Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,



 


Dalam kesempatan
mengunjungi Pimpinan Arsip Nasional di Jalan Ampera Raya, Cilandak Timur,
Jakarta, pada hari Jumat pagi tanggal 26 Oktober 2007 yang lalu untuk suatu
acara yang terkait dengan kegiatan kearsipan nasional -- bersama dengan sahabat
saya Dr Joko Affandi dari Badan Kepegawaian Nasional – saya mencoba menjajagi
kemungkinan diadakannya pembahasan sejarah Perang Paderi, berdasar arsip-arsip
Belanda yang ada di lembaga Negara tersebut.


 


Penjajagan ini saya
lakukan sehubungan dengan kesepakatan saya dengan  Sdr Ir Mudy Situmorang dalam 
forum Rantau Net ini untuk
menjernihkan sejarah Perang Paderi, yang penting bagi kedua suku bangsa 
Minangkabau
dan Batak,  ke forum ilmiah yang netral,
khususnya ke perguruan tinggi. Sebelum ke Arsip Nasional, saya telah menghubungi
dua sahabat saya pengarang buku ‘Sejarah Minangkabau’, 1970, yaitu Prof Dr
Asmaniar Idris dan Drs Amrin Imran, mengenai masalah yang sama, yang syukur
Alhamdulillah bersedia untuk memaparkan buku karangan beliau-beliau tersebut,
termasuk mengenai sejarah Perang Paderi. Dapat saya sampaikan, bahwa saya juga
telah mengadakan komunikasi mengenai masalah ini dengan sahabat saya yang sedang
tugas belajar di Universitas Leiden, Suryadi, khususnya mengenai Piagam Bukit
Marapalam, 1837.


 


Seperti kita ketahui
bersama, wacana ini bermula dari rencana Sdr Ir Mudy Situmorang untuk
mengajukan petisi kepada Pemerintah
 RI mengenai gelar kepahlawanan
Tuanku Imam Bonjol. Sebagai rujukan rencana petisinya, Sdr Situmorang
menggunakan buku karangan Ir Mangaraja Onggang Parlindungan, 1964, 
Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku
Rao: Sejarah Teror Agama Islam Mashab Hambali di Tanah Batak, 1816-1833, 
Penerbit
Tandjung Pengharapan, Djakarta.  Buku ini
telah disanggah oleh Prof Dr Hamka.


 


Saya sangat bersyukur
bahwa penjajagan saya tersebut mendapat sambutan baik dari Kepala Arsip
Nasional Bp Drs Djoko Utomo, dan dari Ibu Dra Mona Lohanda, Deputi Kepala Arsip
Nasional Bidang Konservasi Kearsipan. 
Telah disepakati untuk menyelenggarakan sebuah diskusi panel tentang
Sejarah Perang Paderi berdasar arsip-arsip Belanda yang ada di Arsip Nasional,
pada bulan Januari 2008 yang akan datang, setelah sebuah pertemuan rutin dengan
para sejarawan Belanda yang datang ke Jakarta.


 


Persiapan diskusi
panel tersebut akan dilakukan oleh Dra Mona Lohanda, yang antara lain akan
menghubungi Prof Dr Taufik Abdullah dan Dr `Anhar Gonggong. Dalam hubungan ini
beliau memberikan kepada saya sebuah copy buku
karangan Basyral Hamdy Harahap, 2007, ‘Greget Tuanku Rao’. Penerbit Komunitas
Bambu, Depok, yang kebetulan beliau miliki. Sesuai dengan penjajagan saya
sebelumnya, saya menyarankan kepada Ibu Dra Mona Lohanda untuk juga mengundang
Prof Dr Asmaniar Idris dan Dra Amrin Imran. 


 


Sudah barang tentu
sesuai dengan visi dan missi Arsip Nasional sebagai simpul memori kolektif
bangsa, maksud diadakannya diskusi panel tersebut bukanlah untuk menimbulkan
konflik dan perpecahan, tetapi justru untuk mengambil hikmah dari pengalaman
sejarah masa lampau tersebut. Niat yang bersifat konstruktif ini juga disepakati
dalam pertemuan saya sebelumnya dengan seorang peminat sejarah Indonesia,
Saudara Batara Hutagalung. 


 


Untuk keperluan
persiapan undangan, Saudara-saudara yang berminat untuk mengikuti diskusi panel
ilmiah yang insya Allah akan diadakan bulan Januari 2008 tersebut, saya undang
untuk mengirimkan nama lengkap, pekerjaan, alamat rumah, serta nomor 
tilpon/faks/HP
melalui email ini kepada`saya.


 


Wassalam,


Saafroedin Bahar





__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Jika anda, kirim email kosong ke >>:
berhenti >> [EMAIL PROTECTED]
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED]
digest: >> [EMAIL PROTECTED]
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke