Waktu pembentukan kabinet beliau juga dipanggil ke Cikeas tapi entah kenapa 
sebabnya tidak tercapai kesepakatan dengan SBY makanya dia tak jadi salah satu 
yang mengisi kabinet SBY. Siapa tahu penyebabnya apakah karena terlalu vokal 
dan berseberangan dengan SBY?
  Wassalam Maaf lahir dan Bathin
  Hayatun Nismah Rumzy

"Elthaf (elthaf)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      
  FYI
   
   
  Sent: Thursday, October 11, 2007 3:37 PM
Subject: Dr. Rizal Ramli: Cangkir Emas Dipakai Mengemis


  
              Dr. Rizal Ramli: Cangkir Emas Dipakai Mengemis
Oleh : Wilson Lalengke 
  Pengetahuan dan wawasannya yang luas di bidang ekonomi ditunjang oleh 
keberanian dan kejujuran yang tinggi, memang tidak diragukan lagi. Hingga tidak 
mengherankan jika sebagian kalangan memberikan julukan kepadanya 
sebagai "The Trusted Indonesian Economist".

Dr. Rizal Ramli, dilahirkan di Padang, Sumatra Barat, pada 10 
Desember 1953. Ayahnya seorang asisten Wedana sementara ibunya 
adalah Guru. Ibunya meninggal pada saat Rizal masih berumur 7 tahun, 
sehingga ia harus tinggal dengan neneknya di kota Bogor. Sebagai 
anak seorang guru, ia sangat rajin membaca. Ia sejak muda telah 
kenal dan bergaul akrab dengan berbagai buku bacaan, termasuk buku-
buku penting karya Albert Einstein. Tidak heran jika kemudian ayah 3 
anak (Dhitta Puti Saraswati, Dipo Satrio, dan Daisy) ini kemudian 
sangat mengagumi dan mengidolakan pemikir besar Einstein dan 
mengoleksi berbagai versi biografi dari ilmuwan berkebangsaan Jerman 
itu.

Debut Rizal Ramli sebagai sosok pemikir yang kritis dan berani 
dimulai sejak suami Herawati M. Mulyono ini sebagai mahasiswa di 
Institut Teknologi Bandung (ITB). Kala itu, di tahun kedua masa 
belajarnya, ia sudah melibatkan diri dalam diskusi-diskusi yang 
bersinggungan dengan bidang politik di Dewan Mahasiswa, yang 
kemudian mengantarkannya menjadi Deputi Ketua Dewan Mahasiswa ITB 
tahun 1977. Karakter dan idealismenya sangat kuat sehingga ia berani 
mengoreksi kekeliruan sistim politik dan strategi pembangunan 
Indonesia masa itu, yang sempat mengantarkan Rizal muda ke penjara 
militer selama beberapa bulan dan penjara Sukamiskin, Jawa Barat, 
selama satu tahun (1978/1979) akibat aksi menentang pemilihan 
kembali Soeharto sebagai presiden. Sikap kritis dan tidak mau 
kompromi dengan kebijakan berbau korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) 
yang dijalankan pemerintahan negara tetap menjadi kesehariannya 
hingga di usia paruh baya hari ini.




         


  .






       
---------------------------------
Don't let your dream ride pass you by.    Make it a reality with Yahoo! Autos. 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke