal telpon "
Besok dan besoknya aku memasak lagi
Biar dapat pujian papa
Bengkulu, 4 Oktober 2007
Hanifah Damanhuri
NB. Gara-gara bapak Suheimi puji
Ifah jadi rajin nih nulisnya
Apa bapak sempat baca tulisan ifah tentang gempa Bengkulu 2000 ?
Kritik dan saran bapak, ifah tunggu. Makasih pak
suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pujian
Oleh : K Suheimi
Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya
mendengar Radio Classy dengan judul Pujian.
Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin, sebulan yang lalu kebetulan
melahirkan di Rs Bunda. Dan saya minta izin untuk ini disampaikan pada pembaca
saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat menikmati.
Ini kisah nyata tentang seorang wanita yang mempunyai suara bagus , sehingga
menjadi penyanyi terkenal di Eropa,, wanita ini bersuamikan seorang pemusik dan
seorang pengarang lagu,, Begitu pandainya sang suami tentang lagu, nada,
birama, dan hal lain di bidang musik, membuat dia selalu menemukan apa yang
harus dikoreksi ketika isterinya menyanyi,,
Kalau isterinya menyanyi, selalu saja ada komentar dan kritik seperti; bagian
depan kurang tinggi, yang bagian ini kurang pelan, atau "bagian akhir harusnya
"kres"....naik sedikit,, Ya... Selalu saja ada komentar pedas yang dia
lontarkan kalau isterinya menyanyi dan bersenandung,, Mendengar
kritikan-kritikan itu ... membuat wanita itu malas menyanyi,, Dia berkeputusan
"Wah tidak usah menyanyi saja, jika semua salah,, Malah kadang menjadi
pertengkaran...",,
Waktupun berjalan ..., hingga suatu saat sebuah musibah terjadi , sang suami
meninggal dunia , dan lama setelah itu si wanita menikah lagi dengan seorang
tukang ledeng,,
Berbeda dengan suaminya yang pertama , tukang ledeng ini tidak tahu menahu
sedikitpun soal musik, walaupun ia cukup menimatinya,, Yang ia tahu isterinya
bersuara bagus dan dia selalu memuji isterinya kalau bernyanyi,,
Suatu ketika isterinya bertanya, "sayang ... bagaimana pendapatmu tentang
lagu yang baru aku nyanyikan tadi?"
Mendengar pertanyaan istrinya itu , diapun menjawab dengan antusias, "sayang,
tahukah kamu... saya ini selalu ingin cepat pulang hanya karena ingin
mendengarkan engkau menyanyi,, Dengan begitu... semua masalah yang aku hadapi
dan semua keletihan yang aku rasakan , jadi hilang seketika"
Kadang di lain kesempatan diapun berkata, "Ma, kalau saya tidak menikah
dengan engkau, mungkin saya sudah tuli karena bunyi dentuman, bunyi gergaji,
bunyi cericit drat pipa ledeng, gesekan pipa ledeng dan bunyi pipa lainnya yang
saya dengar sepanjang hari kalau saya bekerja,, Sebelum saya menikah denganmu,
saya sering mimpi dan terngiang-ngiang suara gergaji yang tidak mengenakkan
itu ketika tidur,, Sekarang setelah menikah dan sering mendengar engkau
menyanyi, lagumulah yang terngiang-ngiang",,
Sanjungan dan pujian itu tentu saja membuat Istrinya sangat bersuka cita,
tersanjung,, Dan tak heran kalau hal itu membuat dia gemar bernyanyi, bernyanyi
dan bernyanyi,, Mandi dia bernyanyi, masak dia bernyanyi dan tanpa disadarinya
dia berlatih, berlatih dan berlatih,, Suaminya mendorong hingga dia mulai
merekam dan mengeluarkan kaset volume pertama dan ternyata disambut baik oleh
masyarakat,,
Hingga akhirnya , Wanita ini menjadi penyanyi terkenal, dan dia terkenal
bukan karena saat suaminya ahli musik, tetapi saat suaminya seorang tukang
ledeng, yang memberinya sedikit demi sedikit pujian ketika dia menyanyi,,
Classy people , Sedikit pujian memberikan penerimaan,, Sedikit pujian
memberikan rasa diterima, memberikan dorongan, semangat untuk melakukan hal
yang baik dan lebih baik lagi,, Sedikit pujian dapat membuat seseorang bisa
meraih prestasi tertinggi,, Omelan, bentakan, kecaman, amarah atau kritik
sesungguhnya tidak akan banyak mengubah,,,
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah firman suci Nya dalam Al Qur"an
Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang
yang datang kemudian; (QS. 37:78)
Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang
yang datang kemudian, (QS. 37:108)
Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com
---------------------------------
Check out the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos.
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---